
Arisa masuk ke dalam kelas dan dia di sambut oleh alice dan tamako.Dia baru menyadari kalau wajah ke dua orang itu mirip dengan orang yang ada di mimpi nya.Hanya saja tama yang sekarang adalah seorang perempuan bernama tamako.
"Arisa..!!!" Alice memeluknya dengan erat.
"Hai arisa!" Sapa tamako ramah.
"Arisa\-chan!!" Tiba tiba teman perempuan sekelas lainnya menghampiri nya.
"Kagura...bukan!Dia adalah mary." gumamnya pelan.
"Arisa,selamat pagi!Semalam seru lho.Sayang sekali kau pulang duluan.Acara konser yang diadakan oleh smu putra z benar benar seru lho!" Ungkap mary senang.
"Semalam aku merasa mengantuk .Jadi,aku pulang untuk tidur." Jawab arisa.
"Hari ini smu putra z mengundang sekolah kita lho.Mereka akan mengadakan pesta dance dan semua orang yang di undang wajib memakai topeng.Acaranya akan di mulai jam lima sore.Kamu harus ikut arisa.Siapa tahu di sana kamu menemukan cinta sejatimu" Ujar mary di iya kan oleh alice dan tamako.Arisa diam saja.Ia sama sekali tidak tertarik dengan yang namanya pesta.Ia tidak suka dengan keramaian.Tapi,karena ketiga temannya ikut memaksa akhirnya ia menyetujui ajakan mereka.
Sore hari jam lima arisa dan alice sudah stand bye di depan gedung starry.Mereka menunggu tamako dan mary.
"Lama sekali tuh bocah.Mana acara mau mulai nih" Keluh alice sambil melihat jam di tangan kirinya.Arisa memilih diam.Ia betah menunggu di luar ber lama lama karena memang dia
tidak suka masuk ke dalam .Terlebih berada di tempat banyak orang yang tidak ia kenal.
"Arisa...alice!!!!" Teriak mary yang berlari menghampiri mereka di susuli oleh tamako.
"Eh..panjang umur tuh bocah.Woi..cepatlah!Udah mulai nih acara nya di dalam!!" Teriak alice dan mengajak arisa masuk ke dalam.Mereka sudah memakai topeng wajah sebelum masuk ke dalam.Para host di acara itu memberikan sebuah nomor pasangan dance untuk undangan yang hadir di acara tersebut.Arisa memilih untuk pergi ke atap gedung sambil membawa beberapa cemilan yang di sediakan di acara tersebut.
"Wuahhhhh...disini lebih menyenangkan daripada di bawah.Langit di malam kelihatan indah kalau di lihat dari sini."ucapnya sambil mengunyah kue di mulutnya.
" Hei...kamu!"Tiba tiba sebuah suara tidak asing baginya membuatnya tersedak.Kontan saja cowok itu panik dan memberikan dia sebotol air mineral.
"Maafkan aku.Karena aku hampir saja membuatmu mati tersedak.Apa aku membuatmu kaget?"Tanya cowok itu sambil menepuk punggungnya pelan.
"Untunglah dia tidak mengenali aku" ucap arisa dalam hati."Sedikit.Mengapa
kau di sini?Apa kau tidak suka pesta?"
__ADS_1
tanya arisa.
"Ya..kau bisa melihat sendiri.Pesta itu sangat menyebalkan.Apa lagi banyak perempuan yang berebutan menari denganku.Ini sudah biasa untuk lelaki tampan sepertiku" Ucapnya bangga.
Arisa hanya ber oh saja mendengarnya.
"Oh.. ya.Kita belum berkenalan ya.Siapa namamu dan dari sekolah mana?" Tanya cowok itu.
"Aku tidak mau memberikan namaku pada orang asing.Sebaiknya aku menemui teman temanku di bawah.Mereka pasti akan mencari ku."Arisa berjalan hendak meninggalkan tempat itu,tapi tangannya di tahan oleh cowok itu.
" Jangan pergi!"Teriak cowok itu membuat arisa kaget.Entah mengapa ia merasa dejavu mendengar kalimat itu.
"Apa?" Tanyanya sambil menoleh ke arah cowok itu.
