Permainan Mimpi Untuk Arisa

Permainan Mimpi Untuk Arisa
eps 2


__ADS_3

 


Arisa berjalan jalan di pasar sambil bersenandung ria.Tiba tiba matanya bertemu dengan sesuatu yang membuatnya rindu akan seseorang.Ya...orang yang dia maksud adalah alice.Permen kapas favoritnya.Dia menghampiri anak laki laki yang menjajakan permen kapas tersebut.


"Hai..dik.Aku ingin memborong semuanya.Ini bayarannya" Arisa menyodorkan sekantong koin emas.Anak itu sangat senang sekali.


"Tapi..ini terlalu banyak,kak" anak itu melihat koin emas yang begitu banyak di dalam kantongnya.Ia yakin dapat membangun rumah dengan koin tersebut.


"Tidak apa apa.Semuanya untukmu.Anggap saja ini hadiah dariku.Oh..ya,apa kau punya orang tua?"


 


..Mendadak wajah anak itu murung"Aku hidup sebatang kara,kak.Tempat tinggalku tidak menentu.Asalkan bisa tidur dengan nyaman,Aku sudah senang."curhatnya.


"Kalau begitu ikutlah bersamaku.Aku juga tidak memiliki keluarga.Mulai sekarang kau adalah adik kecilku.Adik kecil ...aku belum tahu namamu..."


."Namaku tama,kak.Terimakasih,kak.Aku sangat senang sekali"Ucap tama.


Arisa dan tama pun memutuskan untuk meninggalkan tempat tersebut.Mereka berpetualang dari suatu tempat ke tempat lain.Banyak hal yang mereka temui dalam perjalanan.Bahkan hampir membahayakan nyawa mereka berdua.


Sementara itu di kerajaan tempat tinggal putri sinya mendadak gempar.Pasalnya putri sinya kabur dari istana tanpa ada yang tahu.


."Apakah putri manja itu,pergi.?"tanya putri kanna.


"Benar,tuan putri." jawab pelayan


"Baguslah kalau begitu.Setidaknya aku tidak perlu menyingkirkannya lagi.Tapi...kenapa dia meninggalkan istana?"


"Saya tidak tahu,tuan putri"


"Aku tidak tahu alasan putri manja itu pergi.Tapi,bukankah ini sangat bagus.Kita bisa memanfaatkan kepergiannya.Tiga hari lagi tunangan putri manja itu akan pulang dari tempat perburuan.Kita sebarkan rumor kalau putri manja itu tidak mencintai pangeran jin lagi.Dia jatuh cinta pada rakyat jelata dan kabur bersama pemuda itu.Rencana yang bagus,bukan??"


"Ide tuan putri benar benar hebat" puji si pelayan.


Putri kanna membayar para penyebar gosip untuk menyebarkan keburukan putri sinya.Rumor tersebut tersebar begitu cepat.Namun,keluarga kerajaan tidak satupun yang mempercayai rumor tersebut.Begitu pula dengan pangera jin.

__ADS_1


"Adikku sangat mencintai pangeran jin.Bagaimana mungkin ia berpaling pada rakyat biasa.Ini pasti ulah orang orang yang tidak menyukai hubungan mereka" Pangeran kedua,Rai menampik rumor tersebut.


"Apa kau tahu siapa dalang di balik rumor itu?" tanya sepupunya yang seumurannya.Namanya ichinose


"Entahlah...tapi aku mencurigai seseorang" gumam rai.


"Siapa??" tanya kakak tertua ichinose, pangeran shinsuke.


"Putri kanna" jawab pangeran rai.


."Kau yakin??"tanya shinsuke lagi.


"Sedikit....Tapi 80% mengarah padanya" jawab rai.Shinsuke hanya manggut manggut saja.


Sementara itu kerajaan perak benar benar marah.Bagaimanapun putri sinya adalah calon istri pangeran dan putra kesayangan raja.Semenjak kematian istrinya,sang raja memilih untuk setia dan membesarkan putranya seorang diri.Namun ia tidak memanjakan putranya.Dan ia tidak pernah mengekang kebebasan putranya.Meskipun cuma sekedar rumor,tapi itu sudah mempermalukan harga diri putranya.Ia ingin memutuskan pertunangan pangeran jin dengan putri sinya,tapi di tolak oleh pangeran jin.


"Ayah,aku tetap setia menunggu sinya.Seperti yang ayah lakukan pada mendiang ibu ratu.Aku percaya sinya tidak akan mengkhianati ku karena kami sudah bersumpah di kuil untuk sehidup semati bersama.Jika salah satu kami ada yang berkhianat,maka hukumannya adalah kematian.Dan aku tidak akan menikah dengan perempuan selain dirinya.Ayah,mohon merestui hubungan kami kembali!!" sembah pangeran jin.


"Kau benar benar mirip dengan diriku di masalalu.Tapi kepercayaan yang kau miliki lebih mirip ibumu.Seandainya rumor itu benar,bagaimana menurutmu?Apa kau tetap menunggunya atau melepaskan dia???"


