
Waktu begitu cepat berjalan,tak terasa sudah 1 bulan Anindya menjalani hari hari nya tanpa Irfan.
Tapi kelihatannya Anindya terlihat begitu bahagia. Ada apa yaa....
Dari kejauhan Mentari melihat sepasang sejoli sedang bermesraan di taman sambil bercanda ria..
Ingin rasanya Mentari menghampiri mereka,tapi ia tidak melanjutkan niatnya karena takut mengganggu kebahagiaan yang telah terjadi saat ini.
" Kamu cantik sekali hari ini Anindya "ucap Fandry dengan tulus.
" Ah kamu ini bisa saja Fan,kamu saja yang sedari dulu tidak pernah mengakui kalau aku ini cantik "jawab Anindya dengan bercanda..
"bukan itu nin,seperti nya karena kamu memakai baju pemberian dariku makanya kamu terlihat cantik "ucap Fandry dengan gelak tawanya..
"jadi maksud kamu kalau aku tidak pakai baju pemberianmu,aku terlihat jelek "tanya Anindya sambil cemberut..
Fandry tertawa terbahak bahak melihat tingkah Anindya yang begitu menggemaskan.
Rasanya ingin sekali dia mencubit pipi Anindya..
Kemudian Fandry langsung memeluk tubuh Mungil Anindya..
"Biarkan aku tetap seperti ini Anindya "ucap Fandry sembari menatap Anindya..
"Iya Fan aku pun ingin terus bersamamu "
balas Anindya memejamkan matanya.
Mereka pun hanyut dalam perasaan mereka masing masing. Tanpa mereka sadari mereka tengah berpelukan di sebuah taman yang mana ramai orang berlalu lalang.
Tak lama mereka pun saling melepas kan pelukan mereka,padahal Fandry ingin lebih lama lagi memeluk Anindya..
"Ciye Ciyeee Anindya.."Ucap seseorang dari belakang.
Anindya kaget begitupun dengan Fandry,wajah Anindya seketika memerah menahan malu karena sahabat nya telah mengetahui kalau dia sedang berkencan.
"Mentari.." ucap Anindya.
__ADS_1
Mentari tersenyum melihat mereka..
Ia bisa melihat ketulusan cinta Di mata keduanya.
"Sudah lah tidak usah malu Anindya"kata Mentari dengan lembut.
"Aku ini sahabat mu, kamu tak perlu sungkan "ucap Mentari dan tersenyum.
Sebenarnya Anindya dan Fandry belum menjalin hubungan,Namun mereka sama sama nyaman dengan keduanya.
jadi biarlah waktu yang menjawab semuanya..
Drttt.... Drttt...
Suara ponsel Fandry berdering.
π Fandry : Hallo...
π Arga : Iya hallo Fan, aku segera kesana ada sesuatu yang akan aku bicarakan.
kamu kirim lokasi sekarang ya.
Fandry mematikan sambungan teleponnya. Ia segera mengirim lokasinya sekarang kepada Arga.
Arga adalah kakak sepupu Fandry 3 tahun lebih tua dibandingkan Fandry.dia adalah orang kepercayaan papa nya untuk membantu perusahaan nya di luar negeri.
Kebetulan memang kemarin dia sudah kembali ke Indonesia,dan sudah memberi tau Fandry bahwa dia ingin membicarakan sesuatu..
Beberapa menit kemudian Arga sudah sampai di alamat yang di kirim oleh Fandry..
(Loh itu bukannya Mentari ya Anak nya ibu Melli yang pernah membantu ku saat aku jatuh dulu).Ucap Arga dalam hatinya saat melihat mentari.
Flashback on
pukul 10.00 Arga kembali dari kampus nya.
saat itu dia masih kuliah dan mentari masih sekolah SMA.
__ADS_1
saat itu dia melajukan motornya dengan kecepatan normal,dari sisi lain ada seorang pengendara mobil yang kehilangan kendali nya karena rem blong.
Arga sudah menghindar,namun sialnya mobil itu menyentuh kaca spion motor milik Arga.
akhirnya Arga pun jatuh, untung nya dia hanya memar dan tidak luka parah.
Mentari dan ibunya melihat Arga yang sudah terjatuh langsung berusaha membantu nya.
Akhirnya mereka membawa Arga kerumah mentari dan mengompres memar di tangan dan pipinya itu.
Flashback off
Arga mendekati Mentari,kemudian menyapa nya. Ia senang bisa bertemu kembali dengan mentari..
"Hai mentari,apa kamu masih mengingatku "tanya Arga sambil menatap Mentari.
"Hai kak Arga,ini benar kamu "ucap Mentari tak percaya.
"Iya ini aku tari,senang bisa bertemu kamu kembali" Ucap Arga dengan tersenyum menatap Mentari..
Fandry Alza Putra
Anindya Putri Wijaya
Mentari Syafitri
Arga Ferdinan
Kira kira Visual nya seperti itu ya teman temanπ€π€
__ADS_1
kalau kurang tepat kalian bisa ngebayangin siapa aja yang menurut kalian cocok πβ€οΈ