Permainan Mimpi Untuk Arisa

Permainan Mimpi Untuk Arisa
Episode 24


__ADS_3

 


Saat membuka mata nya,arisa sudah berada di altar.Tangan dan kaki nya di ikat menggunakan rantai.Di sampingnya ada perempuan cantik tertidur seperti boneka.Wajah nya terasa tidak asing.


"Dia....alice"gumam nya dalam hati.Tiba tiba ia merasa tubuh nya kaku dan lidah nya kelu.Ia baru mengingat kejadian sebelum ia berada di altar.


 


" Sial!Aku tak mengira wanita itu melakukan tindakan se licik ini.Aku hanya berharap ada yang menolongku.Hikari dan jiyan kemana sih mereka?Apa aku akan mati dengan cara konyol begini??"


  Seorang lelaki datang bersama beberapa pria.Karena kondisinya gelap**,arisa tidak melihat wajah nya secara jelas.Namun,suara pria itu mengingat kan nya pada sora sang kekasih dari alice.


"Ratuku,aku akan menghidupkan mu kembali dan kita akan bersama sama lagi selama sisa hidupku...Aku sudah menemukan benda itu.Aku akan segera melakukan mantra penyerap jiwa ke dalam ragamu.Raiji,cepat bantu aku merapal kan mantan.Kita harus cepat membangun kan ratuku!!" Perintah lelaki nya.


"Baiklah tuan zexo"


Tak lama kemudian beberapa orang orang membacakan beberapa kata kata berupa mantra dan entah bahasa apa yang mereka gunakan membuat arisa tidak mengerti.Tubuh nya merasa kesakitan bagaikan di tusuk tusuk ribuan jarum.Ia menangis menahan rasa sakit nya.Sebelum mutiara jiwa merangsek keluar dari dada arisa,tiba tiba seseorang menarik busur panah dan melemparkan nya ke arah mereka.Meskipun cuma satu anak panah,tapi saat melesat muncul beribu ribu anak panah .


"Lindungi tuan zexo!!!!!" Teriak salah satu pria berjubah merah.


"Jangan pedulikan aku.Lindungi ratu ku!!!" Perintah zexo.


"Tapi,tuan.Waktu nya sudah terlambat"


"Cepat lakukan!Apa kau menolak perintah ku!!!!Kalau sampai ratu terluka,kalian semua akan ikut mati bersama sama ratu!!!" Ancam zexo.


Mau tak mau mereka melindungi ratu yang sudah mati itu.Zexo melawan salah satu pria bertopeng.Karena badann nya kecil arisa yakin dia adalah joshin.


 


"Arisa...!!!!" Seorang pria melepas ikatan nya dan menggendong nya ala bridal style.


 


"K...kak felix,tubuh ku sa...sakit" Isak arisa yang menyayat hati siapa yang mendengar nya.Felix moon sampai menitik kan air mata nya.


"Arion,bantu aku bawa dia ke kastil.Aku akan mengurus pria busuk itu!!!" Felix menyerahkan arisa pada arion.Arisa sudah tidak sadarkan diri dalam pangkuan arion.

__ADS_1


"Kakak...awas!!!!" Tiba tiba saomi muncul dan melindungi mereka dari tusukan seseorang.


"Saomi!!!!!" Teriak arion.


 


Semua orang yang mendengar teriakan arion seketika menoleh.Hampir saja arion terkena sabetan pedang zexo.Ia langsung fokus menyerang zexo.Meskipun dia masih mengkhawatir kan kondisi arisa.


 


Zlak...Arion menusuk wanita itu kembali.Ia menghampiri saomi yang sekarat.Ia tidak menyan menyangka karin terlibat dengan semua ini.Dan karin baru saja membunuh perempuan yang ia cintai.Arion pun membalas nya dengan menusuk karin telat di jantungnya.


 


"A..ri..on....kak..a..ri..on....ma..maaf...a..aku....ti..tidak...bisa...ber....ukh...sama...sama kamu.."ucap saomi terbata bata.Ia sempat mengelus pipi arion sebelum ia menghembuskan nafas terakhir nya.


 


" Saomi..tidak...jangan tinggal kan aku.Saomi....huhu!!!!"Arion mendekap tubuh saomi sambil menangis terisak.


 


 


"Kalian semua harus mati bersamaku.Aaaaaaa!!!!" Ia pun mengeluarkan semua kekuatan nya dan mengarah kan nya ke atas.


"Oh..celaka.Dia ingin meruntuhkan kastil nya.Felix,ayo kita mundur segera.Ini sangat buruk!!!" Teriak joshin memberitahu.


Felix mengangguk.Ia lalu menggendong arisa dan menarik arion dengan paksa untuk keluar karena sedari awal arion diam saja.


 


"Ibu..."


"Arisa.."


Jiyan dan hikari datang.Mereka merebut tubuh arisa dari dekapan felix.Felix melongo dan tidak bisa berbicara apa apa.

__ADS_1


"Bagaimana hikari?" Tanya jiyan cemas.Jiyan sudah kembali ke tubuh dewasa nya.


 


"Tubuh nya tidak bisa di selamat kan.Dia sudah tidak ada harapan untuk hidup karena racun dalam tubuh nya sudah menjalar ke seluruh kulit nya dan bagian organ lain nya.Untung tidak mengenai jiwa nya.Dan aku bisa mengembalikan dia ke zaman nya" Ungkap hikari setelah mengotopsi arisa.


 


 


"Jadi,tubuh asli pemilik ini tidak selamat?" Tanya jiyan.


"Kalian siapa?Kenapa kalian mengenal arisa?Dan kau siapa nya arisa?Kenapa kau menyebutnya ibu?!" Tiba tiba felix muncul di belakang hikari.Mereka baru sadar telah melupakan orang itu.


"Ya ampun dia...Hikari,apa apaan ini?!" Tanya jiyan marah seusai melihat wajah felix.


"Jangan salah kan aku.Aku sama sekali tidak tahu." Jawab hikari dengan wajah tidak bersalah.


"Hikari..jiyan..kalian disini??" Arisa sadar dari pingsannya.Seluruh tubuh nya merasa sakit.Felix membantu nya duduk dan jiyan membiarkan felix memangku arisa.


 


"Apa yang terjadi?Mengapa tubuh nya terasa dingin sekali?" Tanya felix.


"Dia..." Hikari lalu menceritakan semua nya membuat felix terkejut.


"Apa???Tidak mungkin.Apa kalian bisa menyelamatkan dia?Ku mohon selamatkan arisa.Aku tak bisa hidup tanpa nya!!" Pinta felix sambil memohon pada hikari dan jiyan.


Hikari dan jiyan diam.Arisa mengerti dengan ekspresi mereka.Ia sempat mendengar pembicaraan mereka berdua.Ia menarik nafas nya dalam dalam.Meskipun ini berat,tapi tidak ada cara lain untuk menghadapi nya.Lagipula dia bisa kembali ke dunia nya.Ia melirik tubuh saomi yang terbujur kaku di dekapan arion.Sepertinya arion lah penyelamat itu dan dia tulus mencintai saomi.Terlintas sebuah ide di pikiran nya.


 


"Hikari,bisa kah kau mengabulkan permintaanku?" Tanya arisa.Hikari dan jiyan saling memandang.


"Apa permintaanmu?" Tanya hikari.


"Tolong pindahkan mutiara jiwaku ke tubuh saomi" Pinta arisa yang membuat mereka bertiga terkejut mendengar nya.

__ADS_1


"APA?????!"


 


__ADS_2