
Kemarin setelah mendapat penolakan dari arisa membuat ichi galau.Ia lebih banyak diam membuat run dan rain heran melihat sikapnya.
"Ada apa dengan mu,ichi?Kayak baru patah hati saja." Tanya run sambil meledek nya.Ichi melotot tajam ke padanya.Run menjadi ciut dalam sekejap mata.
"Apa yang terjadi,ichi?Apa kau sakit?" Tanya rain.
"Iya.Hatiku yang sakit" jawab ichi dengan menepuk dada nya.
"Mengapa kau tidak memberitahu kami?Apa kau sudah memeriksanya kerumah sakit?Run,bagaimana ini?Kurasa penyakit ichi sangat parah.Bagaimana kalau hari ini nyawanya tinggal 1 menit lagi?Hu..huhu...ichi!" Rain memasang mimik sedih.Run berusaha menahan tawanya melihat tingkah rain.
Ichi menjadi kesal.Ia menjitak kepala rain."Sialan lu,rain.Lu doain aku cepat mati ya!Peka dong jadi sahabat."Omel ichi.
"Iya..sorry.Barusan cuma bercanda.Lalu siapa cewek yang membuat hatimu sakit?Apa dia cewek yang kau bicarakan akhir akhir ini ya?" Pikir rain.
Ichi mendadak sendu."Arisa...dia menolak perasaanku.Aku jadi kacau,guys.Baru pertama kali aku di tolak oleh cewek yang aku sukai.Biasa nya aku yang selalu menolak setiap cewek yang menyukaiku"Cerita ichi.
"Wahh...ini karma namanya.Makanya kalau mencintai seseorang jangan suka milih milih.Memangnya mereka itu makanan.Kalau tidak cocok lidah langsung di buang."Rain mulai menggurui ichi.Ichi diam saja.Ia tidak peduli dengan ocehan rain.Dalam pikirannya hanya arisa dan memikirkan bagaimana cara memiliki arisa.
Sudah 3 bulan lebih arisa hidup tenang dan perempuan misterius itu tidak muncul kembali.Selain itu dia tidak bertemu ichi lagi.Tapi,sama sekali tidak ia pedulikan.Namun,saat ia berjalan menuju sekolahnya tiba tiba ia merasa mengantuk.Pandangannya mulai buram.Ia sempat melihat sosok yang mirip dengan ichi.Sosok itu berlari ke arahnya dan menangkap tubuhnya agar tidak sampai terjatuh di badan jalan.Ia pun tak bisa menahan kantuk nya dan tertidur di pangkuan ichi.
__ADS_1
" Yuki..yuki..yuki!!"
Sayup sayup ia mendengar suara orang memanggil yuki.Ia membuka matanya perlahan lahan.Ia memandang lelaki tampan menangis sambil memeluk nya.
"Syukurlah yuki.Kakak sangat khawatir sekali.Kau baru saja terjatuh di sungai.Sudah ku bilang padamu untuk tidak bermain di tepi sungai.Tapi,kau malah tidak mendengarkanku.Kalau terjadi apa apa padamu,maka tidak ada artinya aku hidup lagi!" ungkap lelaki itu.
Arisa bertambah bingung.Ia sama sekali tidak mengenali lelaki di hadapannya ini.Dan dia memanggil nya dengan yuki.Dan ia berada di tepi sungai.Padahal dia yakin sekali tak sadarkan diri di jalanan.
"Jangan jangan ini ulah hikari.Sialan ! seenaknya dia memindahkan jiwa ku dan tidak meminta izin kepadaku lebih dahulu.Awas saja kalau aku bertemu dengan dia.Akan kujadikan kari ayam nanti!" Ancam arisa dalam hati.Ia berlari mendekati sungai dan melihat wajahnya di dalam bayangan air.Ia terpana sesaat melihat wajah pemilik tubuh ini yang menurutnya sangat cantik bak bidadari.
"Yuki,sudah ku bilang jangan bermain di sungai.Ayo kembali!" Lelaki tampan itu menarik tangannya.
"Hei,lepaskan aku!Kau ini siapa?" Tanya arisa dan membuat lelaki itu menoleh.Ia memegang pundak arisa.
"Yah...mungkin karena aku jatuh ke dalam sungai makanya aku jadi lupa ingatan." Jawab arisa sekenanya.
