Permainan Mimpi Untuk Arisa

Permainan Mimpi Untuk Arisa
Episode 12


__ADS_3

 


"Kenapa aku selalu sial bertemu denganmu?" Keluh arisa.


"Eh..harusnya itu kalimatku.Aku juga tak ingin bertemu dengan mu.Aku hanya kebetulan lewat sini dan kau sendiri yang menabrak diriku!" Protes ichi.


"Terserah lu dah." Arisa berjalan melewati ichi,tapi lagi lagi tangannya di tahan oleh ichi.


"Aku ingin tahu namamu" Kata ichi.


Arisa menghempaskan tangan ichi."Aku tak mau memberitahukan namaku pada orang asing kayak lu!"Dia lalu pergi.


Ichi terdiam seketika.Ia seperti merasa pernah mendengar kalimat itu di suatu tempat."Apakah memang dia?"


Arisa sampai di sekolah.Ia tidak melihat alice di kelas.Biasanya.alice sudah duduk di bangkunya sambil ngerumpi dengan yang lain.


"Tamako,kamu lihat alice?" tanya arisa pada tamako *yang sedang mengobrol* *dengan teman yang lain*.


"Tadi aku lihat dia ke halaman belakang.Mungkin dia mau menemui seseorang." Jawab tamako.


"Makasih infonya" Dia lantas pergi menuju halaman belakang sekolah.Dia melihat alice sedang berbicara dengan seorang laki laki.


"Sama siapa dia bicara?" Tanya arisa penasaran.Ia lalu menghampiri alice."Alice,*sedang apa kau disini*?"


Alice kaget."Arisa,bagaimana kau tahu aku di sini?"


"Aku cuma kebetulan lewat dan siapa dia?" Tanya arisa sambil menunjuk cowok yang kelihatan malu malu di mata arisa.Dia mirip sekali dengan pangeran aoi.Apa ini hanya kebetulan saja?.Arisa berpikir keras di dalam hatinya.


"Dia...hem...dia pacar ku,sora."jawab alice.


" What?Sejak kapan?Dia..bukankah murid smu putra z?.Kenapa bisa ada disini?Kamu bisa di hukum lho kalau ketahuan membawa laki laki di sekolah putri"kata arisa pada alice.


"Aku mohon jangan beritahu yang lain ya.Aku sudah lama tidak bertemu dia karena dia selalu sibuk di sekolah dengan jabatannya sebagai wakil osis.Please!" Pohon alice.Sedang kan sora diam saja.Ia tak berani untuk berbicara.


Arisa malah tertawa geli ."Ya ampun,alice.Sudah berapa kamu berteman dengan ku?Mana Mungkin aku memberitahu kan hal ini pada orang lain.Rahasia temanku adalah milikku.Jadi,kapan kalian pacaran??"


Alice merasa lega.Ia melirik sora dan sora menatapnya."Sebulan yang lalu.Maaf ya tidak sempat memberitahu kan pada mu.Sebenarnya aku mau kasih tahu pas hari ultahmu.Tapi,kamu udah tahu duluan."

__ADS_1


"Selamat deh..lumayan juga " celetuk arisa sambil menggoda sora.Sora tersipu malu membuat alice cemberut.Dia memeluk lengan sora dengan posesifnya.


"Dia milikku!" tegasnya.


"Ha..ha..santai aja kali alice.Dia bukan tipe ku." Sela arisa.


Alice menyuruh sora kembali ke sekolahnya.Ia lalu mengajak arisa kembali ke kelas.


"Yo...sora.Darimana saja lu?" Ichi datang menghampiri sora yang hendak masuk ke kelas.


"Dari perpus" Jawab sora bohong.


"Oh..nanti pas istirahat datang ke aula.Jangan lupa ya!" teriak ichi sebelum pergi.Sora hanya mengangguk dan ia pun masuk ke dalam kelas.


Sepulang dari sekolah sora mampir ke toko buku.Dia bertemu arisa yang barusan keluar dari toko buku.


"Sora" sapa arisa."Beli buku juga?"


"Aku mau beli spidol sama kertas karton.Kamu suka baca novel ya?" Sora melirik buku yang di genggam oleh arisa.


"Iya.Aku duluan ya.Sampai ketemu besok" Arisa lalu pergi.


"Arisa!!" Ibunya menghampiri nya dan memeluk nya.


"Mommy... Sakit!" Ucap arisa dan berusaha melepas kan pelukan ibunya yang terlalu kuat.


Ibunya tersadar dan melepaskan pelukan."Maaf...mommy terlalu bersemangat kalau bertemu dengan mu."Ucap ibunya.


"Mommy..ku lapar!!" Rengek arisa.


