Permainan Mimpi Untuk Arisa

Permainan Mimpi Untuk Arisa
Episode 9


__ADS_3

Selama beberapa menit barulah pangeran kai bersikap Tenang. Itupun memerlukan bantuan arisa yang tidak suka dengan keributan.


Sementara kaisar dan permaisuri membawa tama keistana atas izin arisa.Arisa setuju karena ia ingin tama bahagia dengan kehidupan barunya.Sedang kan ke dua putri tadi sudah pulang lebih dahulu bersama putri kagura.Tinggallah arisa bersama kakak ke dua nya dan pangeran jin.Kakak ke duanya mengawasi pangeran jin dan tidak meninggalkannya satu detik pun seolah olah ia ingin menjauhi adiknya dari pangeran jin.Ia tidak percaya pada lelaki di hadapannya.


"Kakak,mengapa kau masih disini?Pulang lah ke istana!" Saran arisa.


"Kenapa kau menyuruhku pulang? Apa kau lebih suka di temani oleh seekor harimau ganas daripada kakak kandungmu sendiri??" Tanya kai marah.


"Kakak,kau kekanakan sekali.Aku juga akan meminta dia pulang. Mana mungkin aku membiarkan dia tinggal bersamaku.Aku lebih Senang di sini sendirian.Lebih baik kakak kembali ke istana.Kau juga harus kembali pangeran jin!" kata arisa.


"Sayang,kenapa kau malah mengusirku juga. Aku tidak akan pergi kalau kau tidak ikut bersamaku.Aku akan disini bersamamu.Aku bisa gila kalau tidak bersamamu sedetikpun" Rengek pangeran jin.


"Tidak boleh.Kau harus pulang juga!" Teriak pangeran kai.Ia menarik pangeran jin keluar.Pangeran jin berusaha memberontak.


"Kalau kau mau pergi ya pergi saja.Tidak usah mengajakku.Aku bisa pergi sendiri!" Bentak pangeran jin.


"Aku akan pergi kalau sudah tidak melihatmu di sini.Aku tidak percaya padamu.Kau lebih berbahaya dari pada seekor ular untuk adikku!" Ucap kai.


"Hei,apa kau tidak bisa menyebut hewan lain yang lebih baik daripada ular?Kalau bukan kakak kandung dari calon istriku mungkin sudah ku lempar kau ke penjara bawah tanah!"Seru pangeran jin.


" Kenapa kau tidak melakukannya Sekarang?! Ancamanmu itu tidak akan mempan padaku.Kau hanya takut kalau adikku marah padamu.Sebaiknya kau menjadi adik ipar yang penurut atau aku tidak akan merestui mu.Aku bisa menikahkan adikku dengan pria lain"Ancam pangeran kai.


"Baiklah..kau menang!Awas saja kalau kau mencoba menmberikan adikmu pada lelaki lain.Kalau itu terjadi maka aku akan menculik nya darimu!"Pangeran jin balik mengancam pangeran kai.Ia lalu menemui arisa yang sedang mencicipi kue sambil membaca buku.


" Sayang,aku akan kembali lagi.Kalau kau sangat merindukan ku,panggil saja namaku tiga kali maka aku akan muncul di depanmu."Kata pangeran jin.

__ADS_1


Arisa memutar bola mata dengan jengah."Kau pikir dirimu penyihir?Aku tidak peduli kalau kau tidak datang. Justru aku merasa sangat senang sekali."Jawab arisa.


"Kata katamu membuat ku sedih.Tak bisa kah kau mengatakan sesuatu yang membuat perasaanku senang sebelum aku pergi." Pinta pangeran jin sedih.


Arisa membuang nafasnya.Ia lalu berdiri dan menarik kepala pangeran jin.Kemudian dia mencium kening pangeran jin.


"Sekarang kau sudah senang kan?" ucap arisa selesai mencium kening pangeran jin.


"Masih belum.Aku ingin kau menciumku di sini" Pangeran jin menunjuk kebibirnya .


"Tidak.Aku menolaknya!Kau tidak lihat kakakku masih disini.Cepat keluarlah!Aku mau tidur..!" usir arisa sambil mendorong tubuh pangeran jin.Namun,tiba tiba pangeran jin menarik lengan nya dan mencium bibir arisa.Arisa dan kai terbelalak kaget.Kalau itu adalah adegan di komik,maka akan tampak kobaran api memenuhi tubuh pangeran kai.


