Pernikahan Yang Tak Dirindukan

Pernikahan Yang Tak Dirindukan
Wanita Misterius


__ADS_3

Keesokan harinya, Kirana beranjak dari tempat tidurnya lalu ia pergi dan berencana untuk berjalan jalan bersama Anya untuk menenangkan dirinya dan ingin merefresh pikiran nya.


Saat itu, Anya dan Kirana berjanjian untuk bertemu di salah satu cafe ternama di sebuah kota tersebut. setelah beberapa menit Kirana menunggu kedatangan Anya, akhirnya Anya datang bersama Dito, meskipun Kirana tidak ingin mengajak Dito, dan meskipun Kirana hanya ingin curhat kepada Anya, namun apa boleh buat jika Dito sudah berada di cafe tersebut?


Tiga kursi duduk itu di tempati oleh Kirana, Anya, dan Dito. Mereka memesan beberapa cemilan atau makanan ringan dan memesan minuman.Lalu mereka bercanda tawa di atas meja itu, dan membuat Kirana lupa dengan masalahnya.


Anya dan Dito adalah sahabat Kirana yang benar benar selalu ada ketika Kirana sedang dalam Kesulitan dan Kesenangan. Mereka tidak pernah melupakan satu sama lain.


Setelah beberapa menit mereka bertiga makan, minum, dan curhat. Anya Dito dan Kirana pun melangkahkan kaki nya untuk menuju jalan parkiran.


Namun tanpa sengaja saat itu Kirana melihat seperti mobil suaminya yang sedang parkir di arah yang sama dengan mobil Dito.


"Nya! Bukan nya itu mobil Rangga?" Tanya Kirana kepada Anya.


"Lah iya, itu kan mobil suami kamu!"Jawab Anya sambil mengamati plat nomor mobilnya.


"Lah? Ko bisa? Katanya lagi di Bali" Tanya Dito kepada Anya dan Kirana yang sedang mengamati mobil tersebut.


"Udah udah dari pada kita banyak bac0t, mendingan sekarang kita ngumpet dulu, jangan jangan Rangga lagi sama selingkuhannya!"Ujar Anya sambil menarik tangan Dito dan Kirana.


Tak lama dari itu, Rangga membukakan pintu mobilnya dan mempersilahkan keluar kepada seorang wanita putih, tinggi dan berambut panjang. Wanita itu menggunakan baju dress warna hitam, sepatu hak tinggi, tak lupa ia menggunakan kacamata hitam dan masker hitam.


"Itu siapa sih Kir?ko pake baju item item kaya mau ke orang meninggal"Ujar Anya dengan penuh kesal kepada wanita tersebut.


"Udah udah mendingan sekarang kita gak jadi pulang, kita masuk terus kita selidiki aja suaminya si Kirana!"Ucap Dito kepada Kirana dan Anya.


"Aku setuju"Jawab Anya. "Kir ko lu diem aja sih?" Sambung Anya.

__ADS_1


"Bentar, dari postur tubuh itu perempuan sih aku kaya kenal"Ucap Kirana.


"Lah mana mungkin sih Kir! Gak mungkin Rangga selingkuh sama kenalan kamu! kalau memang betul itu orang yang kamu kenal berarti si Rangga cari mati dong sama kamu"Ucap Anya.


Saat Rangga dan seorang wanita itu memasuki cafe tersebut, Dito Kirana dan Anya pun mengikutinya melewati pintu yang satunya lagi. Lalu mereka duduk berpisah, saat itu Kirana dan Anya duduk di bagian belakang sedangkan Dito duduk di meja yang lebih dekat dengan Rangga, karna kebetulan Rangga tidak begitu mengenal Dito.


"Sayang, kamu mau minta apa lagi sama aku? Mobil kan udah, trus kamu minta beliin baju yang banyak juga udah, sekarang jalan jalan juga udah. Hah?kamu mau minta apa lagi?"Tanya Rangga kepada seorang wanita yang masih misterius.


"Aku mau Apartmen"Jawab wanita itu sambil membelai tangan Rangga.


"Hah?"Ucap Rangga sontak terkejut mendengar ucapan wanita itu.


"APARTMEN sayang, kamu bisa kan beliin aku Apartmen?"Ujar seseorang wanita itu sambil tak berhenti membelai Rangga dengan wajah yang tertutup oleh kacamata dan masker.


"Apartmen Sayang? Itu sih gampang lah mau kapan? kamu mau kapan?bulan depan?minggu depan?bahkan besok?aku jabanin kemauan kamu"


"Mampus gue, mana ada duit buat beli Apartmen" ucap batin Rangga.


"Sayang! bisa kan?"Tanya kembali wanita itu dengan nada tegas dan membuka kacamata nya.


"Itu itu, kaca mata nya dibuka...ayo dong masker nya sekaliannnn"Ucap Kirana dengan girang, karna semua pendustaan Rangga dan selingkuhannya akan segera terbuka.


"Heh, sayang i iya iya bisa ko"Jawab Rangga dengan gugup.


Setelah Rangga selesai makan, Wanita itu belum juga membuka maskernya, dia tidak makan dan dia tidak minum mungkin karna ia takut tubuhnya yang langsing itu akan seketika hilang, karna menurut dia tubuhnya itu adalah infestasinya.


Tak lama dari Rangga selesai makan, Rangga dan seorang wanita misterius itu menaiki mobilnya kembali lalu pergi meninggalkan cafe tersebut.

__ADS_1


"Tadi kamu denger apa aja To?"Tanya Anya kepada Dito.


"Tadi, si cewek itu minta Apartmen sama si Rangga!"


"Apartmen?"Tanya Kirana dan Anya dengan nada yang kaget.


"Iya, dan besok Rangga bakalan beliin apartmen buat si wanita itu!"Ucap Dito.


"Bagaimana dirinya bisa membelikan apartmen? dirinya saja tidak pernah memberiku uang"


"Oke oke, tadi kamu denger gak? Beli apartmen nya dimana?"Tanya Anya kepada Dito sambil mengelus punggung Kirana.


"Aku gak tau sih, soalnya mereka gak ngomongin beli nya dimana"Ucap Dito dengan tawa kecil di akhir obrolan.


"Lah trus gimana kita bisa tau?"Tanya Kirana.


"Gak tahu lah,"Jawab Dito.


"Yaudah pokoknya besok kita harus pergi mencari Apart yang mana yang bakalan Rangga beli"Ucap Anya melontarkan ide nya.


"Caranya gimana?"Tanya Dito dan Kirana secara bersamaaan.


"Pokoknya aku punya ide, besok pokoknya kita kumpul lagi di rumah Kiran oke!"Ujar Anya.


"Terserah kamu aja dah"Ucap Kirana menjawab Anya.


...-Bersambung-...

__ADS_1


__ADS_2