
Joshin menunjukkan sebuah ruang rahasia di bawah tanah tempat berkumpul nya para lupin terpilih.Joshin merupakan pemimpin lupin yang lebih tua dari yang lain.
"Organisasi lupin di bangun oleh mendiang kakek buyutnya felix.Lalu di teruskan oleh penerus lupin selanjutnya.Aku adalah cucu dari pelayaan kesetiaan kakek buyut felix.Aku memberitahukan tempat ini karena felix mempercayai mu.Dia tidak pernah membawa perempuan atau dekat dengan orang manapun kecuali aku ke kastil ini.Kau di bawa ke sini berarti dia mempercayaimu sepenuhnya.Jadi,kau tidak boleh sampai mengkhianati nya.Aku akan menunjukkan tempat yang lain" Joshin lalu meninggalkan area itu bersama arisa.Arisa sempat melirik sebuah bingkai foto di atas meja.
"Foto seorang wanita?Siapa dia?" Hati arisa bertanya tanya.
Saat mereka sedang berjalan menyusuri seluruh ruangan,muncul dua orang pemuda tampan.Mereka memberi hormat pada felix.
"Aah...mataku ternoda oleh para pria tampan di sini?Apa di sini tidak ada perempuan satupun??" Tanya arisa dalam hati.Bathin nya menjerit kecil ketika beberapa kali melewati para pemuda tampan.
"Mereka adalah bodyguar kami yang sudah terlatih.Mereka termasuk anggota lupin juga ." Terang joshin.
Joshin memanggil seseorang yang baru saja keluar dari ruangan.Arisa memandang orang tersebut.Ia berpikir orang itu adalah perempuan karena memiliki rupa yang cantik dan rambut panjang yang indah dan sengaja di ikat ke belakang.
"Arion!!" panggil joshin.
Arion menghampiri mereka."Ya,kak joshin!Ada apa?"Tanya arion sambil melirik arisa.
Tunggu!Mengapa orang ini memiliki jakun di sekitar leher nya?Jadi,dia bukan perempuan?Tapi, wajah nya cantik sekali!!.Arisa berdecak kagum melihat arion.Ia merasa iri sebagai perempuan.
Joshin menyuruh arion untuk mengajak arisa berjalan jalan di sekitar kastil.Arion dengan senang hati mengiyakan nya.
"Wanita,siapakah namamu?Kau pasti orang penting kak joshin.Sini ikuti aku.Aku akan membawamu ke suatu tempat.Kau pasti menyukai nya.
__ADS_1
" Nama aku arisa,kak.Bukan!Aku hanya seorang tamu biasa.Kak felix lah yang membawa ku ke sini"jelas arisa.
"Ah si moon ya.Aku tidak menyangka dia mau membawa orang asing ke sini." Ucap arion."Nah,ini tempatnya!"Dia menunjukka sebuah taman yang penuh dengan bunga pada arisa.Arisa tercengang melihat pemandangan yang keren di depan matanya.
Felix moon memandang keluar jendela lantai atas.Ia memperhatikan Ke dua orang yang bersenda gurau di taman bunga.Ia mencengkram cangkir minuman nya dengan kuat .Entah mengapa ia merasa tidak senang melihat gadis itu tertawa bahagia bersama laki laki lain.
"Kenapa aku tidak menyukai ke bersamaan mereka?Dia bukanlah seorang manusia .Bagaimana mungkin aku menyukai putri duyung itu?Mereka hanyalah makhluk lemah yang merepotkan" Ucap felix.Ia menyangkal perasaannya yang selalu memikirkan gadis itu.
"***Krakkk***!!" Telapak tangannya berdarah karena baru saja memecahkan cangkir kaca itu dengan tangannya sendiri.Ia meninju dinding dengan kuat.Ia tidak peduli dengan tangannya yang terus mengeluar kan darah.
"Ada apa dengan diriku ini?Kenapa aku sesakit ini melihat mereka?Aaarrrkhhh!!!!" Felix menjambak rambutnya *dengan frustasi.
"Tuan muda,tangan anda terluka.!" Seorang pelayan wanita tiba tiba masuk dan mencoba mengobati tangan felix yang berdarah.Felix mendorong* nya dengan kasar.
