
Sean yang sudah di ijinkan ikut dengan Beby,wajah Sean berubah sumringah.Saga bisa melihat nya,kalau Sean sangat bahagia bersama Beby.
Apa yang di lakukan wanita ini ke Sean,kenapa Sean bisa dekat dengannya.Padahal dia orang asing yang baru saja Sean kenal,dan herannya kenapa dia memanggil Momy.
Di ruangan pantry terdengar gelak tawa dari anak laki-laki berumur empat tahun.Beby dan Nana sedang menceritakan hal lucu yang membuat Sean ketawa.
Teman teman Beby juga tidak merasa terganggu dengan kedatangan Sean justru Sean membuat mereka senang dengan jelotehan Sean.
Mereka sampai lupa waktu kalau hari sudah mulai siang,kini sudah menunjukkan jam istirahat.Perut Sean bunyi menandakan si cacing ingin makan.
" Sean lapar sayang " Tanya Beby
" Iya mom,Sean lapar ingin makan " Ucap Sean mengelus perutnya yang merasa lapar
" Ya udah yuk makan,bareng momy sama teman-teman momy di sini " Ucap Beby
" Apa boleh mom " Ucap Sean
" Boleh dong sayang,tapi kamu harus ijin sama Dady dulu " Ucap Beby
Beby takut dimarahin kalau ia mengajak makan Sean tidak ijin ke Saga terlebih dahulu.
" Okey mom,Sean ke Dady dulu ya mom.Tunggu aku mom " Ucap Sean lari ke ruangan Saga
" jangan lari Sean,nanti jatuh " Teriak Beby mengingat untuk tidak lari
" Hehehe iya mom " Ucap Sean berhenti lari
" Dady...." Teriak Sean masuk ke ruangan Saga
Kebetulan Saga yang sedang fokus ke laptopnya mendengar suara Sean,ia mengehentikan aktifitas sebentar .
" Iya Son ada apa " Tanya Saga yang sudah mengendong Sean
" Sean ingin makan bareng momy Dady,apa boleh " Tanya Sean
"Makan dimana " Tanya Saga
" Di dapur " Ucap Sean maksud dari dapur itu pantry
" Makan apa " Tanya Saga
" Gak tau,momy gak bilang mau makan apa sama Sean " Ucap Sean jujur
" Hemm,ya udah Dady pesan makanan dulu.Kamu tunggu disini ya " Ucap Saga
__ADS_1
" Tapi Sean ingin sekarang Dady,pasti momy sudah menunggu" Ucap Sean merengek digendong Saga
" Iya Son,kamu sabar bentar lagi makanya sampai ko.Nanti bawa ke momy ya " Ucap Saga
" Okey Dady,tapi Sean gak bisa bawa sendiri Dady takut tumpah " Ucap Sean
" Nanti Dady pantu bawain " Ucap Saga
" Makasih Dady " Ucap Sean mencium pipi Saga
Lima menit kemudian Bram masuk ke ruangan Saga, membawa kantong plastik berisi makanan yang Saga pesan.
" Ini Bos pesanannya " Ucap Bram memberikan Katong plastik ke Saga
" Makasih,kamu boleh keluar " Ucap Saga
" Iya Bos,saya permisi dulu " Ucap Bram keluar dari ruangan Saga
" Makanannya sudah datang " Ucap Saga
" Ya udah yuk Dad,ke momy pasti sudah nungguin Sean " Ucap Sean mengambil satu kantong dan ia langsung pergi tanpa menunggu Saga
Sean berlari ke arah Beby,yang sudah menunggu kedatangan Sean.
" Sean ke apa lama sekali,kamu tidak apa apa " Tanya Beby sedikit cemas karena Sean terlalu lama padahal cuma meminta ijin
" Gapapa mom,ini Sean bawa makanan buat momy " Ucap Sean menunjukkan kantong kresek ke Beby
" Jadi tadi Sean beli makan dulu, makanya lama " Tanya Beby
" Bukan Sean yang beli mom,tapi om Bram " Ucap Sean
" Siapa om Bram " Tanya Beby
" Temanya Dady " Ucap Sean
" Beby jadi gak " Tanya Nana
" Ee ja...." Belom Sempat Beby berucap
Nana dan teman lainnya menunduk,Beby yang bingung mengerutkan keningnya.
" Kalian kenapa,ko pada nunduk " Tanya Beby bingung
" Siang pak " Ucap Mereka kompak
__ADS_1
Beby langsung melihat ke arah depan,dan ternya ada Dady nya Sean.
" Hem " dehem Saga
" Ini Son " Ucap Saga
" Letakan disitu Dady " Ucap Sean
Saga meletakan kantong kresek dan langsung pergi tanpa mengucapkan satu kata pun.
Jadi anak kecil ini, anaknya pak Saga " Batik Nana melihat ke arah Sean
" Yuk mom makan,Sean udah laper " Ucap Sean
" Ya udah yuk " Ucap Beby
" Beb, sepertinya kita perlu bicara " Ucap Nana
" Bicara apa " Tanya Beby
" Nanti setelah makan " Ucap Nana
" Iya " Ucap Beby
Beby menyuapi Sean sangat telaten seperti ibu yang sedang menyuapi anaknya.Karena makanan yang dibawa Sean sangat banyak,Beby menyuruh teman kerja untuk makan bersama.
Lumayan kan dapet makanan gratis dan gitu enak pula.Rejeki anak Sholeh, setelah selesai makan Beby menyuruh Sean untuk kembali ke ruangan Saga karena Beby akan mulai pekerja lagi.
" Sean sayang,momy mau kerja Sean ke Dady yah " Ucap Beby
" Gak mau Sean ingin sama Momy " Ucap Sean menolak
" Momy kan mau kerja sayang,nanti kalau kerjaan momy dah selesai Sean boleh main sama Momy lagi " Ucap Beby
" Hemm,ya udah.Nanti Sean kesini lagi " Ucap Sean dengan lesu
Sean pun pergi ke ruangan Saga dengan wajah cemberut.Saga yang melihat anaknya cemberut ia menghampiri Sean yang sedang berbaring di atas sofa.
" Kamu kenapa Son " Ucap Saga di samping Sean
" Momy dad " Ucap Sean
" Momy kenapa " Tanya Saga
" Momy lebih memilih kerja,dari pada main sama Sean Dad " Ucap Sean dengan bibir ditekuk
__ADS_1