Permainan Mimpi Untuk Arisa

Permainan Mimpi Untuk Arisa
Episode 17


__ADS_3

 


Pangeran ichiro tersenyum lembut ke padanya.Arisa mengabaikan nya.Ia sibuk memilah milih buku.


"Buku apa yang sedang kau cari?Mengapa kau tidak menggunakan


 kekuatan sihirmu?Apa perlu aku bantu mencari nya?" Tanya Pangeran ichiro yang setia mengikuti langkah arisa.


Arisa berhenti membuat ichiro mendadak memeluknya dari belakang.Arisa langsung meninju perut ichiro dengan sikutnya.


"Aaaakh.!" Kenapa kau memukulku?"


"Itu balasan untukmu karena berani memelukku.Dari tadi mengapa kau terus mengikutiku?Apa kau tidak merasa ke capekan?" Tanya arisa sewot.


"Wah,kau mengkhawatirkan aku ya.Aku sangat senang lho" Celetuk ichiro dengan mengerlingkan matanya pada arisa.


Arisa memutar bola mata nya dengan rasa malas."Siapa yang mengkhawatirkanmu?Jangan terlalu percaya diri deh!"


"Mulutmu mengatakan tidak,tapi di lubuk hatimu pasti mengatakan ya.Aku tidak merasa lelah mengikuti kemana pun kau pergi,sayang" jawab ichiro dengan puitis nya.


Arisa merasa muntah mendengar nya.Dia memilih untuk pergi ke rak buku lainnya.


"Ah...Ketemu!" pekiknya senang. Sayang nya tangan nya tak dapat menjangkau buku yang letak nya paling atas.Butuh sebuah tangga untuk mengambil nya.


"Cring!" Tiba tiba ber gerak sendiri ke bawah dan jatuh ke tangan ichiro.Ichiro tersenyum menyeringai menatap buku yang berada di telapak tangan nya.


"Kau...?Kembalikan!!" Teriak arisa.


"Tidak mau!" Tolak ichiro.


"Cepat kembalikan!Aku membutuhkan buku itu!"


"Kalau begitu kau harus menuruti permintaanku" Ucap ichiro.


"Sialan!Kau sengaja melakukannya kan?!Aku tidak akan menurutimu.Kau pasti akan meminta yang aneh aneh.Kembalikan atau...."

__ADS_1


"Atau apa?Kau tidak bisa apa apa Sekarang. Karena kau tidak mampu menggunakan kekuatan sihirmu" Ejek ichiro.


Arisa sangat marah mendengar nya."Sialan!Lelaki ini lebih licik dari yang aku kira."Umpatnya dalam hati.


"Cih..walaupun aku belum bisa memakai kekuatan sihir.Tapi,aku bisa merebutnya dengan tangan kosong"


 


Arisa *menendang dada ichiro .Namun,ichiro berhasil menghindari nya.Arisa tak mau menyerah begitu* saja.Ia terus mendesak ichiro dengan berbagai teknik karate nya.Dan ichiro lagi lagi berhasil menangkis serangan nya.Terjadilah pergulatan di antara mereka.


Tiba tiba arisa terpeleset dan kehilangan keseimbangan.Ia menabrak tubuh ichiro dan mereka jatuh bersama sama di lantai.Arisa merasa sesuatu yang kenyal dan lembut menyentuh bibirnya.Ia terbelalak kaget dan begitu pun dengan ichiro yang terlihat syok.


"Plakk!" Seketika arisa menampar pipi ichiro."Rasain tuh.Buku nya ku ambil kembali!"Dia lalu kabur dengan wajah memerah menahan malu.Aksi mereka sempat di tonton oleh para murid akademi yang ada di dalam perpustakaan."Sialan!Lagi lagi aku mencium pria yang sama.Dasar memalukan !"Makinya dalam hati.


 


Di sebuah ruangan mirip asrama putri yang di khususkan untuk murid murid akademi sihir tampak hancur dan berantakan.Elizar membanting semua barang barangnya.Dia sangat marah besar mendapat informasi dari teman temannya kalau yuki mencium pangeran ichiro.


Sudah lama ia menyukai pangeran ichiro dan selalu menjaga kesuciannya demi Pangeran ichiro.Ia juga sering mengusir para gadis yang mendekati Pangeran ichiro sambil mengancam mereka.Bahkan ia mengaku kalau dia adalah wanita satu satunya yang di cintai oleh Pangeran ichiro.Tapi,kali ini dia di kalahkan oleh yuki.


Seharusnya wanita pertama yang mencium pangeran ichiro adalah diri nya.