"Siapa yang mengizinkan kamu masuk?!!Keluar !!!!" Usir felix dengan kasar.
" Karin,kau sudah melupakan status mu sebagai pelayan.Kau benar benar lancang!Jangan mengira aku membiarkan kau keluar masuk dari ruangan ini dan seenak nya mencoba mendekati aku.Jika aku melihat mu seperti tadi maka aku akan melemparmu keluar!!!"Felix menutup pintu dengan kasar.Karin menangis tersedu sedu.
"Tuan,mengapa kau sekasar ini pada ku ?.Waktu kecil dulu kau bersikap lembut padaku.Hiks...tuan aku sangat menyukaimu.Kau adalah orang yang baik.Aku tidak peduli kau bersikap kasar padaku ,asalkan aku bersamamu sudah membuatku cukup senang." Isak karin.Ia menghapus air mata nya.
Felix bersama dua orang teman nya sedang berlatih memanah di ruang bawah tanah.Arion datang bersama karin dan arisa.
"Hai felix,kak sinichi,dan kak charlie!" Sapa arion.
"Kenapa kau membawa mereka?" Tanya felix dingin sambil melirik arisa.
__ADS_1
"Sekarang arisa adalah temanku.Jadi,aku membawa nya.Dan kalau karin,arisalah yang mengajak nya" Jawab arion.Ia duduk menyila menyaksikan sinichi melakukan aksi memanah nya.
"Sejak kapan kau suka berteman dengan wanita,arion?Biasa nya kau lebih suka bermain dengan bunga bungamu itu?" Sindir charlie.
"Setiap orang bisa berubah rubah,kak charlie.Apa salah nya aku berteman dengan perempuan?Toh..arisa juga menyukai nya!" Jawab arion bangga.
"Cih...terserah padamu lah!" Charlie memilih tidak ikut campur.Ia berlatih memanah bersama sinichi.
Felix berjalan mendekati mereka.Karin tersenyum manis pada felix.Ia yakin felix merasa bersalah pada nya dan akan meminta maaf pada nya di depan semua orang. Namun,senyum nya mendadak sirna ketika felix menarik tangan arisa dan membawa nya pergi.
"Kak felix,kemana kau membawa dia pergi?" Teriak arion.Felix diam dan tidak menghiraukan teriakan arion.
Karin mengertak kan gigi gigi nya.Dia menggengam jari jemari nya dengan erat."Kenapa tuan felix mau menyentuh wanita *yang baru saja datang* kesini?Padahal aku sudah mengenal tuan felix dari kecil.Aku sangat membenci wanita itu.Pasti dia lah yang membuat tuan felix berubah menjadi kasar padaku.Aku akan menyingkirkan wanita itu.Dia tidak boleh sampai merebut tuan felix dariku!"
Felix memojokkan arisa ke tembok dan menghalangi nya dengan ke dua lengan nya.Dia menatap intens dan tajam pada arisa.
"Kak felix,ada apa dengan mu?Kalau kau mau bicara tidak perlu sedekat ini.Ini terasa tidak pantas!" Kata arisa.
"Diam!Aku tak mau mendengar ocehan mu ini.Aku membawa mu ke sini untuk melindungi mu.Tapi,kau malah mendekati arion.Aku tidak senang melihat nya!" ucap felix dengan sorot mata penuh kemarahan.
Arisa merasa aneh mendengar ucapan felix.Ia merada ada kalimat yang sedikit mengganjal di telinga nya."Apa jangan jangan felix ini pecinta sesama jenis?Apa dia cemburu pada ku karena mendekati lelaki nya??"Tanyanya dalam bathin.
"Kak felix,aku minta maaf kalau sudah membuat mu marah.Aku tidak tahu sama sekali kalau kau cemburu padaku.Aku dan kak arion hanya sebatas teman saja.Tenang saja aku tidak akan merebut kak arion dari sisi mu." Ucap arisa polos.
Mendadak tubuh felix lemas seketika mendengar kata kata arisa.Ia ingin sekali menenggelam kan dirinya ke laut sekarang.Ia mengusap wajah nya dengan kasar dan menarik nafas dalam dalam."Kenapa dia malah jadi salah paham padaku?".
__ADS_1