Pesona Duda

Pesona Duda
15


__ADS_3

Bi Ima yang melihat Tuan nya tersenyum yang pertama kalinya,setelah kehilangan mantan istrinya.Bi Ima merasa senang dan berharap Tuan nya akan mendapatkan kebahagiaan.


Ditambahkan lagi melihat pemandangan yang indah ini.Mereka seperti keluarga kecil yang bahagia.


Mungkin kedatangan Beby akan membuat ayah dan anak itu merasakan kebahagiaan.Akan membuat hari hari mereka berdua penuh dengan warna.


" Son sekarang makan terus berangkat " Ucap Saga


" Iya Dad " Ucap Sean


Beby yang akan berencana untuk pulang, soalnya ia juga hari ini harus kerja.Tidak mungkin dia berangkat kerja tidak mandi terlebih dahulu.


" Pak saya permisi pulang dulu " Ucap Beby


" Momy ko pulang,gak ngantar Sean ke sekolah" Tanya Sean


" Eee maaf momy harus pulang,kan momy harus kerja " Ucap Beby


" Momy gak usah berangkat kerja aja, nemenin Sean sekolah" Ucap Sean


" Maaf momy gak bisa,lain kali aja yah " Ucap Beby


" Ya udah " Ucap Sean lemas


" Jangan sedih dong sayang,momy janji kalau momy ada waktu momy akan antar Sean sekolah giamana " Bujuk rayu Beby


" Beneran ya mom " Ucap Sean


" Iya sayang, sekarang momy pulang dulu yah " Ucap Beby


" Iya mom, hati-hati" Ucap Sean


" Iya,pak saya pulang dulu " Ucap Beby membungkuk


" Hem " Saga menjawab dengan deheman


Beby pun langsung keluar dari rumah itu,ia pulang menggunakan ojek online karena semalam dia kesini bersama Saga.


Sedangkan Saga tidak memberikan tawaran untuk mengantarnya pulang.Bukanya ini tanggung jawab Saga yang sudah mengajak dia kesini tapi Beby pulang sendiri.Dasae duda tidak peka.


Ojek online yang dipesan baby sudah datang,dan ia langsung meluncur untuk sekarang masih jam enam jadi masih ada waktu untuk Beby pulang dan mandi.


Beby yang sudah sampai di kontrakan ia langsung masuk dan mandi.Karena dia harus berangkat kerja,ia tidak mau terlambat masuk.


Kebetulan Zea yang belum berangkat,dan melihat Beby sudah pulang ia pun terbangun dari tidurnya.


" Sudah pulang " Tanya Zea


" Sudah aku mau mandi,terus berangkat " Ucap Beby


" Semalem kamu tidur disana " Tanya Zea

__ADS_1


" Iya semalem aku ketiduran" Ucap Beby yang sudah masuk ke kamar mandi


" Tidur sama atasan kamu " Tanya Zea


" Ya gak lah,gila aku tidur sama dia " Ucap Beby


" Siapa tau,tidur bareng " Ucap Zea menggoda Beby


" Kamu suka sama dia " Tanya Zea di depan pintu kamar mandi


" Siapa " Tanya Beby


" Atasan kamu " Ucap Zea


" Pak Saga,gak mungkin lah aku suka sama dia Ze.Aku sama dia tuh bagaikan langit dan bumi " Ucap Beby


" Sangat susah untuk menggapainya " Timpal Beby


" Tapi kalau sudah jodoh,mau bagaimana pun akan bisa menyatu Beb " Ucap Zea


" Kenapa bahas dia sih " Ucap Beby


" Ya karena benasaran aja kau.Apa lagi anaknya sangat dekat dengan mu " Ucap Zea


" Aku juga tidak tau,kenapa Sean selalu ingin menempel kepada ku " Ucap Beby


" Mungkin ada ikatan batin kamu dengan Sean " Ucap Zea


" Ikatan batin tidak harus keluarga atau orang tua Beb " Ucap Zea


" Sudah sudah gak usah bahas lagi, minggir aku mau keluar " Ucap Beby yang sudah selesai mandi dan sudah rapi mengenakan baju kerja


" Sarapan dulu baru berangkat " Ucap Zea


" Gak sempet,aku sarapan disana aja.Aku berangkat dulu " Teriak Beby


" Okey " Teriak Zea


Beby berangkat menggunakan sepeda motornya.Beby mengendarai dengan kecepatan sedikit kencang karena jam sudah menunjukkan angka tujuh.


