
Sudah tiga hari Sean dirawat,selama tiga hari Beby selalu menemani Sean disana.
Sean tidak mau ditinggal Beby.Akhinya Beby ijin tidak masuk kerja selama tiga hari,beruntung Dady Sean pemilik perusahaan dimana Beby bekerja.
Jadi Beby tidak akan dipecat meskipun ijin selama tiga tau lebih.
Hari ini Sean sudah diperbolehkan untuk pulang.Beby juga ikut mengantar Sean pulang ke rumah.
Saga tidak bisa mengantar pulang Sean kerumah karena Saga.Sedang bertemu dengan klien dari Singapura yang sudah tiga bulan mereka janjian untuk bertemu.
Sean tidak marah ke Dady'nya karena ada Beby yang menemani Sean.Sean tidak masalah kalau pun Dady sibuk asalkan ada Beby yang menemani nya.
Sekarang Sean sudah di rumah,Beby menemani Sean di kamar untuk beristirahat.Kata dokter Sean harus istirahat yang banyak untuk kesembuhannya.
Sudah satu jam Beby menemani Sean, akhirnya bocah itu tertidur.Beby yang merasa haus ia turun ke bawa untuk mengambil minum.
Di dapur ada Bi Ima yang sedang membuatkan bubur untuk Sean.Bi Ima melihat Beby berjalan ke arahnya ia pun tersenyum ke arah Beby,Beby membalas senyuman Bi Ima.
" Apa nona membutuhkan sesuatu" Tany Bi Ima
" Iya Bi,aku haus " Ucap Beby
" Bentar saya ambil air nona " Ucap Bi Ima
" Gak usah Bi,biar aku saya Bibi tinggal tunjukan di mana letaknya" Ucap Beby
" Baik Nona,airnya ada didalam kulkas nona " Ucap Bi Ima
" Makasih Bi,oh iya Bi.Jangan panggil aku nona panggil sana mbak Beby " Ucap Beby
" Baik mbak Beby " Ucap Bi Ima
Beby pun berjalan ke arah kulkas dan mengambil air mineral dari sana.Beby menenggak air itu sampai setengah botol,ya sejak tadi Beby sangat haus tapi tidak ada kesempatan untuk keluar karena Sean terus menempel kepadanya.
Hari sudah mulai Sore
Saga sudah pulang ke rumah.Ia langsung menuju ke kamar anaknya yang ada dilantai dua.
Kamar Sean dan Saga bersebelahan agar mempermudah untuk Saga saat ada sesuatu yang terjadi dengan Sean.
Saat Sag masuk ia melihat Beby yang sedang bermain dengan Sean di atas kasur.Saga tidak langsung masuk dia diam sejenak memperhatikan mereka bedua.
" Dady " Ucap Sean melihat Saga di depan pintu
Saga berjalan menghampiri Sean.Beby langsung turun dari ranjang saat Saga mendekat.
" Apa kamu sudah sehat Son " Tanya Saga
__ADS_1
" Sudah Dad " Ucap Sean
" Kalau gitu jangan sampai sakit lagi,kamu kan anak laki-laki jadi gak boleh lemah " Ucap Saga
" Iya Dady " Ucap Sean
" Eee pak,kalau gitu saya ijin pulang dulu " Ucap Beby memberanikan diri untuk pulang
" Momy tidak tidur disini " Tanya Sean
" Ee momy harus pulang,tante Zea sudah menunggu momy di rumah " Ucap Beby memberi alasan
" Tapi besok momy kesini kan,nemenin Sean main " Ucap Sean
" Momy tidak bisa janji,momy harus kerja.Momy sudah tiga hari tidak masuk kerja " Ucap Beby
" Yah jadi besok momy gak bisa nemenin Sean main " Ucap Sean melihat bibir nya
" Momy minta maaf,nanti kalau momy ada waktu.Momy akan kesini menemani Sean main,gimana " Ucap Beby
" Beneran,momy gak bohong kan " Ucap Sean
" Tidak sayang,momy janji " Ucap Beby mengarah jari kelingking ke arah Sean
Sean pun mengaitkan jari kelingking ke jari kelingking Beby.Membuat tanda perjanjian antar mereka berdua.
