Pernikahan Semu

Pernikahan Semu
Fandy Akan Pulang


__ADS_3

Aurel sebenarnya sangat lelah dengan sikap kasar Fandy,tapi dia juga sangat mencintai Fandy.


"Sakit bey, apa kamu tidak bisa kalau tidak kasar seperti itu"ucap Aurel sambil meringis kesakitan.


Fandy yang mendengar ucapan Aurel pun langsung melepas kan cengkraman nya.


"Lain kali aku ngga mau kamu seperti itu lagi" Ucap Fandy tegas.


"Iya iya"balas Aurel pasrah.


Tak lama setelah mereka berbincang bincang,Aurel pamit untuk pulang.


seperti nya dia sedang terburu buru.


"Bey,aku pulang dulu yah aku ada janji nih sama sahabat aku"Ucap Aurel sambil mengambil tasnya.


"Kenapa buru buru sekali, biasanya juga kamu nginep"Jawab Fandy.


"Maaf ya Bey,hari ini aku masih ada janji"Balas Aurel sambil berjalan ke depan.


"Aku antar yah"Ucap Fandy.


"Ah ngga usah Bey aku sudah pesan taksi"Tolak Aurel lembut.


Tak lama kemudian, taksi yang di pesan Aurel pun sudah tiba dia langsung menghampiri taksi tersebut.


Setelah beberapa menit, Aurel telah sampai di sebuah taman.


disana sudah ada seseorang lelaki dengan tubuh yang cukup tinggi dan tampan sedang duduk di kursi dekat taman.


Aurel terlihat sedang menghampiri lelaki tersebut.


Mereka berpelukan layaknya seorang kekasih.

__ADS_1


Entah apa hubungan mereka tapi yang pasti mereka terlihat begitu mesra.


Di lain tempat,Anindya sedang berbaring di tempat tidur.


dia sangat bingung dengan sikap Fandry.


Fandry yang dia kenal tidak seperti yang dia kenal saat mereka masih pacaran.


"Ada apa ya dengan Fandry"


"Apa aku melakukan kesalahan sampai dia bersikap seperti ini dengan ku"


"Kenapa aku melihat dia sangat berbeda,bahkan dari postur tubuh nya sudah sangat beda sekarang"


"Apa dia sudah tidak mencintai ku ya"


Banyak sekali pertanyaan pertanyaan yang ada di dalam benak Anindya.


dia tidak pernah menyangka kekasih yang di cintai nya akan secepat ini berubah.


Dia berniat menghubungi nomor suaminya itu. Ponsel berdering menandakan bahwa sang pemilik handphone masih menyalakan koneksi nya.


Tak lama kemudian, sambungan itu pun terhubung.


Fandy sudah mengangkat telepon dari Anindya, entah kenapa dia begitu senang mendapat telepon dari Anindya.


Mungkin Karena Mood nya sedang bagus.


"Halo". Ucap Fandy Mendahului.


"Iya halo sayang, Bagaimana kabarmu disana". Jawab Anindya Semangat.


"Aku baik baik saja, bagaimana kabar mu". Tanya Fandy kepada Anindya.

__ADS_1


"Aku juga baik,kamu sudah makan". Balas Anindya.


"Sudah,Besok aku pulang". Ucap Fandy singkat.


Anindya yang mendengarnya sangat bahagia.


Tapi dia juga bingung, pasalnya suami nya pernah bilang kalau dia baru pulang minggu depan.


Akhirnya diapun bertanya kepada suaminya.


"Bukankah kamu baru bisa pulang minggu depan ya" Ucap Anindya karena bingung.


"Apa kamu tidak senang kalau aku pulang,yasudah aku tidak usah pulang".


Jawab Fandy Jutek.


"Ah bukan seperti sayang ,Baiklah aku akan menunggu mu". Ucap Anindya tersenyum.


Fandy sudah bisa pulang besok, karena dia sudah menyelesaikan pekerjaan nya.


Setelah sambungan telepon nya terputus,Anindya segera bergegas pergi ke Apartemen Fandy.


Dia ingin membersihkan Apartemen nya, karena memang sudah lama tidak ia tinggali.


********


Beberapa menit kemudian, Anindya sudah sampai di Apartemen suaminya,dia sangat rindu dengan tempat itu.


Setelah itu dia langsung membersihkan semua ruangan, seperti mengepel lantai,mengelap kaca dan merapikan tempat tidur.


Anindya melakukan ini karena dia ingin suaminya nyaman saat sudah sampai di Indonesia.


Sudah dulu ya Readers 😍

__ADS_1


nnti kalau sudah tidak sibuk up yang banyak ya🤗


__ADS_2