
"Anya!" Ucap seorang wanita memanggil nama Anya yang sontak membuat Anya kaget.
Saat itu juga, tangan Anya yang sudah berada di depan handphone Manda itu kini sudah beralih kepada satu gelas minuman dingin miliknya.
"Sedang apa kamu? ko pegang pegang handphone aku sih" Tanya Manda kepada Anya.
"Hah? Ini euu lagi minum Mand" Jawab Anya dengan gugup lalu meminum minuman dingin miliknya.
"Eh mendingan sekarang kita pulang aja deh Nda, udah malem soalnya" Ucap Anya sambil membereskan bajunya lalu berdiri.
"Lah? Kan ini masih banyak makanannya Nya mubazir loh kalau gak dimakan" Jawab Manda.
"Yaudah lah gapapa, ntar bapak aku marah kalo malem pulangnya. Kamu tahukan sikap bapak aku ke aku kaya gimana?" Ucap Anya sambil menarik tangan Manda keluar dari cafe tersebut.
Kini mobil milik Manda itu sudah melaju jauh dari cafe tersebut, dan kini mereka sedang berbincang memikirkan masa lalunya mereka berdua saat tengah duduk di bangku SMA.
"Nama pacar kamu siapa sih Nda?" Tanya penasaran Anya sambil ingin memastikan yang sebenarnya kepada Manda
"Nanti juga kamu tahu Nya" Jawab Manda sambil tidak henti menyetir mobil miliknya.
_Kediaman Dito_
"Sekarang Anya udah pulang belum yah? Kalo dia di gangguin preman gimana?"Gerutu hati Dito ketika merebahkan tubuhnya di kasur miliknya.
"Ahh, yasudahlah buat apa aku memikirkannya" Sambung dirinya sendiri sambil membuang pikirannya terhadap Anya.
Setelah itu, Dito memejamkan matanya sambil merebahkan tubuhnya di kamar miliknya. Dito berusaha untuk melupakan pikiran itu, namun rasanya susah sekali hilang pikiran itu terhadap Anya.
__ADS_1
"Ahh ko gak bisa lupa sih" Geram Dito sambil terbangun dari tidurnya itu.
"Yasudahlah aku telfon saja" Ucap Dito lalu mengambil handphone miliknya.
"Nomor yang anda tuju, tidak aktif" Alih alih suara Anya yang keluar dari handphone miliknya, suara itu yang keluar dari handphone milik Dito.
"Ko gak aktif? Jangan jangan dia kenapa kenapa lagi" Ujar Dito dengan sangat cemas.
"Yasudahlah, biarkan saja" Ucap Dito sambil merebahkan tubuhnya kembali, lalu menutup matanya kembali.
_Kediaman Anya_
"Gak mau masuk dulu gitu Nda?" Tanya Anya kepada Manda yang masih di dalam mobil.
"Engga Nya makasih" Jawab Manda di dalam mobil.
"Sama sama Nya" Ucap Manda lalu pergi melambaikan tangan kepada Anya yang sudah berada di depan rumahnya itu.
_Kediaman Kirana_
"Hallo, apakah betul ini dengan Ibu Kirana istrinya Bapak Rangga?" Tanya seorang wanita di sebrang telfon.
"Iya, dengan siapa ya ini?" Tanya heran Kirana karna yang menelfon adalah suara wanita.
"Saya dari pihak rumah sakit ingin memberi tahu bahwa suami ibu mengalami kecelakaan"
"Apa? Kecelakaan?" Tanya Kirana lemas melepaskan telfon genggam miliknya.
__ADS_1
"Iya bu, saya minta ibu untuk segera ke rumah sakit ya bu" Ujar Seorang wanita yang mengaku suster dari Rumah sakit.
"Iya dok iya" Jawab Kirana sambil mematikan telfonnya lalu ia berencana untuk meminta bantuan kepada Dito.
_Kediaman Dito_
Kini saat nya Dito tidur, sekarang Dito sudah mematikan lampu kamarnya lalu merebahkan tubuhnya di kasur empuk itu dan menutup matanya.
*Tringgg Tringgg*
Suara itu terdengar jelas dari pinggir kuping Dito membuat Dito yang sudah tidur itu terbangun kembali lalu mengambil handphone miliknya itu.
"Hallo?" Tanya Dito dengan nada lemas baru bangun.
"Halo To? kamu lagi apa?" Tanya Kirana kepada Dito di sebrang telfon.
"Lagi mau tidur nih Kir emangnya ada apa kamu menelfon aku? tumben banget" Jawab Dito masih dengan mata yang menutup.
"Rangga kecelakaan sekarang ada di Rumah Sakit" Ujar Kirana.
"Hah? Kecelakaan?" Tanya Dito kaget langsung terbangun dari tidurnya lalu membuka matanya.
"Iya kamu bisa bantu aku antar ke Rumah Sakit nggak?" Tanya Kirana dengan memohon.
"Bisa dong Kir, Aku sekarang ke rumah kamu ya" Ucap Dito langsung menggunakan jaket hitam lalu pergi menuju rumah Kirana untuk menjemput Kirana.
..._Bersambung_...
__ADS_1