Permainan Mimpi Untuk Arisa

Permainan Mimpi Untuk Arisa
Episode 23


__ADS_3

 


Felix moon sangat marah mendengar arisa menghilang saat keluar bersama arion .Dia menyalahi arion karena gagal membawa arisa kembali dengan selamat.


 


"Felix,kau tidak bisa menyalahkan adik mu.Aku lah yang patut di salah kan atas semua yang terjadi.Aku lah yang mengizinkan arisa keluar karena aku merasa dia terlalu bosan berada di dalam kastil." Joshin mencoba membela arion.


"Dia bukan adik ku!!!Dia hanya seorang anak tiri.Ibu nya merebut ayahku!Sekarang dia mencoba membiarkan arisa pergi.Dia pasti sengaja melaku kan nya!!!" Teriak felix.Ia memecahkan barang apa saja di kamar nya.


"Prangg!!!!!"Semua benda yang ter buat dari kaca berserakan di mana mana.Felix tidak peduli dengan tangan nya yang berdarah.


 


" Felix,apa kau sudah tidak waras?!!Arion tidak bersalah dalam hal ini.Dan lagi biar kan arisa menjalani kehidupan nya sendiri.Kita tidak harus melindungi nya terus menerus.Dia pasti baik baik saja.Aku merasa gadis itu tidak lah terlalu lemah dari yang kita duga"hardik joshin.


"Aku tidak bisa hidup tanpa nya kak.Jika dia baik baik saja maka aku harus melihat dengan mata kepalaku sendiri.Entah kenapa gadis itu selalu berada di **pikiranku**" Ucap felix sendu.

__ADS_1


Joshin menarik nafas nya.Ia akhirnya paham kalau arisa sudah menjadi orang yang penting dalam hidup felix yang dulunya tidak suka ber hubungan dengan perempuan mana pun."Felix,apa kau mencintai dia?Jika benar maka aku akan membantu mu membawa nya kembali"


Felix diam sejenak.Tak lama kemudian dia menjawab."Ya...aku mencintai dia,kak..Aku sangat mencintai nya.Tidak peduli siapa dia yang aku ingin kan adalah hidup bersama selamanya dengan dia."


"Baiklah...aku sudah mengerti dengan keputusan mu.Aku akan meminta para anggota lupin untuk mencari nya.!" Joshin menepuk pundak felix dan meninggalkan kamar nya.


Karin sudah mendengar apa yang di bicarakan oleh joshin dan felix di kamar.Ia sengaja menguping pembicaraan mereka.Ia merasa sangat gelisah setelah mendengar pengakuan felix yang mencintai arisa.


"Tidak...aku tidak bisa membiarkan wanita buangan itu kembali ke sini dan hidup bersama tuan muda.Aku harus segera menemukan dia sebelum mereka.Dan akan ku singkirkan dia supaya tuan muda tidak memikirkan wanita itu.!!" Dia lalu menyusun rencana untuk keluar dari kastil tanpa harus di ketahui orang orang yang ada di kastil.


 


"Kita harus cepatkan menemukan duyung duyung itu.Kita membutuhkan mutiara jiwa untuk membangkitkan istri dari tuan kita.Sebentar lagi adalah hari yang tepat untuk membangunkan ratu!" Kata lelaki pertama.


"Beberapa hari yang lalu salah satu anggota lupin berhasil membebaskan salah satu putri duyung.Dan putri duyung itu memiliki mutiara jiwa.Apa kita perlu menculik nya di kastil lupin?Kelompok lupin selalu saja ikut campur dalam masalah ini.Tapi,tidak ada kelompok lain nya yang melawan mereka." ucap lelaki kedua.


"Ssstt...kecilkan suara mu.Kalau ada yang mendengar kan bisa gawat.Kita tidak tahu siapa yang akan menyerang lebih dulu di sini" Bisik lelaki pertama.

__ADS_1


"Apa mereka sedang membicarakan tuan muda?Dan wanita yang mereka maksud pasti lah si wanita sial itu.Ini akan menjadi lebih bagus untuk ku.Aku tidak perlu mengotori ke dua tanganku untuk menyingkir nya.Aku hanya akan membantu mereka mendapatkan dia.Dan aku tinggal menikmati hasil nya.Biar kan orang orang itu mengurus wanita sial itu.Tunggulah aku,arisa.Aku akan membawamu ke dalam jurang kematian dan kau pantas mendapatkan nya.Anggaplah ini hadiah terindah dalam hidupku dariku" Ucap karin sambil tersenyum menyeringai.Ia lantas meninggalkan tempat itu dan melanjutkan untuk mencari ke beradaan arisa.


Sementara arisa dan saomi bersembunyi di suatu tempat.Saomi sudah menceritakan semua nya pada arisa.Dan apa yang di ceritakan oleh saomi hampir sama dengan yang di ceritakan oleh felix.


"Jadi cuma kita berdua saja yang masih hidup?Cih...masalah ini benar benar membuatku kesal saja.Kenapa ada manusia serakah yang begitu obsesi pada benda di dalam tubuhku?Saomi untuk sementara tetaplah bersembunyi dari sini.Aku akan menyelesaikan masalah ini.Kita tidak bisa berdiam diri saja.Dan aku tidak akan membiarkan mereka menyakiti makhluk lainnya seperti kita.Aku akan keluar menghadapi para cecunguk sialan itu!" Tukas arisa.


"Tapi,kak lily.Mereka itu sangat banyak.Kau tidak bisa melawan mereka sendirian.Kau harus mencari bantuan pada orang lain.Kurasa kelompok lupin bisa membantu masalah ini.Karena mereka berpihak pada kita.Salah satu dari mereka telah membantuku melolos kan diri dari orang orang itu dulu." Ungkap saomi dengan khawatir nya.


"Tenang saja aku bisa mengatasi nya.Lagi pula tanpa aku minta bantuan pada kelompok lupin toh mereka akan datang dengan sendiri nya.Saomi,percayakan saja padaku dan ingat kau tidak boleh sampai keluar dari sini.Tunggu aku kembali ya!!" Arisa melakukan teleportasi untuk pergi ke suatu tempat.Ia sudah mempelajari nya dari saomi.


Arisa berjalan jalan sambil melihat ke sekelilingan nya.Tujuan nya adalah ke tempat dia pertama kali datang ke dunia ini.Tiba tiba seseoran*g* memanggil nya.Ia langsung menoleh kebelakang.


"Ka...karin...A..apa yang kau lakukan pada tubuhku?" Arisa merasa sesuatu baru saja di tusukkan pada bahu nya.Dan karin lah yang sengaja melakukan nya dengan menggunakan jarum beracun.Arisa pun tak sadarkan diri di pelukan karin.Dan karin tersenyum puas karena rencana nya berjalan dengan lancar.


 


 

__ADS_1


 


 


__ADS_2