"Maafkan aku.Ini semua salahku.Seharusnya aku harus mengawasimu.Baiklah..karena kau lupa ingatan maka aku menceritakan semuanya.Aku adalah kakak pertamamu.Namaku max.Kau memiliki dua kakak laki laki dan mereka tidak di sini." Max lalu menceritakan semuanya.
Ibu mereka meninggal dunia setelah melahirkan yuki.Dan ayah selalu menyalahkan yuki atas kematian ibu mereka.Dia tidak pernah menyanyangi yuki.Hanya ketiga putranya lah yang peduli pada yuki.Mereka tidak menyalahkan yuki.
Suatu hari ayah mereka menikahi seorang perempuan yang sudah memiliki seorang anak perempuan.Anak anaknya tidak berani mencegah pernikahan itu.Ayah mereka memberikan perhatian yang peduli pada putri tirinya daripada yuki.
__ADS_1
"Putri tiri ayah menjadi angkuh.Ia selalu menindasmu.Kami yang mengetahui hal itu sangat marah sekali dan membenci nya.Tapi,kau selalu membelanya.Kau diusir oleh ayah karena kau di tuduh meracuni putri tirinya.Aku memilih untuk ikut bersama mu.Sementara kedua kakak mu yang lain tinggal di tempat baru mereka.Begitulah ceritanya." Max menyudahi pembicaraan mereka.Ia mengajak yuki ke suatu tempat.
"Kak,ini dimana?Kenapa kakak membawa ku ke sini?" Tanya yuki heran melihat sebuah kastil yang tingginya sampai ke langit.Kalau di lihat lihat kastil ini persis seperti kastil rapunzel.
"Masuklah ke dalam.Ini adalah tempat rahasia ibu sejak kecil.Aku akan ke luar dulu untuk membeli persediaan makanan.Apapun yang terjadi kau tidak boleh membuka kan pintu.Tunggu aku di dalam sampai aku memanggilmu!" Perintah max.Ia lalu keluar setelah mengunci pintu.
Arisa memandang sekelilingnya.Ia merasa kagum melihat isi di dalam nya.Semua perabotannya lengkap dan terbuat dari bahan bahan berkualitas tinggi.Ia lalu menaiki anak tangga menuju lantai berikutnya.Sampai ia berada di lantai paling atas.
"Wahhh...pemandangan di bawah terlihat keren dari sini.Awannya pun sangat indah seperti kapas.Aku baru pertama kali melihat awan sedekat ini." Arisa tak henti hentinya berdecak kagum.
"Yuki!!!" Tiba tiba ia mendengar suara kakaknya memanggilnya.Ia menoleh ke belakang.Tampak kak max kelihatan ngosh ngoshan dan menghampirinya.
"Aku pikir kau menghilang entah kemana.Ternyata kau disini.Apa kau tidak merasa lelah berjalan sampai ke sini?" Tanya max padanya.
"Aku tidak akan merasa lelah kalau aku bahagia.Kak,apa kakak tidak punya cara lain untuk cepat sampai ke sini?" Tanya arisa.
"Tidak.Tempat ini di buat khusus untuk ibu dari kakek kita.Biasanya tempat ini dijadikan sebagai arena permainan dan satu satunya tempat yang aman bersembunyi dari musuh.Dulu kakek pernah melarikan diri ke sini dari kejaran musuh.Para musuh tidak bisa melihat keberadaan kastil ini.Mereka hanya akan melihat tanah kosong.Kastil ini di beri nama oleh kakek dengan nama kastil kabut.Ia lalu mewariskan tempat ini pada ibu sebelum ia meninggal dunia." Cerita max.
"Wahh...keren.Apakah semacam sihir?"Tanya arisa antusias.
" Entahlah.Aku hanya tahu pemakaian sihir hanya boleh di lakukan oleh pihak kerajaan dan orang orang penting lainnya yang di akui oleh orang orang pilihan dari kerajaan.Kedua kakakmu termasuk di antara mereka.Kecuali putri tiri ayah dan istrinya."Terang max.
__ADS_1
"Bagaimana dengan kak max dan aku?" Tanya arisa alias yuki.Max diam sesaat.Ia melihat ke bawah.Ada sedikit keraguan untuk menjawab pertanyaan yuki.Sementara yuki sedang menunggu jawabanya dengan tidak sabar.