"Baiklah.Ayo kita makan di luar.Luna,tolong handle semuanya ya.!" Pinta ibunya pada luna.Ia lalu pergi bersama arisa ke sebuah restoran yang mewah dengan mobil merk lexus.


"Uwaaa...mom.Makanan ini enak semua nya.Dan semuanya makanan kesukaan ku!"Pekik arisa kecil.


" Mom senang kau menyukai makanan di sini.Oh ya bagaimana dengan sekolahmu?Apa ada kendala?"tanya ibunya.


"Semuanya baik baik saja,mom.Aku suka belajar di sana." Jawab arisa dengan mulut belepotan sambal.Ibunya mengelap sekitar mulutnya dengan tisu.

__ADS_1


"Kamu sudah besar tapi makannya seperti anak umur 1 tahun."Kata ibunya.


"He..he..he..habis makanannya enak mom." jawab arisa hanya nyengir kuda.


Arisa mengajak ibunya berbelanja ke mall.Sudah lama sekali ia tidak berjalan jalan bersama ibunya.Semua itu karena kesibukan ibunya sebagai pemimpin perusahaan.


"Mom,aku ke toilet dulu ya." Pamit arisa.Mommy menjawab dengan angguk kan.


"Huft..lega"ucapnya sesudah keluar dari toilet.Baru saja ia berjalan beberapa langkah.Ia malah bertemu dengan ichi.


" Cowok mesum,kau disini?"


Ichi mendekati arisa."Siapa yang kau sebut mesum,nona?"Ledek nya.


"Ya..kamu lah.Kamu menciumku di atap itu makanya aku sebut kau cowok mesum." Jelas arisa.


"Jadi,kau.." Ichi tidak begitu kaget.Karena sejak awal ia sedikit mencurigai arisa.


Arisa membungkam mulut menyadari keceplosan diri nya."Ups..lupakan saja.!"Dia buru buru pergi. Tapi,ichi berhasil menangkap tangannya.


"Hei..kenapa kau malah kabur?Aku sudah curiga kalau kau dan gadis di atap itu adalah orang yang sama.Dan kau tidak boleh menyebutku cowok mesum.Aku punya nama ya.Namaku ichi.Sudah lupa?Padahal aku sudah memberitahumu."omel ichi kesal.


" A...aku tidak ingat.A..aku harus pergi. Daaa!"Arisa cepat cepat melangkah kakinya.Namun,lagi lagi ichi berhasil menangkapnya.Ia lalu menggendong arisa di pundaknya.


"Kyaa..hei mesum!Lepaskan aku!Kau mau bawa aku kemana?Mommy ku sedang menunggu ku di sana!Lepaskan aku!Aku bisa berjalan sendiri!" Teriak arisa yang terus memberontak.Ia malu melihat semua orang memandang mereka.


"Wah..mereka benar benar pasangan romantis" Puji salah satu ibu yang kebetulan melihat adegan itu.


"Aku jadi iri dan merasa muda kembali" Celetuk yang lain.


Ichi masuk ke dalam lift dan melepas kan arisa.


"Kau benar benar membuatku malu.Sebenarnya apa maumu?Kenapa kau menahanku bersamaku?Kau pikir siapa dirimu?Minggir...aku mau keluar.Mommy ku pasti mencariku!" Arisa mencoba untuk memencet tombol lift ,tapi ichi tiba tiba menarik lengannya dan mencium bibirnya dengan lembut.


Arisa terbelalak kaget dan tak menyangka akan di cium oleh ichi.Ia mendorong tubuh ichi karena sulit bernafas."Apa apaan kau ini?Kau sudah tidak waras ya?!"


"Ya..aku memang tidak waras.Aku tidak tahu entah sejak kapan kau hadir dalam pikiranku saat hari dimana pertama kali kau dan aku bertabrakan.Aku selalu bertanya pada diriku mengapa dan mengapa hanya kau yang berhasil membuat pikiranku kacau.Aku baru sadar kalau aku sudah jatuh cinta pada mu.Aku menyukaimu,arisa!" Ungkap ichi yang membuat arisa tercengang seketika.Ia tak menduga akan mendapat pernyataan cinta dari lelaki bernama ichi itu.Ia juga heran kenapa ichi bisa tahu namanya?Padahal dia belum memberitahukan nya.Namun,entah kenapa perasaannya biasa biasa saja mendengar pernyataan cinta dari ichi.

__ADS_1


Ia menunduk sedih."Tapi,aku tidak memiliki perasaan apapun terhadap dirimu"ucapnya jujur.Ia yakin lelaki di hadapannya itu merasa kecewa mendengar balasan darinya.


 


__ADS_2