
Arisa mencari tama keseluruh ruangan.Tampak tama sedang mengobrol dengan pangeran jin.
"Tama,rupanya kau disini?" Menatap jin"eh..penipu!Apa yang kau lakukan disini?Apa kau mencoba mempengaruhi tama?Tama,lain kali jangan dekat dekat dengannya??!"
"Kenapa begitu kak?Dia kan bukan orang jahat"
"Kau jangan tertipu dengan penampilan luarnya.Kadang kadang kita tidak bisa menilai seseorang dari sikap dan tindakannya.Mana tahu mereka menggunakan topeng untuk menutupi keburukan mereka." Nasehat arisa.
"Wah..nona.Kau sangat waspada ya.Tapi,kau seharusnya tidak bisa menilai seseorang dari luar nya saja" Timpal jin.
"Aku tak bicara padamu!.Tama,ayo kembali.Kau pasti sudah lapar kan??" Arisa merangkul pundak tama dan membawanya ke tempat makanan.Jin masih mengikuti mereka membuat darah tinggi nya naik.
."Hei,apa kau tidak punya pekerjaan selain mengikuti kami!!Apa kau sudah bosan dengan hidupmu,ha??!!"Teriak arisa.
"Nona berhentilah memarahiku.Aku hanya ingin menjaga kekasihku.Dan apa kau tahu nona kalo bersamamu aku tidak pernah merasa bosan" jawab jin santai.
"Grrr...Terserah kau saja.Dan ingat kalau kau memanggil ku nona lagi di depan orang banyak,kan kupastikan kau tidak bisa berjalan dengan kakimu lagi!!" Ancam arisa.
"Lalu aku harus memanggilmu apa?" tanya jin.
"Panggil aku kakak..."
"Apa?usiaku lebih tua darimu.Kenapa aku harus memanggil mu kakak?Aku tidak ingin disamakan dengan anak kecil mu ini!" protes jin.
"Ya sudah kalau kau tidak mau.Tapi,aku tidak akan izinkan kau pergi dengan kami"
"Apa??" Jin merasa.frustasi.Ia tidak bisa berpisah dengan gadis ini.Bagaimanapun juga dia sangat mencintai gadis ini.Meskipun dia jauh berbeda dari sinya yang ia kenal dulu."Baiklah..baiklah.kau menang dariku,kakak"Untuk saat ini dia mau.tak mau menuruti keinginan gadisnya.
"Anak baik" arisa mengelus pipi jin.
"Deg..!Pipi jin merona merah.Dia langsung menarik tubuh arisa dan mengelus dagu arisa.
__ADS_1
" Apa kau sedang menggoda ku,sayang??"Tanya jin dengan senyum penujlh arti.
"Sial!aku lupa kalau dia adalah pria mesum." bathin arisa."Jauhkan tnganmu dari wajahku!"
Grep..jin malah mengeratkan pelukannya.Kali ini arisa benar benar terjebak."Apa yang kau lakukan?Apa kau tidak merasa malu dengan tindakan mu ini di lihat semua orang?!.Lepaskan aku!!"
Akhirnya jin melepaskan arisa.Ia menatap tajam kesemua orang dengan aura membunuh.
"Paman,apa kau menyukai kak arisa?" tanya tama polos yang sedari tadi menyaksikan adegan mirid drama itu.
"Pa..paman.." Dahi jin mengerut.Dia merasa tidak senang.
"Pffft.." Arisa tersenyum.Dia menahan tawanya melihat kepolosan tama memanggil paman pada jin.
Jin mendekati tama"Hei..nak.Apa aku kelihatan sangat tua di matamu.?Aku masih lajang dan belum menikah .Panggil aku kakak ..eh kayaknya tidak cocok.Bagaimana kalau kau memanggilku kakak ipar?Jika kau memanggilku paman,aku akan merebut kakakmu darimu"Bisik jin dengan nada mengancam.Kontan tama menghampiri arisa dan memeluk pinggang arisa dengan posesifnya.Karena badannya sejajar dengan pinggang arisa,jadi dia hanya bisa memeluknya sebatas itu.
"Tidak boleh.Kak arisa adalah milikku.!" tegas tama.
"Singkirkan tanganmu!Kau tidak boleh memeluknya.Dia adalah gadisku.Kau hanya seorang adik baginya.Jangan mengambil kesempatan dalam kesempitan." jin menarik tama menjauhi arisa.Ia sangat cemburu.Padahal tama masih anak anak.
"Jadi kau bersedia tidur dengannya kalau dia ingin melakukannya?!kau ingin menjadi wanita murahan!! " Teriak jin marah.
"Apa akal sehatmu sudah tidak ada,tuan?kenapa kau berpikir sempit dan menganggapku wanita murahan?!Rasa cemburumu membuatmu buta hingga kau tidak melihat dengan siapa kau bicara dan apa yang kau katakan!!" Amarah arisa tidak dapat terbendung lagi.Ia merasa terhina mendengar perkataan jin.Orang orang yang melihat pertengkaran mereka akan mensalah artikan perkataan yang di lontarkan jin dan menganggap dia orang yang tidak baik.
Jin tersadar"Maaf kan aku...aku merasa tidak senang ada yang menyentuhmu selain aku"
"Tama,ayo kita tinggalkan tempat ini.Aku tidak ingin melihat orang ini.!"
"Baik,kak!"
"Ingat,jangan ikuti kami!!" teriak arisa pada jin sebelum pergi dan menghilang dari pandangannya.