Beby yang sudah sampai di halam perusahaan.Beby masuk dengan sangat terburu-buru bahkan sedikit lari.Alhasi Beby menabrak punggung kokoh seseorang yang didepannya.


Bruk...


" Aauu...Maaf pak sayang tidak sengaja " Ucap Beby menunduk


" Saya terburu-buru pak,saya permisi dulu " Ucap Beby pergi tanpa melihat orang yang dia tabrak


Bukan hanya orang itu yang Beby tabrak,bahkan saat akan masuk ke lift Beby menabrak tong sampah.Sampah berserakan mau tidak mau Beby harus membersihkan terlebih dahulu baru dia masuk ke dalam lift.


" Dasar seroboh " Ucap Saga yang di dengar oleh Bram

__ADS_1


" Siap yang ceroboh Bos " Tanya Bram


" Gak perlu tau " Ucap Saga


Ya orang yang ditabrak Beby itu Saga.Saga masuk ke dalam lift khusus untuk menuju ke ruangannya yang ada dilantai lima.


" Huuuff akhirnya sampai juga " Ucap Beby dengan nafas naik turun


" Tumben baru berangkat Beb " Ucap Nana


" Ah iya tadi ada urusan,jadi baru berangkat" Ucap Beby


" Ya sudah nih bersihkan koridor jangan lupa pel toilet" Ucap Nana


" Iya siap " Ucap Beby menerima alat pembersih dari Nana


Beby mulai bekerja seperti biasa.Beby tidak malu dengan pekerjaannya yang sekarang.Justru Beby bersyukur sudah memiliki pekerjaan.


Diluar sana masih banyak orang yang mencari pekerjaan diamana mana.Bahkan harus kepanasan dan kehujanan jaman sekarang sangat susah mencari pekerjaan apa lagi yang cuma lulusan SMA SMK.


Sekalipun diterima hanya di kontrakan satu tahun bahkan ada yang hanya enam bulan saja.Lapangan pekerjaan sedikit tapi banyak orang yang memerlukan pekerjaan,bahkan banyak pengangguran.


Jadi Beby tidak memperdulikan orang orang yang memandang rendah pekerjaan OB.Kalau tidak ada OB tempat mereka bekerja tidak akan bersih, menurut OB atau claning eservice juga berperan penting didalam sebuah perusahaan.


Jam sudah menunjukkan istirahat.Beby dan temannya makan siang di pantry bersama,kali ini Sean tidak mendatangi Beby entah ada apa dengan Sean.


Apa mungkin Sena tidak tadang ke perusahaan,bisa jadi Saga melarang nya untuk mendekati Beby entah lah Beby tidak tau itu.


Hari ini Beby tidak ada gangguan dari Sean.Sebenarnya Beby merasa kangen dengan Sean padahal tadi bagi mereka bertemu.Bagaiman bisa Beby kangen dengan Sean bocah kecil itu sudah mencuri hati Beby.


ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ


Ditempat kediaman Saga


Bi Ima panik karena secara tiba-tiba Sean demam tinggi padahal saat pulang sekolah keadaan Sean baik-baik saja.


Kenapa kali ini Sean demam tinggi,bahkan sampai tiga puluh sembilan hampir empat puluh derajat.Bi Ima yang panik dia menghubungi Saga.


Tapi Saga yang sedang miting dan kebetulan hendphon di saelen jadi Saga tidak mendengarkan kalau ada panggilan masuk.


Bi Ima mulai panik karena Saga tida bisa dihubungi,apa lagi Sean mulau meracau tak jelas.Mungkin karena efek demam jadi Sean meracau memanggil Momy Momy Momy.


Bi Ima yang tidak mungkin hanya diam saja,ia memanggil Joko untuk mengendong Sean ke mobil dan membawanya ke ruang sakit.


Di perjalanan Bi Ima terus menghubungi nomor telfon Saga,tapi tetap saja tidak ada jawaban dari Saga.Sekarang Bi Ima sudah sampai di rumah sakit Sean langsung ditangani oleh dokter secepatnya.


" Aduh tuan Saga diaman sih,kenapa gak diangkat angkat dari tadi " Ucap Bi Ima terus melihat ke layar handphone berharap ada balasan dari Saga


" Mungkin Tuan Saga sedang sibuk,kamu sabar dan tenang.Den Sean pasti baik-baik saja " Ucap Joko menenangkan Bi Ima


Tapi Bi Ima tidak bisa tenang dengan keada Sean yang sekarang.Bi Ima sudah menganggap Sean sebagai cucunya,karena Bi Ima yang menjaga Sean sejak kecil sampai sekarang.

__ADS_1


__ADS_2