
Ryan dan citra sama-sama tengah tertidur lelap didalam mimpi mereka masing-masing. Tentunya juga di tempat mereka masing masing.
Disebuah salah satu apartemen mewah yang terletak ditengah tengah kota dan di lingkungan yang penuh dengan keramaian tersebut. Terlihat seorang pemuda tampan. yang sedang tertidur pulas, di atas ranjang tidurnya. Yang berukuran besar dan empuk, ditambah lagi dengan udara ruangan yang sangat sejuk. karna AC diruangan itu yang selalu stand by di hidupkan bila pemilik kamar itu sedang ada didalamnya.
"ya" siapa lagi kalau bukan Ryan. pemuda yang sangat tampan,. pintar, dan coll. tetapi juga memiliki sifat cuek dan dingin. Dan sangat digila gilai oleh kaum hawa tersebut.
Ryan sedang tertidur pulas dengan lelapnya.
Tetapi tiba-tiba iya terbangun dengan ngos ngosan dan nafas yang tidak beraturan.
Seperti seseorang yang baru siap berolahraga.
Atau tepatnya seperti orang yang baru habis di kejar kejar setan kali ya,.
Hehehe ntah mimpi apa tadi yang telah menghampiri tidur nyenyak nya itu, sehingga membuat ryan terjaga dengan nafas yang sangat tidak beraturan.
"Sial,. kenapa aku bisa mimpi seperti itu sih.!"
__ADS_1
Gerutu ryan yang sedang duduk dipingir tempat tidurnya dengan keringat dingin yang bercucuran di keningnya.
Walaupun sebenarnya didalam ruangan itu tidak panas sama sekali. bahkan sangat dingin dikarenakan AC yang sedari tadi di biarkan menyala untuk menyejukan ruangan tersebut.
Ryan melangkah menuju kulkas yang terletak disudut dapur dan disebelah meja makan. Ryan hendak mengambil air dingin didalam kulkas untuk Iya minum. Sembari menyegarkan tubuhnya yang terasa agak gerah menurutnya.
Selesai mengambil minum Ryan langsung pergi menuju kepintu samping jendela kamarnya, membuka pintu tersebut dan melangkah keluar hendak kekolam renang yang terletak tepat disamping kamar Apartemen tersebut.
Ryan memiliki Apartemen yang sangat mewah. berukuran besar dengan fasilitas yang lengkap.
Seperti dapur, meja makan, kulkas beserta isinya. ada Sofa, televisi dan masih banyak lagi. dan tentunya juga ada kolam renang didalamnya.
Ryan telah duduk di bangku yang disediakan didekat kolam renang
Iya nampak menikmati segelas air putih dingin yang Iya bawa tadi. dan memandang lurus kedepan dengan tatapan yang tidak bisa di artikan. Ntah apa yang sedang dipikirkan ryan saat itu. yang jelas iya tampak fokus dan tidak bergeming kelihatan sedang memikirkan sesuatu yang sangat serius.
Di kontrakan yang sederhana. yang berukuran tidak terlalu besar, ataupun terlalu kecil. Mungkin bisa dibilang sedang dan cukup untuk dua orang.
__ADS_1
Didalamnya memiliki 1 kamar tidur,. yang juga berukuran sedang, ada dapur sederhana
yang terletak di samping kamar mandi. yang ukurannya lumayan kecil tapi cukup untuk tempat kompor dan memasak. Dan juga ada meja makan kecil yang terlihat disamping kulkas yang berukuran satu pintu itu. Didalam kamar tidur tersebut. terdapat ada sebuah ranjang yang tidak terlalu besar,, ataupun empuk, seperti punya ryan tadi. Tetapi itu cukup nyaman utuk ditiduri dan muat untuk dua orang.
Didalam kamar itu juga terdapat meja rias mini dan juga kursi didepanya. Ditambah lagi dengan dua buah lemari pakaian yang terletak disamping tempat tidur tersebut. Walaupun sangat sederhana tetapi cukup lengkap bagi pemiliknya, setidaknya apa yang dia butuhkan ada walaupun tidak terlalu bagus apalagi mewah.
Didalam kontrak tersebut terlihat citra yang juga sudah terbangun dari tidurnya. Dan tengah duduk ditepi ranjang sambil meregangkan kedua tangannya, mengangkat keatas, dan menguap.
"Hoaam,,, hoamm"
Citra menguap berkali-kali, dan Iya memandang kearah jam dinding yang terletak di dinding kamar tersebut.
mukanya kelihatan sembab karna bangun tidur. Ya tuhan,,,,..?! Selama inikah aku tidur, ucap citra dengan mata yang melotot sambil melirik ke arah jam dinding tersebut.
Yang telah menunjukan pukul 4:30. Tentunya itu sudah sore.
Ada apa denganku,.? Akhir akhir ini aku sering kali mengantuk, dan kalau sudah tertidur seperti orang pinsan tidak sadarkan diri. Tidak biasanya aku seperti ini..!
__ADS_1
Gerutu citra terhadap dirinya sendiri.