
Setelah kurang lebih tiga puluh menit kaki Rangga di terapi akhirnya kini telah selesai dan kini Dokter Arya menyuruh Rangga untuk berdiri.
"Coba berdiri pak" Ucap Arya kepada Rangga yang masih terduduk.
Perlahan lahan Rangga menegakan dirinya untuk berdiri, dan sekarang dirinya telah berdiri tegak tanpa merasakan sakit di kakinya.
"Kiran! aku sudah bisa berdiri!" Teriak Rangga lalu memeluk erat Kirana.
"Alhandulillah mas, tapi mas lepasin dulu ada Arya disini" Bisik Kirana ke samping telinga Rangga.
"Mengapa kita harus malu sama Arya? kamu kan istriku" Ucap Rangga.
"Istri? Mas Rangga sudah memanggilku istrinya? apakah ini mimpi belaka? ataukah ini hanya karena dihadapan Arya?" Gumam hati Kirana.
"Baik lah jika begitu saya ijin pergi ya bu pak" Ujar Arya lalu pergi meninggalkan rumah Rangga.
Tak ada hentinya Rangga begitu kegirangan melihat kakinya yang sudah tidak sakit lagi. Dirinya begitu senang dan dirinya bisa beraktifitas seperti dulu kala.
__ADS_1
"Makasih ya Kiran, kamu sudah merawarku dengan baik sampai aku bisa sembuh kembali" Ucap Rangga lalu mencium kening Kirana.
"Ini semua bukan sebab aku Mas, ini semua sudah rahasia Allah untuk kamu. Kamu hanya butuh menjalaninya saja" Ucap Kirana lalu melebarkan senyumannya ke arah Rangga.
"Baiklah aku sudah janji jika aku sembuh, aku akan mencarikan Asisten Rumah Tangga biar kamu tidak usah cape cape lagi" Ucap Rangga lalu tersenyum.
Lalu Rangga mengambil handphone nya dan membagikan brosur di akun sosial media miliknya.
"Sebaiknya tidak usah Mas, aku masih mampu menjalankan semua tugas ku sebagai istri" Ucap Kirana lalu memegang tangan Rangga.
"Kamu hanya tugas sebagi istri, tidak sebagai Asisten" Ujar Rangga dan mencium kening Kirana. Sedangkan Kirana hanya membalas dengan senyuman.
Sesampainya di rumah, Anya hanya bisa menangis dan hanya bisa memikirkan bagaimana dirinya bisa melunasi hutangnya terhadap Ayah Dito.Kini Anya hanya bisa merenungkan dirinya di pojokan kamar.
"Aku harus mencari pekerjaan" Ujar dirinya lalu meraih handphone miliknya dan berencana mencari pekerjaan.
Tak sengaja dirinya melihat brosur yang dikirim Rangga di sosial media miliknya.
__ADS_1
"Rangga butuh Asisten? Apakah jika aku melamar disana akan di terima oleh dirinya?" Ucap dirinya.
"Sebaiknya aku bilang sama Kirana aja" Gumam hatinya lalu mengeluarkan handphone nya dari aplikasi tersebut menuju laman chat pribadi dirinya bersama Kirana.
_Rumah Sakit_
"Rangga lagi cari Asisten rumah tangga?" Ucap seorang wanita di rumah sakit.
Dia adalah Kristina atau lebih dikenal oleh Dito dengan sebutan Kristin. Mengapa Kristin bisa mengenali Rangga? apakah dirinya memiliki sangkut paut dengan Rangga? ataukah dirinya adalah seorang sahabat Rangga juga?
"Aku harus melamar menjadi Asisten rumah tangga Rangga. Aku harua balas dendam dengan Rangga dan seorang istrinya" Ucap Kristin lalu tersenyum sinis.
"Tapi bagaimana aku akan menjadi asisten rumah tangga jika nanti Rangga mengenali aku? Dan bagaimana nanti dirinya melihat aku yang telah beberapa minggu kecelakaan pesawat dan tak menemui dirinya?" Ribuan pertanyaan begitu meledak di otak Kristin.
"Apakah aku?-" Ucap nya terhenti lalu dirinya memikirkan misinya untuk menjadi Asisten Rumah Tangga.
"Aku mempunyai ide" Ucapnya lalu tersenyum sendiri didalam ruangan pasien tersebut.
__ADS_1
..._Bersambung_...
AUTHOR BIKIN CHAT STORY BERJUDUL "TUAN MUDA TAMPAN TAPI KEJAM" KALIAN TINGGAL KLIK PROFIL AUTHOR DAN DISITU SUDAH ADA. SEMOGA KALIAN SUKA YA😊 JANGAN LUPA LIKE JUGA YA,,,KARENA NANTI BAKALAN ADA HADIAH BAGI READERS SETIA DI KEDUA KARYA AUTHOR YA😍