Pesona Duda

Pesona Duda
09


__ADS_3

" Ya sudah,Sean pergi dulu ya momy" Ucap Sean mencium bibi Beby


Beby yang di cium Sean secara tiba-tiba,ia membulatkan matanya.Tapi Beby merasa nyaman saat di cium Sean,apa mungkin Beby mualai sayang dengan Sean.


Apa suatu saat nanti Beby beneran akan menjadi momy Sean sungguh,entah lah waktunya bisa menentukan.


Sean kembali ke ruangan Saga dimana Saga sudah menunggu Sean,saat pintu terbuka Saga melihat ke arah pintu dan ternya itu Sean.


" Dady " Ucap Sean berlari ke arah Dady


" Sudah puas mainnya Son " Tanya Saga


" Sudah,besok Sean belom ikut Dady kerja gak " Ucap Sean


" Boleh dong,apa sih yang gak buat kamu " Ucap Saga mencium pipi gembul Sean


" Makasih Dady " Ucap Sean senang


" Sepertinya anak Dady ,sedang Heppy" Ucap Saga yang melihat Sean sangat ceria


" Hehehe,iya hari ini Sean sangat Heppy dad " Ucap Sean senyum Pepsodent


" Apa yang membuat,anak Dady Heppy" Tanya Saga


" Rahasia" Ucap Sean


" Oh sekarang kamu,main rahasia rahasia dengan Dady " Ucap Saga menowel hidup Sean


" Hehehe,maaf Dady,nanti aku kasih tau tapi bukan sekarang " Ucap Sean


" Baiklah,yang penting kamu Heppy Son " Ucap Saga


" Pasti Dad " Ucap Sean


Hari sudah sore Saga mengajak Sean untuk pulang,karena sudah tidak ada jadwal lagi.jadi Saga pulang lebih awal dari biasanya,Sean yang sudah tertidur ia digendong Saga karena ia tidak mau membangun Sean.


Mungkin Sean kecapean,karena sudah bermain seharian di kantor.Saga juga merasa lebih aman kalau Sean ada dipantau nya setiap hari.


Saga memang tidak menyewa pengasuh untuk Sean,Saga tidak percaya dengan pengasuh jadi semenjak Sean kecil dirawat oleh mama tapi sekarang di asuh oleh Bi Ima.Karena mama Sean sudah kembali ke Belanda menyusul suaminya.


Tapi sesekali orang tua Saga berkunjung,hanya sekedar menemui cucunya.Saga yang selalu didesak oleh mamanya untuk menikah lagi,selalu saja menolak.

__ADS_1


Dengan alas dia bisa menjaga dan merawat Sean sediri,padahal Sean butuh seorang ibu yang selalu menemaninya.


ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ


" Beby " Teriak Zea


" Apa " Teriak Beby tak kalah


" Ada kecoa dia kamar mandi " Teriak Zea


" Ya tinggal di usir aja sih " Ucap Beby yang sudah di samping Zea


" Aku takut tau,kamu aja sana " Ucap Zea


" Dih ko aku sih " Ucap Beby


" Terus siapa kalau bukan kamu,aku takut Beby " Ucap Zea


" Udah sana " Ucap Zea mendorong Beby masuk ke dalam kamar mandi


Beby mengambil gayung berisi air,saat Beby ingin menyiram kecoa itu.Eh kecoa itu lari ke arah Zea.


Byurrrrrrrr


Beby yang semula ingin menyiram kecoa justru Zea yang terkena guyuran,badan Zea basah semua terkena guyuran dari Beby.


" Beby.....kenapa malah aku yang disiram.." Ucap Zea meninggal


" Eh maaf Zea,aku gak sengaja sumpah " Ucap Beby


" Tadi aku mau siram kecoa,eh malah terkena kamu " Ucap Beby mengantupkan kedua tangan ke depan dada


" Jadi mandi lagi kan aku " Ucap Zea


" Gak usah mandi lagi,tinggal ganti baju aja " Ucap Beby


" Ngeselin banget sih kamu Beb " Ucap Zea kesal


" Maaf aku kan gak sengaja " Ucap Beby


" Udah sana minggir " Ucap Zea mendorong Beby keluar dari kamar mandi

__ADS_1


" Zea aku minta maaf " Ucap Beby


" Iya tapi kamu harus masakin aku yang enak " Ucap Zea


" Siap tuan Putri " Ucap Beby


Sekarang Beby sudah ada di depan kompor,ia mulai memasak untuk permintaan maaf ke Zea.Beby akan masak udah asam manis dan tumis kangkung saus tiram.


Beby sangat pandai memasak,setiap masakan Beby tidak pernah gagal.Zea juga mengangumi masakan Beby yang selalu enak.Sangat beruntung sekali nanti yang menjadi suaminya,karena mendapatkan paket komplit.


Sudah cantik pandai memasak pula.Entah siapa nanti laki-laki yang beruntung mendapatkan Beby


Bener sudah selesai memasak,dan ia menyiapkan di meja makan sederhana.Zea sudah menunggu sambil bermain hp


" Sudah selesai" Tanya Zea


" Sudah " Ucap Beby


" Hem harumnya" Ucap Zea mencium aroma masakan Beby


" Silakan dimakan tuan Putri" Ucap Beby seperti peyalan yang sedang melayani tuan Putri


" Terimakasih " Ucap Zea dengan tersenyum


" Udah cepatan duduk,aku udah gak sabar untuk makan " Ucap Zea yang sudah tidak sabar


" Iya " Ucap Beby


Zea mulai memakan masakan Beby yang tidak pernah gagal itu.Zea sangat lahap bahkan nasi yang dipiriing tidak ada yang tertinggal satu butiroun disana.


Sangking kenyang nya Zea tidak bisa berdiri,ia bersandar di kersi.


" Kenyang banget " Ucap Zea mengelus perutnya


" Lagian kamu makanya banyak banget " Ucap Beby


" Hehehe habisnya enak sih " Ucap Zea


" Ya udah aku cuci piring dulu " Ucap Beby


Beby membereskan meja makan,ia membersihkan beralatan yang tadi ia gunakan untuk memasak.Setalah itu beby memilih menonton televisi sedangkan Zea dia telfonan dengan pacar barunya itu.

__ADS_1


__ADS_2