Beby yang sudah membujuk Sean dan berhasil,ia pun pamit ke Saga untuk pulang.Karena hari semakin gelap
" Saya pulang dulu pak " Ucap Beby
" Hem " Jawab Saga dengan deheman
Beby pun keluar dari kamar Sean,tidak lupa Beby menutup pintu kamar Sean.Ia pun turun dan berpapasan dengan Bi Ima yang membawa bubur untuk Sean.
" Mbak Beby mau kemana " Tany Bi Ima
" Mau pulang Bi " Ucap Beby
" Loh Mbak gak menginap disini " Tanya Bi Ima
" Tidak Bi,saya sudah tiga hari tidak pulang " Ucap Beby
"Gitu ya mbak,ya udah hati-hati ya mbak " Ucap Bi Ima
" Iya Bi " Jawab Beby dan melanjutkan langkah kakinya
Beby pulang menggunakan ojek online yang sudah ia pesan tadi.Dan kebetulan online itu sudah sampai di depan rumah Saga.
__ADS_1
Sebelum pulang Beby terlebih dahulu mampir untuk membeli makan.Beby sudah mengabari Zea kalau dia akan pulang malam ini.
Beby sudah sampai di kontrakan dan disambut oleh Zea.Yang sudah ada di depan pintu menunggu kedatangan Beby.
" Kamu lagi ngapain Ze " Tanya Beby
" Nungguin kamu " Ucap Zea
" Nungguin aku kenapa gak di dalam aja " Ucap Beby
" Sekalian cari udara segar " Ucap Zea
" Ya udah yuk masuk,aku bawa makanan nih " Ucap Beby mengangkat sekantong kresek hitam
" Wahh kebetulan banget,aku sudah lapar " Ucap Zea memegang bahu Beby dan mendorongnya masuk ke dalam
Beby membuka kantong kresek berisi nasi Padang .Mereka berdua makan bersama sekalian Beby menceritakan tentang Beby selama tiga di rumah sakit.
Beby menceritakan tentang kedekatan nya dengan anak Bosnya itu.
" Apa anak Bos mu sudah sehat " Tanya Zea
" Sudah,sekarang dia sudah pulang kerumah" Ucap Beby
" Selama tiga apa kamu yang mengurus nya " Tanya Zea
" Iya,tapi dibantu sama Bi Ima " Ucap Beby
" Emang Momy Sean dimana,kenapa kamu yang harus mengerus nya " Tanya Zea
" Momy nya sudah meninggal " Ucap Beby
" Innalilahi,ya Allah kasihan sekali Sean.Masih kecil sudah tidak mempunyai momy " Ucap Zea
" Iya makanya aku sangat sayang dengan Sean,kau tau kan kalau aku sangat suka dengan anak kecil.Apa lagi anak kecil seperti Sean yang sangat menggemaskan " Ucap Beby
" Bener katamu,aku juga sangat gemas melihat pipi gembul Sean itu " Ucap Zea memikirkan pipi gembul Sean
Sangking asiknya mereka mengobrol sampai mereka tidak sadar kalau nasi Padang mereka sudah habis,hanya sisa kertas yang membungkus nasi itu.
Perasaan mereka baru saja makan tapi kenapa cepet habis.
Setelah makan Beby memutuskan untuk mandi,karena Beby belom sempat mandi tadi.Sedangkan Zea dia berangkat kerja,kali ini Zea mendapatkan shift kedua.
Jadi malam ini Beby sendirian,ia tidak merasa karena ini sudah terbiasa bagi Beby.Setiap Zea mendapatkan shift dua Beby memilih menguci pintu dan Beby diam saja didalam tidak keluar.
Toh Zea pulang jam enam pagi,karena Restoran tempat Zea bekerja buka dua puluh empat jam.Yang artinya buka setiap saat bahkan tempat Zea bekerja tidak ada yang namanya libur,untuk libur karyawan digilir jadi restoran itu tidak ada yang namanya tutup.
__ADS_1