
Arisa menatap ke luar.Matanya mendongak ke angkasa.Pikirannya melalang buana ke suatu tempat.Wanita misterius itu belum menampakkan wujudnya.Entah di mana dia berada?Andai arisa adalah seorang dewi akan ia bolak balikkan isi dunia ini untuk mencari jejak wanita misterius.
"Siapa perempuan itu?Mengapa ia sampai menjebakku ke tempat aneh ini?Padahal aku sudah menyelesaikan masalah yang di alami oleh pemilik tubuh ini.Dan dia berjanji untuk mengembalikkan ku ke tempat asalku.Tapi,apa ini?Dia sama sekali tidak menepatinya.Kalau sampai aku bertemu lagi dengannya akan ku cabik cabik mulutnya itu!" Arisa ngedumel dalam hatinya sampai ia tidak sadar kalau pangeran jin berdiri di belakang dan sempat mendengar celotehannya yang seperti merutuki seseorang.
"Siapa yang ingin kamu cabik cabik mulutnya sayang?Apa kau sedang memarahi ku?" Tanya pangeran jin sambil memeluknya dari belakang.
"Lepas!Kenapa kau semakin merajalela menyentuhku dengan berani sekarang?" Arisa menjauhkan dirinya dari pangeran jin.
"Itu karena kamu adalah milikku" jawab jin enteng.
Arisa tersenyum sinis menatap nya."Jangan begitu percaya diri,tuan mesum.Dulu memang aku mencintai mu,tapi sekarang berbeda.Aku bukanlah sinyamu yang dulu yang selalu bermanja denganmu."
"Tidak masalah.Siapa pun dirimu aku tetap mencintai mu.Entah itu perasaan mu yang berubah padaku atau kau yang sudah melupakan masa laluku sama sekali tidak aku pedulikan.Seumur hidupku perasaan ini tidak akan berubah untukmu." Pangeran jin memegang pipi arisa dan menatapnya dengan lembut.
Arisa terpana sesaat.Pipinya merona merah mendengar perkataan pangeran jin yang menurutnya romantis bikin hati ini meleleh.
"Sekarang apa kau sudah jatuh cinta mendengar perkataan ku,sayang?"goda pangeran jin.
Arisa langsung tersadar." Siapapun pasti akan jatuh cinta mendengar nya.Kau sudah terbiasa mengatakan itu pada perempuan lain kan dan kau selalu sukses melakukannya.Dasar buaya!"Maki arisa dan dia berlalu pergi dari hadapan jin dengan kekesalan nya.Entah menahan rasa malu atau marah karena merasa di kerjai oleh jin.
"Sayang,kenapa kau mudah sekali marah.?Aku kan tidak mengatakan hal yang salah.Aku sudah bilang padamu berkali kali kalau apa yang tidak aku lakukuan pada wanita lain hanya akan ku laku kan kepadamu karena kamu adalah wanitaku satu satunya!" Teriak pangeran jin sambil mengejar arisa.Arisa tidak menghiraukan nya.Ia pura pura tidak mendengarnya.
"Dia mudah sekali mengatakannya di depanku.Hampir saja aku jatuh cinta padanya tadi" gumam arisa dalam hati.
Keadaan permaisuri sudah kembali normal.Ia sudah melupakan kejadian itu.Ia sedang menikmati teh bersama putri kagura dan dua putri lainnya yakni putri alice dan putri hyuna.
__ADS_1
"Ibunda ratu,kemarin aku bertemu dengan **putri** sinya.Ternyata dia masih hidup" kata putri kagura yang membuat ke tiga perempuan tersedak karena terkejut.
"Benarkah?Sekarang dimana dia?Bawa aku padanya!" Desak permaisuri tidak sabar.
"Apa kau serius,kagura?" tanya hyuna ragu.
"Kau yakin bahwa dia benar benar putri sinya?.Kau bisa di hukum oleh baginda kaisar kalau berbohong"Ucap putri alice memberi paringatannya untuk tidak bicara sembarang. Akhir akhir ini banyak orang yang dipenjara karena membicarakan putri sinya.
" Aku lebih mengenal rupa sahabatku daripada kalian.Sekarang dia bersama pangeran jin.Dia banyak berubah dan keadaannya baik baik saja"Terang kagura tanpa ragu.
"Bawa aku menemui mereka,kagura!Buktikan padaku kalau perkataanmu tidak salah dan dapat aku percayai!" pinta permaisuri .
"Baiklah...aku akan membawamu pada mereka.Ayo ikuti aku!" Perintahnya.