  Arisa mengendap endap menuju ke perpustakaan di malam hari pada saat semua orang tertidur.Namun.. belum sempat ia masuk kedalam,seseorang memukulnya dari belakang.Ia tak sempat melawannya karena ia lebih fokus ke perpustakaan.


Samar samar ia mendengar suara seseorang yang sedikit familiar di telinga nya sedang berbicara pada orang lain.


"Buan*g* gadis ini ke tempat yang sangat jauh!Kau boleh mencicipi nya bersama teman teman mu.Cepat bawa dia sebelum yang lain melihatnya!" Perintah wanita itu.


"*Sial,jadi ini perbuatan elizar.Beraninya gadis* ini melakukan hal *ini padaku.Aku tidak mengira dia selicik ini.Dia telah menyerang orang yang salah.Aku akan membuat perhitungan padamu setelah aku membereskan mereka lebih dulu" Ucap* arisa dalam hati.Ia pura pura tak sadarkan diri dan membiarkan mereka melakukan tindakan selanjut nya.


"Teman teman ayo kita nikmati tubuh gadis ini.Dia sangat menggiurkan!" Air liur para lelaki itu sampai menetes netes.Baru saja mereka hendak melepas pakaian ,tiba tiba mereka terpelanting hingga berdarah.Sebuah cahaya ke biruan menyinari tubuh arisa.


"A..apa yang baru saja terjadi?"Tanya salah satu dari ke lima pria *yang tidak muda itu dengan syoknya.


" Di...di..dia mo..monster.Lari..!!!"

__ADS_1


"Tidak ada yang bisa kabur dari sini.Kalian harus mati.ha...ha..ha" Arisa yang mendadak seperti kesurupan mendekati mereka dan menyerap energi ke lima pria itu satu persatu.


Jiwa mereka lenyap seketika tanpa sisa bersama tubuh mereka.Arisa seperti kehilangan kendali.Mendadak cahaya kebiruan itu perlahan lahan memudar.Dan arisa pun tumbangan ke tanah bersamaan terdengar* teriakan seseorang memanggil namanya.


"YUKI..!!!!!"


  Entah beberapa hari telah ia lewati saat tak sadarkan diri.Ketika ia ter bangun dari tidur panjangnya yang pertama kali ia lihat adalah wajah sedih jiyan kemudian hikari.Dan ia melihat max dan dua pria tampan duduk dengan wajah lelah dan tidak bersemangat.Mereka tampak kacau sekali.


 "Hikari,jiyan...dan kak max."Terdengar suara lemah arisa yang membuat mereka berhamburan mengelilinginya.


" Yuki!!!"Tiba tiba seorang laki laki menerobos masuk dan memeluk yuki tanpa babibu.


"Ichiro,lepaskan dia!Dia masih lemah!" Max menarik ichiro dan menjauhkan dia dari yuki.


"Tapi,aku sangat merindukan dia.Sudah lama aku tidak bertemu yuki.Kalian bertiga selalu menghalangi ku untuk bertemu yuki!" Ichiro berusaha memberontak.


"Diamlah atau aku benar benar menyeretmu sekarang!" Ancam Rihiko yang merupakan adik pertama dari max dan kakak kedua dari yuki.Ichiro terdiam seketika.


"Hikari,kau sudah kembali?" Tanya arisa lemah.


"Iya.Aku sudah menemukan orang yang aku cari.Dan berkat dia lah energiku kembali" Jawab hikari senang.


"Siapa dia?" Tanya arisa penasaran.


"Dia adalah jiyan.Dia putra mu dengan pangeran jin dari alam mimpi lain saat kau berada di dalam tubuh putri sinya.Dia memiliki kemampuan istimewa sama sepertiku.Hanya saja aku tidak sekuat diri nya." Ungkap hikari.


Arisa terkejut mendengar cerita hikari.Matanya berkaca kaca dan dia menyentuh pipi jinya dengan lembut.


"Jiyan,putraku.Kau sudah besar sekarang.Aku sangat senang sekali. Meskipun putri sinya adalah ibu kandungmu.Tapi,jiwanya adalah aku.Maafkan aku..." Isak arisa.


"Ibunda,tidak usah menangis.Kau adalah ibuku selamanya.Aku sudah tahu semuanya tentang ibu dan hikari." Jiyan memeluk arisa.Ke empat pemuda itu melongo melihat arisa di peluk oleh jiyan.


Mereka tidak mendengar pembicaraan ke tiga orang itu karena posisi mereka berada di luar kamar.Kobaran api memenuhi tubuh mereka berempat.Jiyan merasa kan punggungnya panas seperti terbakar.


"JIYAN!!!!"Teriak mereka berempat penuh kemarahan.

__ADS_1


 


 


__ADS_2