"Berdansalah dengan ku.Aku ingin kau berdansa denganku." pinta cowok itu dengan tatapan memohon.
"Huf...baiklah" Ucap arisa.Dia lalu menari bersama lelaki itu.Lelaki itu berbisik di telinganya.
"Namaku ichi.Kau harus mengingatnya." Bisik ichi sambil mencium jenjang leher arisa dan berlalu pergi.
Arisa terbelalak kaget mendapat serangan dari cowok tersebut.Ia memakinya dalam hati."Sialan cowok itu!!Dia mengambil kesempatan saat aku lengah.Ku harap tidak akan bertemu lagi atau aku akan mematahkan kakimu!"Ancam arisa.Sementara ichi yang sudah bergabung dengan teman temannya merasa ada aura mencekam di belakang tengkuknya.Kebetulan arisa baru saja kembali dengan hati dongkol.
"Biasalah,rain.Barusan aku bertemu cewek yang menarik." Ucap ichi.
"Ha???Lalu dimana dia?Siapa namanya dan dari sekolah mana?" tanya run bertubi tubi.
"Santuy lah bro.Satu satu dong nanya nya.Kayak polisi menginterogasi perampok aja lu!" Ichi menyentil jidat run.
"He..he..sorry.Ini kebiasaan sejak lahir,bro" Jawab run sambil tersenyum cengengesan.
"Pantes!" Sahut rain.
"Arisa!!" seorang cewek sedang memanggil arisa dan membuat ketiga cowok itu menoleh serempak.
"Jadi,nama cewek itu arisa."gumam ichi.
" Arisa?Kamu kenal gadis itu,bro?"Tanya run.
__ADS_1
"Aku baru kenal dan baru tahu namanya sekarang.Dia lah cewek yang aku ceritakan pada kalian barusan" Aku ichi.Sontak ke dua temannya sama sama kaget
"Apa??Jadi kau belum nanya namanya sejak tadi?" Tanya rain tak menyangka.
"Ichi yang kami kenal bisa sebego ini." Run menggelengkan kepalanya.
"Bukan aku belum menanyakan nama nya,tapi dia sendiri yang tidak ingin memberikan namanya." Bantah ichi.
"Waw..baru kali ini ada yang nolak lu ,ichi." Sahut run.
"Pasti dia sudah punya pacar makanya dia tidak tertarik berkenalan ama lu" Celetuk rain.
"Cewek yang udah punya pacar aja bisa tergoda dengan ke tampanan ichi.Masa iya dia tidak tergila gila pada ichi" Sela run tak percaya.
"Mungkin dia tipe cewek yang setia kali" Jawab rain.
"Aku yakin 100% dia masih single" Sahut ichi mantap.
"Itu kan menurut persepsi lu aja!" Tampik rain.
"Perasaan ku tidak pernah salah bro!" belanya.
Akhirnya perdebatan konyol mereka berakhir setelah pesta akan selesai.Ichi mencari cari sosok perempuan bernama arisa itu di antara kerumunan orang orang.Namun,ia tidak berhasil menemukannya membuat ia merasa kecewa.
Arisa berjalan pulang kerumah.Ibunya baru saja mau masuk ke dalam rumah.
"Arisa,baru pulang ya,nak.Kamu pasti belum makan kan?" tebak ibunya.
"Cuma makan kue di pesta,mom.Mommy bawa apa itu?"Tanya arisa seraya melirik kantong kresek di genggaman ibunya.
" Oh..ini.Tadi teman mommy memberikan hasil masakannya.Ayo kita masuk dulu.Mommy sudah lapar sekali."Mommy lalu masuk ke dalam rumah di ekori oleh arisa dari belakang.
Arisa menggantikan pakaian pesta nya dengan piyama tidurnya.Ia lalu menghampiri ibunya yang sibuk menyiapkan makanan di atas meja.Merekapun makan bersama di malam itu.
Esok harinya seperti biasa arisa berjalan kaki menuju sekolahnya.Tiba tiba ia menubruk tubuh Seseorang.Ia mendongak untuk melihat wajah orag tersebut.
"Kau lagi!" Teriak arisa dan ichi bersamaan.
__ADS_1