
Keesokan harinya, Kirana Anya dan Dito mengikuti sebuah mobil hitam milik Rangga.
_Apartmen_
"Yaudah ayo buruan kita masuk aja"Ucap Anya sudah tidak sabar ingin menangkap basah Rangga dan seorang wanita itu.
"Nanti dulu Nya, kita harus pikir strategi dulu. Jangan sampe mereka liat kita bertiga"Jawab Dito sambil memandangi Rangga dan wanita itu yang sudah masuk kedalam Apartmen tersebut.
"Apaan sih, masuk Apart aja harus ada strategi segala! bingung aku"Ucap kesal Anya.
"Bener yang di bilang Dito Nya, kita harus berhati hati, jangan sampe mereka liat kita bertiga. Dan kini kita bertiga harus memikirkan strategi agar kita tidak ketahuan oleh siapa pun"Sahut Kirana.
"Nah tuh sekarang mereka udah ke ruangan Apart nya mereka. Sekarang kita masuk tanyain sama si mba mba nya aja" Ucap Dito sambil menarik tangan Kirana dan Anya.
___
"Permisi mba, tadi pria dan wanita itu masuk ke Apart nomor berapa ya mba?"Tanya Dito dengan nada bicara yang halus.
"Mohon maaf anda siapanya ya?"Tanya mbak itu.
"Saya Istrinya, dan ini teman teman saya"Jawab Kirana.
"Mohon maaf, tapi bapak tadi bilang istrinya itu yang tadi" Ucap mbak itu membuat Kirana Anya dan Dito terkejut.
"Apa mba?"Tanya balik Kirana karna sontak kaget dengan apa yang di ucapkan seorang penjaga apartmen.
"Iya. Jadi wanita yang dibawa sama pak Rangga tadi itu katanya istrinya" Jawabnya lalu mengakhirinya dengan senyuman.
Saat itu juga tubuh Kirana lemas dan Kirana sudah tidak tahan dengan ini semua. Kirana pernah berpikir untuk mengakhir hidupnya.
"Nama wanita tadi siapa mbak?"Tanya Dito.
"Nama Ibu yang tadi bernama Manda"Jawab Mbak nya.
__ADS_1
"Manda?"Tanya Kirana dan Anya bersamaan sontak kaget saat mendengar nama Manda.
"Iya, Manda Kristina"
"Hah?ko bisa sama ya Kir?"Tanya Anya sambil menatap bola mata Kirana.
"Mungkin hanya kebetulan" Ucap Kirana dengan cara menenagkan dirinya sendiri.
"Ya sudah kalau mbak tidak mau mengasih tahu kita tidak apa apa, sekarang kami pulang saja"Jawab Dito sambil menarik tangan Anya dan Kirana bersamaan.
"Sakit To!"Jawab Anya sambil mengibaskan tangannya.
"Udah ayo buruan!" Ucap tegas Dito kepada Anya.
Akhirnya, mereka bertiga kembali menuju rumah Kirana yang kebetulan agak lumayan jauh dari Apartmen tadi. Dan selama perjalanan, Kirana dan Anya tidak ada hentinya memikirkan nama Manda Kristina.
"Emang ada apa sih dengan nama Manda tadi"Tanya Dito sambil menyetir mobil Avanza itu.
"Mungkin itu hanya kebetulan namanya sama kali Nya"Ucap Kirana menenangkan ungkapan kekesalan Anya.
"Ya gak mungkin dong nama nya persis banget! lagian masa sih namanya kepanjangan dan nama awalnya semirip bangett itu. bahkan bukan mirip, tapi asli sama"Jawab Anya sambil menepuk jok mobil Dito.
"Heh heh heh! nanti jok mobil aku rusak!"Ucap tegas Dito kepada Anya.
"Heheh maaf To. Soalnya aku kesel banget sama si Manda sama si Rangga euhhh" Ucap Anya dengan wajah cemberut dan tak lupa menyimpan kedua lengan nya di depan perutnya.
_Apartmen_
"Sayang, makasih yah kamu udah rela kerja keras dan uangnya buat aku"Ucap wanita itu sambil membelai Rangga.
"Iya sayang apa sih yang enggak buat kamu, aku selalu kerja keras buat kamu asalkan kamu bahagia"Jawab Rangga sambil memeluk wanita itu.
"Tapi kapan kamu nikahin aku?Aku udah gak tahan pengen jadi nyonya besar sesungguhnya di rumah kamu"Gerutu wanita itu membuat Rangga terkejut akan kata kata yang keluar dari mulut wanita tersebut.
__ADS_1
"Nikah? Nanti ya sayang, aku belum dapat semuanya dari Kirana. Aku masih mau bodohin dia sayang" Jawab Rangga.
"Dari dulu kamu pasti bilang nya begitu" Ujar Manda dengan wajah masam.
"Ya aku harus gimana lagi sayang, aku mohon kamu bisa maafin aku yah dan beri aku kesempatan beberapa bulan lagi ya sayang ya" Ucap Manda memohon.
"Usaha sayang, usaha dapetin semuanya dari Kirana"Ucap kesal wanita itu.
"Aku dari dulu juga usaha sayang"Jawab Rangga melepaskan pelukannya.
"Pokoknya kalo kamu gak cerai in Kirana dalam waktu 3 bulan, aku mau kita putus!"Ucap Manda seorang wanita berambut panjang itu.
"Jangan bilang putus putus sayang, aku sayang banget sama kamu"Ucap lirih Rangga kepada Manda seorang wanita selingkuhannya tersebut.
"Bodo, buruan kamu keluar sana! Pulang sekarang cerai in si Kirana!"Ucap Manda sambil mengusir Rangga.
"Lah ko aku di usir, kan ini Apart aku"
"Helllooooo, sekarang Apart ini udah jadi milik aku ya sayang!" Ucap Manda girang dan mendorong Rangga dengan kedua tangannya.
_Kediaman Kirana_
"Ohhhh, jadi gitu! Selama aku gak ada kamu bedua duaan sama cowok lain Kiran!"Ucap seorang pria itu dari belakang Kirana dan Dito dan tanpa harus Kirana membalikan badannya pun dirinya sudah tahu akan suara yang barusan keluar dari mulut seorang pria dibelakangnya.
"Mas Rangga?Kamu pulang mas?"Ucap Kirana sambil menghampiri Rangga.
"Iya! Aku pulang di suguhkan dengan kamu yang sedang selingkuh bersama cowok lain!Aku kompetisi, aku kerja dan kamu enak enakan sama cowok lain gitu?!"Ucap tegas Rangga.
"Ada gue disini Rangga!"Ucap wanita itu terdengar jelas membuat Kirana kaget dengan suara itu.
..._...
...Bersambung_...
__ADS_1