"Mungkin kau adalah satu dari beberapa pria yang langka didunia ini.Aku tidak bisa berkata apa apa lagi.Aku kalah darimu kalau menyangkut rasa kepercayaan pada seseorang.Nak,kau memang pria sejati.Tapi,kau harus tetap bahagia." Raja lalu meninggalkan putranya.


Pangeran jin medongak keatas"Sinya ,dimana kau?"bisiknya lirih.


"Haccchuii" tiba tiba arisa bersin.


"Kak,apa kau kedinginan?Sebaiknya kita masuk kedalam tenda.Besok aku akan mencari tempat penginapan untuk kita." kata tama.


"Aku baik baik saja,tama.Aku sudah terbiasa dengan keadaan ini.Oh..ya,apa kau lapar?Sepertinya aku lapar juga.Tama,ayo kita kembali kekota."


"Tapi kak...ini sudah malam dan semua orang pasti sudah tidur.Aku tidak yakin ada yang menjual makanan pada saat ini.Dan lagi kita baru saja istirahat dari menempuh perjalanan jauh.Apa kakak tidak lelah??" cerocos tama.


"kau cerewet sekali.Baiklah kita akan tidur sebentar dan kembali kekota dini hari besok.Selamat malam,tama"


"selamat malam juga kakak"

__ADS_1


Mereka pun tertidur pulas di dalam tenda.Sepasang mata mengamati mereka sedari tadi.Dia lalu melesat pergi tanpa mengeluarkan suara.


"Tap"


"Ada apa?apakah kau sudah menemukannya?" tanya seseorang dari balik tirai.Dia sedang menulis di ruangannya.


"Tuan ,aku mengikuti seorang wanita yang mirip sekali dengan putri sinya pergi bersama seorang anak laki laki.Aku rasa dia adalah anak yang di pungut oleh tuan putri.Awalnya aku ragu kalau wanita itu bukan lah tuan putri.Tapi,saat aku melihat liontin hadiah dari tuan di bajunya barulah aku yakin sekali bahwa dia adalah tuan putri." cerita pria bercadar itu.


"Bagus.Awasi mereka kemanapun mereka pergi.Dan cari tahu alasan dia meninggalkan istana!" perintah nya.


"Tuan,ada sesuatu yang ingin aku katakan...tapi aku takut tuan marah"Pria itu ragu ragu menjelaskannya.


" Katakan saja!!"


"Tuan putri dan anak laki laki itu tidur bersama di dalam tenda" jawabnya dan kabur seketika.Ia yakin setelah mengatakan itu tuannya pasti marah.Dan apa yang ia takutkan pun terjadi.


"Apa???!!" pangeran jin mematahkan alat tulisnya dan memukul meja sampai terbelah dua."Kurang ajar!!!beraninya dia tidur dengan laki laki lain.Aku harus bertindak lebih cepat.Gadisku,lihat saja kamu.Aku akan menghukummu!"


"Haaachui..hacchuii" lagi lagi arisa bersin.


."Kenapa aku selalu bersin akhir akhir ini?Apa aku terkena virus.?"tanyanya dalam hati.


Dini hari arisa dan tama berangkat kekota.Arisa harus menyamar sebagai laki laki agar tidak ada yang mengenalinya.Tak lupa ia menggunakan cadar.


"Tama,disanai ada kedai makanan yang buka.Ayo kita sarapan dulu" ajak arisa.


"Baik,kak.Tama sudah lapar sekali"


Kemudian mereka pergi ke kedai itu.Dan duduk setelah memesan makanan.Tiba tiba seorang pemuda berpakaian selekeh duduk di samping sinya.


"Nona,boleh saya bergabung disini.Saya tidak memiliki uang.Saya sangat lapar sekali,nona" pohon pemuda itu.Dia adalah pangeran jin yang sedang menyamar."Gadisku,kita bertemu lagi.Apa kau sangat merindukanku??"bathin pangeran jin.


"Hacchuuuin" Arisa bersin bersin"kenapa selalu bersin bersin?ini aneh sekali...padahal aku baik baik saja"gumamnya dalam hati.


"Makanlah sepuasmu"

__ADS_1


"Terimakasih nona.Kau baik sekali!!" pemuda itu sangat senang.Ia melahap makanan yang sudah tersaji diatas meja.Arisa yang melihat itu merasa iba.Lelaki itu pasti belum pernah memakan makanan enak.Tanpa sadar bulir airmatanya menetes di pipinya.Ia teringat saat ia masih kecil.Ibunya yang depresi setelah syok atas kematian ayahnya.Dan dia harus berjuang untuk hidup dengan bekerja keras.Bahkan dia cuma makan roti dan ubi yang ia rebus setiap hari.Kadang kadang ia puasa ketika makanan tidak ada lagi.Gajinya habjs untuk biaya sekolah dan kebutuhan hidup mereka.Para tetangga tidak mau meminjamkannya uang karena utangnya yang sudah menumpuk.Untunglah dia kuat menghadapi cobaan itu.Semuanya berkat sang ibu.Ia bersyukur masih memiliki seorang ibu."Mom bagaimana kabarmu??"


__ADS_2