Permainan Mimpi Untuk Arisa

Permainan Mimpi Untuk Arisa
Episode 22


__ADS_3

 


Felix moon tertawa terbahak bahak mendengar perkataan arisa.


"Kau pikir aku lelaki seperti itu,heh?Asal kau tahu saja aku ini masih lelaki normal.Tampak nya kau salah *mengartikan kata kata ku.Arisa,aku memintamu menjauhi arion karena aku..." felix berbisik dj telinga arisa yang membuat pipi arisa merona merah."Cemburu pada laki laki itu.."Bisik nya dengan suara sexi.


 


"A..apa maksud kak felix?Kenapa kak felix harus merasa cemburu pada kak arion?" Tanya arisa.Sebenar nya ia sudah tahu maksud dari perkataan felix.Tapi,dia tidak ingin ke ge\-eran.


"Apa kau ini sama sekali tidak mengerti atau sengaja pura pura tidak tahu?" Felix menatapnya tajam dan kali ini wajah mereka semakin dekat.


 


"Ehem..tuan muda!" Tiba tiba karin muncul dan berdehem.Felix melirik nya dengan kesal.


"Kau sangat menggangu!" Felix lalu pergi.


"Karin,untung kamu datang.Hari ini kak felix sangat aneh."gumam arisa.


 


Plakkk...karin menampar arisa dengan keras.Arisa terkejut seketika.


 


" Langcang!Berani nya kamu memaggil tuan muda dengan sebutan kak felix!Kau tadi barusan menggoda tuan muda.Kau harus nya sadar diri dengan statusmu.Kau hanya wanita j*l*ng yang tiba tiba muncul entah dari tempat yang mana!"Maki karin dengan kasar.

__ADS_1


 


"Karin,mengapa kau menjadi seperti ini?Aku tidak pernah menggoda kak felix.Dan kak felix tidak keberatan kalau aku memanggil nya kak felix.Apa yang salah di matamu?Jangan jangan kau cemburu??" Tebak arisa.


 


"Kalau iya memangnya kenapa?Aku sudah mengenal tuan muda sejak kecil.Dia tidak pernah bersikap kasar padaku.Tapi,sejak kau muncul dia pun berubah.Aku sangat membenci mu karena telah merebut posisiku.Aku ingin kau meninggalkan tempat ini secepat nya.Kalau kau masih tetap disini maka jangan salahkan aku akan melakukan tindakan kejam untuk menyingkirkan mu!" Karin pun pergi setelah mengancam arisa.Arisa tak mengira kalau karin akan seobsesi ini pada majikan nya sendiri.Seperti nya ia mensalah artikan kebaikan felix selama ini.


"Sungguh kasihan sekali dia" ucap arisa dalam hati.


 


Arisa merasa bosan berada di dalam kastil.Ia meminta arion untuk mengajaknya jalan jalan keluar.Dia meminta izin pada joshin,karena kalau dia memintanya pada felix pasti tidak akan di beri izin.


"Uwaaaaah!!!!!Aku bisa menghirup udara bebas!" Teriak arisa setelah sampai ke kota.


 


 


Wajah arisa menjadi cemberut."Bukan urusan mu!"Ia berjalan lebih cepat.


"Hayolah...kenapa kau malah ngambek?Aku hanya bercanda saja.." Bujuk arion.Arisa membuang muka dengan kasar dengan pipi penuh.


Arion mengajak nya ke taman bermain,museum dan tempat tempat menarik lain nya.


Dug.Seseorang menyenggol bahu arisa.Hampir saja arisa jatuh.

__ADS_1


"Hei..apa kau tidak bisa hati hati?!Dimana matamu?!" Arisa mencekal lengan perempuan itu.


Perempuan itu menoleh."Kak Lily?Syukurlah aku menemukan mu"Ia memeluk erat arisa.


Arisa mengernyitkan alisnya."Lily?Namaku arisa bukan lily.Siapa kau??"Arisa menjauhkan pelukan perempuan tersebut.


"Kak,apa yang terjadi padamu?Kenapa kau tidak mengingatku?Aku ini adikmu,saomi.Kau dan aku sama sama puteri duyung.Aku tahu ini adalah kamu karena kamu memiliki mutiara jiwa di hatimu.Hanya sesama mermaid yang bisa melihat benda itu.!" Ungkap saomi.


"Jadi nama ku lily.Dan dia adalah adik ku.Mungkin ia tahu apa yang terjadi selama ini.Uh..di saat seperti ini hikari si biang kerok dan jiyan berisik itu kenapa tidak muncul??" gerutu bathinnya.


 


Dia menarik nafas nya dalam\-dalam


 Untunglah arion belum muncul.Lelaki itu pergi untuk membeli sesuatu.Muncul niat nya untuk melarikan diri.Toh...para lupin tidak akan peduli.Siapa tahu para lupin adalah musuh sebenar nya.Mustahil mereka tidak menginginkan mutiara jiwa milik mermaid.


 


"Maaf..seperti nya aku baru ingat sekarang.Bagaimana kalau kita pergi ke tempat lain?Di sini lebih berbahaya.Kau bisa menjelaskan pada ku apa *yang terjadi selama ini.Masalahnya aku belum bisa mengingat masa laluku semua nya." Kata arisa.Saomi menganggukkan kepala.Mereka meninggal kan tempat itu.Arion baru saja datang setelah mereka baru saja pergi dari tempat tadi.


"Lho...dimana dia?" Arion mendadak panik.Entah mengapa ia merasa arisa tidak akan kembali.Ia mencari cari arisa ke sana kemari seperti orang linglung yang kehilangan kekasih nya*.


 


 


 

__ADS_1


__ADS_2