Arisa memutuskan untuk meredakan kemarahannya dengan mengajak tama berjalan jalan.Mereka berhenti di tempat penjual permen kapas.Tama tidak bekerja lagi sebagai penjual permen kapas semenjak di pungut oleh arisa.
__ADS_1
" Tama,apa kau menyukai nya?"tanya arisa sambil menunjukkan permen kapas pada tama.
"Aku tidak suka makanan manis.Tapi,aku tidak ingin melihat kak arisa sedih" gumam tama dalam hati.
"Ya,,kak.Apa kakak akan membeli semuanya?" tanya arisa.Ia tahu arisa pasti akan membeli semuanya.Karena dia sangat menyukai permen kapas tersebut.
"Tentu saja,tama.Paman..aku ingin membeli semuanya"jawab arisa sambil memberikan beberapa sekantong koin pada kakek tersebut.
" Terimakasih..nak.Tapi,ini terlalu banyak nak"Sikakek itu mulai ragu.
"Ambil saja untuk kakek." Arisa dan tama pun pergi.
"Terimakasih tuhan.Semoga anak itu mendapatkan kebahagiaan yang setimpal." doa sang kakek.
Putri kanna dan para pelayannya berjalan jalan di pasar.Dia tak sengaja melihat sosok yang mirip pangeran jin.
"Pelayan,ayo kita temui laki laki itu!Dia pasti pangeran jin" Putri kanna menghampiri pangeran jin.Dari dulu dia menyukai pangeran jin.Sayang nya pangeran jin malah memilih putri sinya yang ia benci.Ia iri kepada putri sinya yang lebih di sayang oleh semua orang.Sementara dia di kucilkan karena dia anak seorang pelayan yang di adopsi oleh kaisar.Ibunya menyelamatkan kaisar di medan perang karena diam diam mencintai kaisar.Berbagai cara ibunya lakukan agar ia menjadi selir kaisar.Tapi selalu di gagalkan oleh anak anak kaisar.Dan kaisar tidak berpengaruh sama sekali dengan godaan ibunya.Mereka sempat bertengkar karena kesalahpaham ,namun itu hanyalah sebentar.Pasalnya kaisar sangat mencintai permaisurinya.Begitupula dengan permaisuri yang sangat mencintai kaisar juga.Sekarang ibunya sudah meninggal dunia karena bunuh diri di jurang.Awalnya ia mengikutsertakan kaisar.Menurut ibunya,kalau dia tidak bisa mendapatkan kaisar,maka orang lain tidak boleh memilikinya.
Sayangnya rencananya gagal karena permaisuri berhasilkan menyelamatkan kaisar tapi gagal menyelamatkan ibunya.Permaisuri meminta kaisar mengadopsi putri kanna karena ia tidak punya keluarga lagi.Kanna mengira kaisar sangat menyanyanginya karena kaisar mengadopsinya.Dia malah membenci permaisuri yang telah merebut cinta kaisar dari kaisar.Ia tidak tahu kalau permaisurilah yang menyuruh kaisar mengadopsinya.Kaisar sendiri tidak peduli karena kanna bukanlah anaknya.Dia hanya menuruti keinginan istrinya saja.Sepertinya kanna akan mengikuti jejak mendiang ibunya.
"Pangeran jin,mengapa kau berjalan seorang disini?" tanya putri kanna dengan nada merayu.Ia yakin pangeran jin akan menyukainya.Namun,pikirannya tidak seperti yang ia harapkan.
"Bukan urusanmu!" jawab jin dengan tatapan jijik.
"Pangeran jin kenapa kau sangat kasar padaku?Apa kau masih memikirkan wanita murahan itu??! Sudah jelas dia mencintai laki laki lain.Aku lebih pantas bersamamu daripada dia!!" teriak Putri kanna.
Pangeran jin berhenti dan menoleh.Ia mendekati putri kanna.Putri kanna mengira pangeran jin pasti merubah pikirannya dan berbalik menyukai dia.
"He...kau terlalu percaya diri sekali,tuan putri.Bukankah kau saudaranya?kenapa kau malah berbicara seperti memusuhinya?Apa kau pikir dengan perkataanmu aku akan percaya dan akan membenci nya?Apa kau pikir aku ini bodoh?Aku tahu semua yang kau pikirkan.Dari saat kau menatap kami yang lagi mesra waktu itu dengan perasaan cemburu.Berhentilah berharap banyak padaku.Apapun yang terjadi,aku tidak akan pernah melupakan dia.Dan kau tidak pantas menghina wanitanya pangeran jin!!" Setelah berbicara cukup lama,pangeran jin pun meninggalkan putri kanna.
Putri kanna sangat marah.Ia pun memutuskan untuk melenyapkan arisa.
__ADS_1
"Pelayan,sewa pembunuh bayaran dan suruh temui aku di tempat ku.Kita akan lihat apakah pangeran jin masih memikirkan orang yang sudah mati.Tapi..akan lebih bagus kalau dia hidup tapi dengan penuh hina.ha...ha" Putri kanna tertawa menyeringai.Ia memikirkan rencana lain.Dia yakin jika pangeran jin mengetahui putri sinya tidak suci pasti dia akan membencinya.Keluarga nya pasti merasa malu dan sadar kalau mereka menyanyangi orang yang salah dan menyesal telah mengabaikan putri kanna.Padahal putri kanna tidak tahu kalau orang yang dia ingin permalukan bukanlah putri sinya yang asli.