Perjuangan Hidup Dan Ketulusan Cinta

Perjuangan Hidup Dan Ketulusan Cinta
"BAB 6 Pengakuan Ryan"


__ADS_3

Dewi yang melihat kalau teman temannya semua sedang sibuk memperhatikan citra yang sedang berjalan bersamanya. bahkan juga ada yang berbisik bisik tampa memalingkan pandangannya terhadap citra. dewi yang menyadari semua itu hanya tersenyum kecil sambil mengeleng gelengkan kepalanya. Dewi tidak heran kenapa teman temannya bersikap seperti itu. karna memang citra gadis yang cantik, dan anggun. ditambah lagi dengan penampilan seperti yang citra kenakan hari ini. membuatnya tambah sempurna.


Sedangkan citra hanya merasa sedikit risih. dan gugup. ketika citra menyadari kalau karyawan di ruangan itu semuanya pada melirik kearahnya dan juga dewi. sebenarnya ini bukan untuk pertama kalinya bagi citra mendapat perhatian seperti itu. karna didesanya dia juga sering kali jadi pusat perhatian. walaupun citra tidak berpenampilan mewah dan berias glamor. Citra yang itra kesehariannya di desanya selalu tampil alami dan apa adanya. tetapi aura positif dan kecantikan alami dari dirinya selalu terpancar diwajah ayu citra. Tentunya siapa saja yang memandang citra akan menatap kagum kepadanya.


Dewi dan citra terus melangkah ke ruangan yang dia tuju. mereka berdua sama sekali tidak lagi mempendulikan orang - orang yang terus memperhatikannya. Dewi yang berjalan sedikit didepan citra. lalu citra mengikuti dewi dari belakangannya. karna dewi telah lama bekerja di sana. jadi dewi lebih tau kemana dewi harus membawa citra.


Sekarang kita tinggalin dulu tentang citra dan dewi.


"DI KEDIAMAN NYONYA ERICKA"

__ADS_1


Pagi itu tampak ibuk ericka sedang bersantai di teras rumahnya. Ibuk ericka sedang asik membaca koran. dan menikmati se cangkir teh hangat, dan sedikit cemilan ringan di atas meja teras nya itu. sedangkan bik sri tengah sibuk di dapur memasak dan sebagainya. Rumah besar itu tampak sunyi. ya.. bagaimana tidak. di rumah itu cuma ada ibuk ericka, bik sri, dan pak ujang. sappam di rumah besar itu. dan kedua pembatunya lagi masih belum balik dari bepergian mudiknya. Sedangkan bapak Rhudy. suaminya nyonya ericka. tengah sibuk di luar kota untuk mengurus beberapa bisnisnya yang ada disana.


Begitu juga dengan Anak Anak perempuan ibuk ericka. setelah mereka berkeluarga mereka juga sibuk dengan keluarga mereka masing-masing. apa lagi suami anak anaknya ibuk ericka itu termasuk orang yang sangat sibuk. dan juga memiliki bisnis di mana mana. tentu saja itu semua membuat mereka jarang ada waktu untuk berkunjung. tetapi nyonya ericka dan suaminya sangat mengerti akan keadaan putri putrinya itu.


Dari kejauhan tampak sebuah mobil sport. model terbaru yang berwarna hitam metalik tengah berhenti di dedepan pagar rumah mewah tersebut. pak ujang sappam yang tengah duduk menikmati kopinya pagi itu. Saat tau kalau majikannya itu pulang dengan sigap pak ujang langsung berdiri dan membuatkan pintu pagar untuk sang tuan rumah. setelah membukan pagar pak ujang juga menyapa ramah seseorang yang berada di dalam mobil itu. selamat pagi tuan?? Sapa pak ujang dengan ramah nya, sambil tersenyum. laki-laki yang ada di dalam mobil itu juga membalas sapaan dari sappamnya tersebut. selamat pagi juga pak. dengan sedikit senyuman di wajahnya. Lalu iya pun melanjukan mobilnya dan memasukkan nya kedalaman garasi rumah nya.


Selamat pagi ma..apa kabar? Sapa ryan sambil memeluk dan mencium kedua pipi mamanya itu. kabar mama baik. kamu apa kabar nak,, kamu baik baik aja kan?? Ujar ericka sambil memperhatikan putra kesayangannya itu. karna memang sudah dua minggu ini ryan tidak pulang kerumah orang tuanya. karna ryan tengah sibuk mengurus bisnisnya jadi ryan lebih memilih menginap dihotel yang jaraknya lebih dekat dari tempat kerjanya itu. alasan ryan agar tidak memakan waktu dan terhindar dari kemacetan. Palingan selama ryan tidak pulang kerumahnya. hanya komunikasi melalui telfon ryan menghubungi orang rumah. karna ryan tidak mau membuat orang dirumah nya merasa khawatir terhadapnya.


Ryan yang mendengar perkataan mamanya tersenyum. seperti yang mama lihat sekarang.. ryan baik-baik saja kan? Jawab ryan. ohya ma, sebenarnya ada yang mau ryan omongin sama mama. mungkin ini waktu yang tepat buat ryan menceritakan semuanya kepada mama. tepatnya sih sebuah pengakuan.! ucap ryan dan itu sontak membuat ibuk ericka sangat terkejut. Dan sempat berfikir yang bukan tentang anaknya tersebut. karna mendengar kata kata sebuah pengakuan yang keluar dari mulut Ryan. Yang membuat ibuk ericka berfikir yang macam macam.

__ADS_1


Maksud kamu apa nak.? kamu nggak macam macam kan. Ucap ibuk ericka kepada putranya itu. ngak kok ma, ma2 tenang aja. aku ngak mungkin macam macam. dan melakukan hal yang bodoh yang bisa merugikan diri ku sendiri. jadi mama ngak usah khawatir ya jawab ryan.


Huhh.. syukurlah. jawab buk ericka sambil membuang nafas lega. Akhirnya yang di fikiranya tidak seperti itu.


Bersambung...


TRIMAKASIH YA TEMAN TEMAN YANG SUDAH MAMPIR UNTUK MEMBACA..


JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTE NYA JUGA YAA TRIMAKASIH πŸ€— πŸ€—

__ADS_1


__ADS_2