Permainan Mimpi Untuk Arisa

Permainan Mimpi Untuk Arisa
Episode 16


__ADS_3

 


Pagi nya arisa bangun untuk bersiap siap belajar di akademi kerajaan sihir.Ia membawa hikari ikut serta bersama nya.Sedangkan jiyan diam diam mengikuti mereka berdua karena ia lagi di hukum oleh arisa.


"Yuki..apakah itu kau?" Seorang perempuan menghampiri arisa.


"Siapa kau?Kenapa kau tahu namaku?" Tanyan arisa was was.


"Ya..ampun!Apa yang terjadi padamu,adikku.Aku adalah saudarimu,elizar." Jelas perempuan.


"Oh jadi kau adalah putri tiri dari pria tua itu.Aku tidak pernah melupakan nya" Ucap arisa sambil tersenyum sinis.


Elizar mencoba memprovokasi arisa."Setahuku kau sudah di usir oleh ayahku.Mengapa kau ada di sini?Apa kau masuk kesini secara diam diam?Bagaimana kalau pihak kerajaan mengetahui nya?Aku rasa ini akan menjadi pertunjukkan yang lebih menarik di bandingkan mempelajari sihir."kata elizar sambil tersenyum menyeringai.


Arisa diam.Ia menahan emosi nya untuk tidak tersulut.Ingin rasa nya ia merobek bibir perempuan itu di depan semua orang.


"Kalau begitu tinggal bilang pada mereka bahwa nona yuki adalah saudaraku.!" tiba tiba jiyan merangkul pundak arisa.Mereka terkejut mendengar pernyataan jiyan.


"Pa..pangeran jiyan...kenapa anda bisa di sini?" Tanya elizar gugup.


"Pangeran?Jadi. kau...?"


"Yuki,berbicara lah dengan sopan! Apa kau tidak tahu siapa dia?Dia itu adalah putra kesayangan raja shuga dan pemilik tingkat sihir paling tinggi yang setara dengan dewa.!" Tegur elizar.


"Huh..kenapa harus menurutimu?Aku tidak peduli dia adalah seorang dewa atau apalah namanya itu.Yang aku tahu kita semua berasal di bawah langit yang sama." Sela arisa.


"Kau..?Setelah di usir kau justru menjadi tidak tahu diri.Kau berbeda dengan kami.Kau hanyalah seonggok sampah yang tidak di akui!"ejek elizar.Semua orang yang mendengar berbisik bisik dan membenarkan perkataan elizar.


" Fu..fu..bagaimana rasa nya di permalukan,adikku tersayang?.Kau memang pantas mendapatkan itu.Siapa suruh mencoba melawan seorang elizar."ucap elizar dalam hati.


"Heh...aku juga tidak berharap untuk di akui.Lagi pula harus nya kau menyebut sampah itu untuk ayah tersayang mu .Bukan kah sebelum menjadi emas berlian,kau lebih dulu terlahir dari sampah?Apa itu benar,nona elizar terhormat?"tantang arisa yang berbalik membalas hinaan elizar.Perempuan itu pasti tidak menyangka bahwa yuki yang selalu mudah ia tindas berani melawan nya.Dia tidak tahu kalau orang yang ia lawan bukanlah yuki yang asli.Hanya jiyan yang bisa melihat kalau dia bukanlah yuki.Dan arisa sendiri tidak tahu bahwa jiyan sudah mengetahui identitas nya sejak lama.

__ADS_1


"Huh...sejak kapan dia menjadi semakin berani?Apakah ada yang kulewatkan selama ini?Tidak..anak ini hanya berpura pura kuat karena Pangeran jiyan berpihak pada nya.Sebaiknya aku mencari cara untuk memberi dia pelajaran.Hari ini akan kubiarkan dia menang" Ucap elizar dalam hati sambil mengepal tangannya dengan kuat.


"Ya kau memang benar.Tapi lain kali tidak akan ku biarkan kau mendominasi ku!" Elizar pergi setelah mengancam arisa.Arisa menghela nafas.


"Aku jadi ingin tidur setelah berdebat dengan wanita itu." gumam arisa.


"Kakak,bagaimana dengan dia?"tanya jiyan.Ia sedang menggendong tubuh hikari yang tertidur pulas di pundaknya.


" Bawa saja dia ke kamar!Dan untuk kau.."Arisa berkacak pinggang sambil menatap tajam pada jiyan."Urusan kita belum selesai.Temui aku di taman !Kalau kau tidak datang maka bersiaplah menerima hukuman dariku!"Ancam arisa.


"Aku merasakan firasat buruk." Ucap jiyan dalam hati.Ia membawa hikari ke kamar.