Tiba tiba pangeran kai dan kaisar datang."Kalian mau kemana?"Tanya kaisar.
"Suamiku,putri kita masih hidup.Aku akan menemuinya sekarang" Jelas permaisuri.
"Putri* kagura lah yang memberitahu kan kami" Jawab putri alice.
"Benarkah itu,kagura?Apa kau tahu konsekuensinya jika memberitahu kan berita bohong di hadapan seorang kaisar!" Kaisar menatapnya tajam.
"Ayahanda,aku percaya pada nya.Dia lebih dekat dengan adik kecil ku.Aku tak percaya kalau adik kecilku sudah meninggal dunia sebelum aku melihat jasadnya sendiri.Aku yakin dia masih hidup.Dia pasti memiliki sebuah alasan untuk bersembunyi dari kita!" Ungkap pangeran jin tanpa ada rasa ragu di matanya.
Kaisar menarik nafasnya.Ia lalu menetralkan emosinya dan bersikap Tenang."Baiklah.Aku percaya pada kalian.Aku hanya tidak Senang mendengar orang lain membicarakan putriku.Kagura antarkan aku menemui dia!"Perintah kaisar yang di anggukkan oleh putri kagura.
__ADS_1
Mereka lalu pergi untuk menemui putri sinya.Putri kagura menunjukkan jalan menuju tempat penginapan yang sudah di kasih tahu oleh kakak sepupnya.
"Putriku" Tiba tiba permaisuri ke arah seorang perempuan yang sedang berbicara dengan anak laki laki.
Arisa kaget saat permaisuri memeluknya."I...ibunda"
"Syukurlah kau masih hidup.Mengapa kau pergi tanpa mengabari ibundamu ini?Apa kau tidak menyanyangi kami lagi.?" Tanya permaisuri bertubi tubi sambil menangis penuh kerinduan.Arisa tak bisa menahan air matanya.Mungkin karena dia merindukan ibunya membuat ia terbawa suasana.
"Anakku,mengapa kau tidak kembali ke istana?Apa kau tidak merasa nyaman tinggal di rumahmu sendiri sehingga kau memilih hidup di sini?" Tanya kaisar dengan mata berkaca kaca.
"Maafkan aku,ayah..ibunda.Aku meninggalkan istana karena tempat itu terasa asing bagiku.Apalagi kak kanna tidak menyukai kehadiran ku.Bahkan dia hampir saja membunuhku.Untunglah ada pangeran jin yang selalu ada disisiku untuk membantuku" Tutur arisa sesunggukan di hadapan kaisar.
"Pangeran jin...jadi dia bersamamu?Dimana anak itu?" Tanya kai marah seusai mendengar cerita arisa.Dia mencari pangeran jin ke dalam di ikuti oleh putri kagura.
"Ini anak siapa?Apa ini anak kalian?" Tanya kaisar curiga.
"Dia adalah adik angkat ku,ayahanda.Tama,beri salam pada ayahanda mu!" Suruh arisa pada tama.
"Salam ayahanda.Namaku tama.Aku adalah adik angkat putri sinya" Sembah tama.
"Tidak usah terlalu formal denganku.Kau adalah anakku sekarang karna putri sinya telah mengangkatmu sebagai adiknya.Panggil saja aku ayah sama seperti kakakmu memanggilku" ucap kaisar sambil membelai rambut tama dengan lembut.Tama merasa terharu mendengarnya.
"Terimakasih ayah" Ucap nya bahagia.
Arisa menatap ke dua putri di belakang kaisar yang sejak tadi hanya diam."Lalu siapa mereka,ayahanda dan ibunda?"Tanyanya sambil menunjuk kepada putri alice dan putri hyuna.
"Namaku putri alice,yang mulia putri.Aku adalah kekasih dari pangeran aoi." Jawab putri alice.
__ADS_1
"Dan aku adalah tunangan dari pangeran kija,putri hyuna." Salam putri hyuna.
"Kalian tidak perlu bersikap formal padaku.Karena kalian kekasih kak aoi dan tunangan kakak kija ,maka aku akan memanggil kalian kakak ipar.Ayah dan ibunda mari masuk kedalam.Ayo kakak ipar!" Arisa mengajak mereka kedalam.Di dalam sana sudah ada pangeran jin yang sibuk meminum teh dan tidak peduli dengan omelan pangeran kai karena marah pada pangeran jin yang tidak memberitahu kan pada mereka bahwa selama ini dia bersama adik kecilnya.Putri kagura sibuk menenangkan pangeran kai.