Permaisuri Jahat !

Permaisuri Jahat !
Mengobati


__ADS_3

Pangeran Chen memeluk Yue Fei begitu erat, sesekali ia melihat Yue Fei yang hanya diam.


Maaf ini salahku, aku gagal melindungi mu. Tapi aku berjanji akan melindungi mu apapun yang terjadi, bahkan jika pun harus mengorbankan kehormatan ku atau pun nyawaku batin Pangeran Chen..


Sampailah mereka di kediaman tuan Long..


Tuan Long dan nyonya Long serta Selir Yue Mei yang khawatir, kini mereka terkejut melihat Long Li yang terluka sementara Pangeran Chen yang menggendong Yue Fei yang terlihat keadaan linglung..


Pangeran Chen langsung menerobos masuk, sementara tuan Long dan nyonya Long menatap khawatir putranya..


Dan Selir Yue Mei mengikuti Pangeran Chen dari belakang..


"Pangeran sebenarnya apa yang terjadi ?" tanya Selir Yue Mei khawatir menatap Pangeran Chen..


Pangeran Chen hanya diam, ia membaringkan tubuh Yue Fei di ranjangnya..


"Pelayan cepat panggil tabib dan ganti hanfu Permaisuri.." teriak Pangeran Chen..


Yue Fei yang sudah tersadar, ia menatap Pangeran Chen..


"Pangeran aku tidak apa apa.." ucap Yue Fei..


Sangat terlihat di wajahnya yang begitu ketakutan..


"Tidak terjadi bagaimana ? Biarkan Tabib memeriksa mu.." ucap Pangeran Chen menggenggam tangan Yue Fei dan menatapnya khawatir..


Kedua Pelayan Yue Fei masuk, Sedangkan pelayan Liu memanggil Tabib.


Pangeran Chen tersenyum ia mengelus kepala Yue Fei kemudian berlalu pergi..


Di luar kediaman Yue Fei..

__ADS_1


Pangeran Chen mondar mandir menatap ke arah pintu.


"Pangeran sebenarnya apa yang terjadi ?" tanya Selir Yue Mei.


"Permaisuri tadi di serang, untung saja aku kesana.." jawab Pangeran Chen tanpa menatap Selirnya..


Huh, sekalian saja mati. Aku tidak perlu repot menyingkirkannya, bahkan aku akan mencari orang yang membencimu Permaisuri dan bersekutu dengannya batin Selir Yue Mei tersenyum sinis.


5 menit kemudian,


Yue Fei telah selesai di ganti hanfunya, kedua pelayan itupun keluar..


Dan ber ketapatan saat itu pula sang Tabib yang telah selesai mengobati Long Li di panggil pelayan Liu untuk memeriksa Yue Fei..


Karna memang desa Sujin hanya memeliki satu Tabib..


"Hormat hamba, Pangeran.."


"Cepat periksa Permaisuri.." ucap Pangeran Chen..


"Bagaimana ?" tanya Pangeran Chen menatap sang Tabib.


"Permaisuri baik baik saja Pangeran. Hamba akan membuat obat untuk luka kulit Permaisuri." ucap sang Tabib..


Tabib itupun mundur dan mengambil beberapa herbal lalu menumbuknya, Sementara Pangeran Chen langsung menghampiri Yue Fei..


"Pangeran terimakasih.." ucap Yue Fei tersenyum.


"Lain kali jangan bertindak gegabah, aku sudah bilang akan ikut tapi kau justru tidak memperbolehkannya.." tegur Pangeran Chen..


"Baiklah besok kita akan kembali ke istana, tidak baik untuk mu tetap tinggal disini.."

__ADS_1


"Pangeran hamba akan mengobati luka Permaisuri.." ucap pelayan Liu membawa semangkuk cairan obat dari sang Tabib.


"Tidak perlu, biar aku saja.." ucap Pangeran Chen, ia mengambil semangkuk cairan obat itu dari tangan pelayan Liu.


Selir Yue Mei yang melihatnya, ia hanya bisa mengepalkan tangannya berlalu pergi..


"Kalian keluarlah.."


Para pelayan menunduk hormat, meninggalkan Pangeran Chen dan Yue Fei..


"Pangeran tidak perlu, biar hamba saja yang melakukannya.." ucap Yue Fei ia menarik hanfunya hingga terlihat kulit putih dan mulus di penuhi luka.


Pangeran Chen mengabaikan Yue Fei, ia mengolesi cairan obat tersebut ke luka Yue Fei dengan hati hati.


Au...


"Apa sakit ? maaf aku kan hati hati.." ucap Pangeran Chen menatap Yue Fei dengan lembut.


"Hanya sedikit sakit Pangeran.." jawab Yue Fei tersenyum.


Pangeran Chen melanjutkan mengolesinya, ia meniup luka yang di olesi cairan obat itu agar tidak terlalu perih..


Pangeran kenapa kau melakukan ini, sebenarnya dimana sifat mu yang dingin atau lembut batin Yue Fei


Menatap Pangeran Chen tanpa berkedip..


Tatapan mereka pun saling bertemu..


"Permaisuri ada apa ? apa masih ada yang sakit ?" tanya Pangeran Chen membuyarkan lamunan Yue Fei, ia telah selesai mengobatinya dan memperban lukanya.


"Ah, tidak Pangeran. Terimakasih, aku akan beristirahat.." ucap Yue Fei gugup..

__ADS_1


"Baiklah, aku akan tidur di kursi. Jika butuh apa apa kau bisa meminta bantuan ku.." ucap Pangeran Chen lembut, ia membenarkan selimut Yue Fei dan kemudian membaringkan tubuh Yue Fei..


Yue Fei pun menatap Pangeran Chen yang begitu lembut menurutnya.


__ADS_2