
"Fandry ...."Teriak mama Fandry saat melihat anaknya akan dibawa ke ruang operasi.
tangis keluarga terdengar begitu memilukan,bagaimana tidak sebentar lagi adalah hari dimana Fandry akan menikah.
tetapi Fandry malah mengalami kecelakaan .
Keluarga Anindya dan keluarga Fandry sangat setuju akan pernikahan mereka, apalagi mama Anindya dengan mama Fandry sudah menjadi sahabat semenjak SMA.
dan papa Anindya merupakan salah satu rekan bisnis pada Fandry.
Anindya belum mengetahui keadaan Fandry sekarang, keluarga Fandry pun sengaja tidak memberi tahu Anindya, karena keadaan Fandry yang masih belum diketahui dengan jelas .
Operasi berlangsung cukup lama,dan Alhamdulillah operasi berjalan dengan lancar.
namun Fandry belum tersadar dari komanya.
membuat keluarga Fandry masih dilanda kesedihan yang mendalam.
pasalnya memang keadaan Fandry semakin memburuk..
"Bangun nak,besok lusa kamu akan menikah. Kamu tidak kasihan dengan Anindya "ucap Mama Fandry sambil menangis..
Keluarga Fandry setia menunggu , sampai malam pun tiba..
Fandy duduk di sebelah Adiknya itu, dia tidak pernah menyangka, kejadian ini akan menimpa adiknya dua hari sebelum pernikahan nya..
Tiba-tiba jari jari Fandry bergerak.
sedikit sedikit dia membuka matanya.
Fandy yang melihat itu langsung teriak memanggil mama papanya..
"Ma,pa Fandry sadar.."Ucap Fandry sambil teriak.
Mama dan papa Fandry pun langsung memanggil dokter untuk memeriksa keadaan Fandry..
__ADS_1
"Kak,aku titip Anindya ya aku sudah tidak kuat lagi. Tolong jaga Anindya untuk aku kak "Ucap Fandry perlahan..
"Kamu bicara apa Fandry,kamu pasti akan sembuh "jawab Fandy tegas..
"Enggak kak,aku tidak kuat lagi.
kakak harus mengganti kan posisi ku untuk menikahi Anindya "Ucap Fandry dengan suara terjeda jeda.
"Cintai Anindya seperti aku mencintai nya kak,aku mohon padamu "Kata Fandry memohon sembari memberikan kotak cincin..
detak jantung Fandry semakin melemah dan dia sangat kesulitan bernapas.
Fandy panik dan dan dia langsung teriak memanggil dokter.
Dokter tiba bersama mama dan papa Fandry, secepatnya dokter memeriksa kondisi Fandry..
Dokter yang sudah selesai memeriksa Fandry dengan di dampingi susternya langsung melepas semua alat yang ada ditubuh Fandry.
Papa Fandry yang panik melihat alat dilepas dari tubuh Fandry pun marah.
"Maaf bapak ibu,anak ibu sudah tidak ada "Jawab dokter itu dengan pelan.
"Enggak pa Enggak,Fandry bangun nak bangun Fandry ini mama sayang"ucap Mama Fandry histeris..
Sadar atau tidak sadar bahwa Fandry sudah tenang di alamnya.
dia sudah tidak merasakan sakit lagi.
apalagi memang dia menderita leukimia stadium akhir..
Kini Fandy sedang dilanda bingung, bagaimana dia akan menikah dengan kekasih adiknya itu, bagaimana dia akan bicara dengan kedua orang tua nya..
Setelah Pemakaman Fandry, Fandy menceritakan tentang apa yang harus dia lakukan karena wasiat adiknya itu.
Kedua orang tua nya terkejut.
__ADS_1
tapi ada benarnya juga.
pernikahan mereka tidak bisa di batalkan.
mengingat kedua orang tua mereka adalah orang berpengaruh di dunia bisnis.
reputasi keluarga keduanya akan hancur dalam sekejap..
Akhirnya mama Anindya menyetujui nya..
"Mama setuju sayang ini demi kebaikan Kita bersama" ucap Mama Fandry..
Fandy sangat bimbang,dia melihat sendiri bagaimana Fandry menghembuskan nafas terakhirnya..
Apalagi Fandry sudah meminta kepada saudara kembar nya itu untuk mengganti kan dia di pernikahan nya nanti.
Akhirnya Fandy menyetujuinya karena besok adalah acara pernikahan nya..
Kedua orang tua Fandy pun langsung menghubungi Mama Anindya..
dia menceritakan semuanya.
mama dan papa Anindya pun sangat terkejut.
Bagaimana bisa calon menantu mereka sudah tiada tapi mereka tidak tahu sama sekali.
Mama Fandy meminta kedua orang tua Anindya tidak membicarakan hal ini kepada Anindya..
Karena mereka fikir dengan begitu pernikahan mereka tidak akan dibatalkan.
apa kata mereka nanti jika pernikahan tidak jadi di laksanakan..
lalu bagaimana reaksi Anindya nanti ya??
apa dia akan terkejut melihat siapa yang akan menikahinya???
__ADS_1
Jangan lupa like coment dan dukung author dengan vote ya😍🤗