"Jinnnnn...!!!Beraninya kau...." Pangeran kai menarik kerah baju di belakang pangeran jin dan memaksanya keluar.Sedang kan arisa masih syok setelah mendapatkan serangan dari pangeran jin.


Arisa tertidur pulas di tempat tidurnya.Ia bermimpi bertemu dengan perempuan misterius lagi.


"Kau harus menyelesaikan permainan ini selama 9 bulan setelah kau memiliki anak dari pangeran jin.Setelah 9 bulan barulah aku membebaskan mu dari permainan ini.Tapi,kau harus menunggu selama 3 bulan lagi setelah anakmu lahir. Aku berjanji padamu kali ini!" Terang perempuan itu.


"Apa?Apa kau sudah gila ha?Sebenarnya kau ini siapa?Kenapa kau melibatkan diriku?" Tanya arisa yang terkejut mendengar permintaan perempuan misterius itu dan lagi dia sudah lama penasaran dengan jati diri perempuan itu.


"Aku akan memberitahu kan semuanya padamu setelah kau menyelesaikan permainan ini!" Perlahan lahan suara itu menghilang dan arisa terbangun dari mimpinya.


Namun,ketika dia hendak duduk tiba tiba tubuhnya merasa berat.Ia melirik ke samping.


"Kyaaaaa!!!" Teriaknya sampai membuat pangeran jin yang ternyata tidur di samping nya ter bangun.

__ADS_1


"Ada apa?Kenapa kau berteriak di malam hari?!" Tanya pangeran jin yang masih setengah mengantuk.


"Dasar mesum!Kenapa kau bisa di sini?!" Arisa menjitak dahi pangeran jin.


"Aku tidak bisa tidur kalau kau masih di sini.Makanya aku diam diam kemari.Kebetulan jendela kamarmu tidak di kunci.Apa kau Sengaja melakukannya,Sayang?" Tanya pangeran jin seraya menggoda arisa.


"Kalau begitu ayo kita menikah!"Ucap arisa yang membuat pangeran jin tercengang tidak percaya.


" Apa kau serius dengan ucapan mu,Sayang? "Tanya pangeran jin ragu.Ia menyentuh kening arisa untuk memastikan bahwa arisa tidak sedang bercanda dengan nya.Dan berpikir arisa belum terbangun dari mimpinya.


" Tentu saja aku serius.Mana mungkin aku bermain main dengan perkataanku.Aku mencintaimu dan kau juga mencintaiku.Apa kau sudah berubah pikiran Sekarang? "Tanya arisa.


" Bukan begitu,sayang. Aku hanya tidak menyangka kau akan melamarku duluan.Ku pikir kau sedang kesurupan dewi cinta.Makanya aku sempat ragu dengan ucapanmu barusan."Jelas pangeran jin.


"Jadi. .apa jawabanmu?" Tanya arisa sambil menatapnya lekat lekat dengan penuh berharap pangeran jin menerima


nya.


"Tentu saja aku menerimanya sayang. Aku senang kau mau mulai mencintai ku.Tidak hanya itu saja kau malah melamarku sekaligus.Aku akan membawa mu ke istana dan mengumumkan pernikahan kita besok.Kita akan menikah secepat nya.Aku tidak bisa menunggu lebih lama lagi.Aku tidak sabar untuk segera memilikimu seutuh nya." pangeran jin memeluk arisa dengan erat.


Esok harinya pangeran jin membawa arisa ke istana perak dan meminta restu pada ayahnya.Sebelum itu ia mampir ke kerajaan merah.Keluarga mereka tidak merasa kaget karena mereka sudah tahu hubungan pangeran jin dan arisa sejak lama.


Pernikahan mereka di gelar secara meriah.Keluarga arisa dari kerajaan merah merasa bahagia dan terharu karena pangeran jin dan arisa akhirnya bisa bersama.


Seperti halnya yang terjadi pasangan yang sudah menikah,mereka melakukan malam pertama dengan penuh cinta dan gairah.

__ADS_1


"Sayang, terimakasih karena telah bersedia menjadi milikku selamanya" Pangeran jin mencium kening istrinya yang sudah tertidur pulas karena kelelahan setelah penyatuan mereka.Ia memeluk istrinya dan ikut tertidur di samping istri nya.


.


__ADS_2