  Tak lama ber selang kemudian,jiyan menemui arisa.Arisa melipat tangan di dadanya dengan pandangan melotot kearah jiyan.Jiyan ber gidik ketakutan.


"K...kakak"panggilnya dengan hatimereka.


"Berapa banyak ke bohongan yang kau sembunyikan lagi?Pertama kau menipu ku dengan menjadi seorang pengemis. Kedua kau bilang berasal dari rakyat biasa dan ini yang ke tiga kau membuatku terkejut dengan pengakuan dari orang lain bahwa kau seorang Pangeran.Kau tahu kan kalau aku tidak suka di tipu?Apa niatmu sebenar nya mendekati kami?Jelaskan sekarang!!" Bentak arisa.


"A..anu kak.Sebenarnya aku tidak pernah menipu mu. Tak ada niat jahat aku untuk mendekati mu.Ada alasan yang belum bisa aku ceritakan pada kakak." Ucap jiyan.


"Sebenar nya aku ini..."


"Nona,kita berjumpa lagi." Tiba tiba


Pangeran ichiro datang memotong


 pembicaraan mereka.Jiyan membuang nafasnya dan arisa memandang Pangeran ichiro itu dengan kesal.


"Ck....makhluk satu ini menggangu saja"omel arisa pelan."Kenapa kau tiba tiba datang ?Kau membuatku kesal saja.Pergi sana!Aku tidak mengenalmu!" Usir arisa.


"Tapi,aku ingin mengenal lebih dekat dengan mu,nona!" Tolak Pangeran ichiro.

__ADS_1


"Aku tidak peduli.Jiyan,masalah kita belum selesai.Kau harus ikut dengan ku.Kita mencari tempat yang lain.Di sini ada seekor lalat penggangu.!" Arisa menarik lengan jiyan.Jiyan diam tidak berkutik.Ia hanya pasrah di seret oleh arisa.


"Nona,tunggu dulu!!" Teriak Pangeran ichiro namun di acuhkan oleh arisa."Tidak peduli dia menolakku,aku tidak akan menyerah!!"


  Arisa memberikan hukuman pada jiyan.Dia di larang mengikuti arisa selama sebulan dan tidak di izinkan berbicara pada arisa.Jiyan menjadi lemas mendengar nya.Padahal ia ingin bermanja manja dengan arisa yang ia klaim adalah ibu nya.


 "Pangeran ichiro!" Jiyan memanggil pangeran ichiro yang baru saja keluar dari ruangannya.


"Oh..kau yang memberitahu ku tempo hari.Aku sudah tahu siapa dirimu.Kau adalah putra tunggal yang mulia raja shuga,benar bukan?" Tanya Pangeran ichiro ingin memastikan bahwa informasinya tidak salah.


"Benar,Pangeran." Jawab jiyan.


"Tidak usah terlalu formal padaku.Panggil nama saja.Oh ya apa hubunganmu dengan gadis yang bersamamu kemarin?"


"Saya tidak berani memanggil nama anda karena itu tidak sopan.Bolehkah saya memanggil anda dengan kak ichiro?.Mungkin itu kelihatan sopan.Aku dan dia hanya sebatas teman saja.Aku sudah menganggap nya sebagai kakak perempuan ku dan ayahku sudah menyetujui hal ini." Terang jiyan.


"Oh...kalau begitu tolong pertemukan aku dengan kakakmu." Pinta Pangeran ichiro.


"Anu...itu ..masalahnya..." Jiyan lalu menceritakan masalah yang terjadi pada nya.


"Jadi,kalian bertengkar karena masalah sepele itu.Dan dimana dia Sekarang?!" Tanya Pangeran ichiro setelah mendengar cerita jiyan.


"Dia.."


  Sementara itu Arisa berjalan jalan di koridor akademi kerajaan.Dia lalu mampir ke perpustakaan.


 "Disini pasti aku akan menemukan cara meningkatkan inti sihirku.Aku harus segera menyelesaikan masalah ini lalu mencari orang yang membuat hikari mengecil.Setelah itu aku bisa kembali ke zamanku.Aku tidak ingin terjebak dalam dunia palsu ini.Aku harus mencari petunjuk untuk membantu hikari.Aaah..kenapa banyak buku aneh di sini dan tulisan nya tidak bisa ku baca!" Teriak arisa dalam hati dengan wajah frustasi.Ia berkali kali


bolak balik dari rak yang satu ke rak lain nya.


"Brukkh!" Tiba tiba ia menubruk dada seseorang. Ia mendongak ke atas.

__ADS_1


"Kau???"


 


__ADS_2