
Beby memikirkan tentang sahabat nya.Kalau Beby tinggal di rumah Saga otomatis Zea akan sendirian,dia pasti akan kesepian.
Tapi Beby tidak mau melewatkan kesempatan ini,dia akan mendapatkan gaji sangat besar bahkan dia tidak harus memikirkan makan dan uang sewa.
Akhirnya Beby memutuskan untuk menerima tawaran dari Saga.Nanti Beby akan menjelaskan ke Zea kenapa dia menerima tawaran Saga,mungkin Zea kan memahami keputusan Beby.
Beby pulang ke kontrakan nya,dan ia akan membicarakan tentang tawaran Saga ke Zea.
Zea yang belom berangkat kerja dan ia masih berada di kontrakan,Beby mulai menceritakan semua nya salah satunya tawaran Saga untuk menjadi pengasuh Sean.
Zea mendengarkan semua yang Beby katakan,Zea akan mendukung apapun keputusan Beby.Zea tidak mau menjadi penghalang untuk Beby.
Meskipun berat Zea mengiyakan keputusan Beby.
" Aku akan mendukung kamu apapun keputusanmu,Beb " Ucap Zea
" Makasih ya,Ze.Kamu sudah mengerti aku " Ucap Beby memeluk Zea
" Iya,kamu jaga diri baik-baik disana.Awas nanti kamu malah terpesona sama ketampanan Pak Saga lagi " Ucap Zea menggoda Beby
" Iih apaan sih kamu Ze,mana mungkin aku terpesona dengan Pak Saga.Dan Pak Saga juga gak mungkin bisa suka sama aku " Ucap Beby
" Jodoh,cinta tidak ada yang tau Beb,cinta akan datang seiring berjalannya waktu.Apa lagi kamu kan akan tinggal disana,jadi setiap hari kalian bertemu " Zea terus menggoda Beby
" Zeaaaa,sudah gak usah ngomong yang gak jelas " Beby sudah kesal dengan ocehan Zea yang tidak masuk akal itu
" Iya iya " Ucap Zea
Beby mulai mengemasi bajunya yang akan dibawa ke rumah Saga.Beby tidak banyak membawa baju,toh kalau butuh apa-apa bisa pulang.
Karena jarak kontrakan Beby dan Rumah Saga hanya membutuhkan waktu sekitar satu setengah jam.
Beby yang sudah berkemas dan mengirim pesan ke Saga,kalau dia sudah selesai berkemas.
Beby akan dijemput oleh Pak Joko supir pribadi Saga,Beby akan dijemput jam tujuh malam ini.
Waktu begitu cepat,jaraun jam sudah menunjukkan di angka tujuh.Pak Joko pun sudah berada di depan kontrakan Beby untuk menjemput Beby.
Beby pun ikut dengan Pak Joko,Zea yang sudah berangkat kerja jadi dia tidak bisa mengantar Beby.Tqpi Beby sudah memberitahu kalau dia akan ke rumah Saga hari ini juga,jam tujuh malam.
Sean belom tau kalau Momy nya akan tinggal disitu,bahkan akan menjadi pengasuh Sean.
__ADS_1
Bocah itu pasti akan sangat senang,jika tau kalau Beby akan tinggal dirumah Dady Saga.
Setu jam setengah akhirnya Beby sudah sampai dipekarangan rumah Saga.Beby di tuntun oleh Bi ima untuk menghadap ke Saga.
Karena Saga sudah berpesan ke BI Ima,kalau Beby sudah datang suruh dia ke ruangan kerja Saga.
" Bi kita mau kemana " Tanya Beby
" Keruangan kerja,Tuan Saga.Tadi Taun berpesan ke Bibi kalau nona datang suruh ke ruangan kerjanya" Ucap Bi Ima
" Oh gitu ya Bi,oh Iyah Bi jangan panggil nona panggil ada Beby " Ucap Beby
" Baik Beby" Ucap Bi Ima
Tok tok tok
" Masuk " Ucap Saga
Bi Ima masuk ke dalam setelah mendapat ijin dari siempunya,Beby berjalan tepat di belakang Bi Ima.Tubub Beby yang kecil membuat dia tidak terlihat karena tubuh Bi Ima lumayan berisi.
" Ada apa Bi " Tanya Saga
" Beby sudah datang Tuan " Ucap Bi Ima
Beby menongolkan kepala di balik tubuh Bi Ima.Saga langsung mengerutkan keningnya,karena dia tidak lihat Beby yang ada di belakang tubuh Bi Ima.
" Saya disini pak " Ucap Beby dan bergeser tepat disamping Bi Ima
" Cih " Desisi Saga
" Bi Ima boleh keluar" Ucap Saga
" Baik Tuan " Jawab Bi Ima
Bi ima pun keluar meninggalkan Beby dan Saga disana.Beby masih diam berdiri di sana,tidak berani mengeluarkan suara.
"Ehem " Dehem Saga sebelum memulai bicara
" Mulai hari kau tinggal disini,sebagai pengasuh Sean.Kau harus menjaganya, menemani Sean bermain,dan mengantar dia ke sekolah " Ucap Saga
" Baik Pak " Ucap Beby
__ADS_1
" Kau juga yang akan memandikan Sean,semua keperluan Sean kamu yang urus " Ucap Saga
" Baik pak " Ucap Beby dia hanya bisa menjawab dua kata itu
" Kalau gitu,kau temui Sean di kamar " Ucap Saga
" Baik pak,kalau gitu saya pergi dulu " Ucap Beby menunduk
" Hem " Jawab Saga dengan deheman
Beby pun keluar dari ruang Saga.Beby berjalan menuju ke kamar Sean.
Beby sudah tau dimana letak kamar Sean,karena waktu itu Beby sudah pernah tidur dikamar Sean.Jadi dengan sangat mudah Beby menemukan kamar Sean.
Sean yang sedang bermain robot-robotan di atas kasur.Dan saat pintu kamar Sean terbuka,Sean mengalihkan pandangan ke arah Pintu.
Betapa terkejutnya Sean saat melihat Momy nya,ada di sini.Sean langsung lompat dari atas karus dan lari ke arah Beby yang tersenyum ke arahnya.
" Momy...." Teriak Sean masuk ke dalam pelukan Beby
Hiks...hiks...hiks.." Momy kenama saja,Sean kenagen momy " Tangis Sean pecah di pelukan Beby
Beby yang mendengar tangisan Sean hantinya terasa nyeri,dia tidak tega melihat Sean menangis.
Beby pun jongkok dihadapan Sean yang mengelus pucuk kepala Sean dengan lembut.
" Sayang maafin momy yah,momy janji mulai sekarang momy akan terus disamping Sean " Ucap Beby dengan lembut
" Beneran momy akan terus sama Sean " Ucap Sean melihat ke arah Beby
" Iya momy serius,mulai sekarang momy tinggal sini.Momy akan nemenin Sean main,nemenin tidur,menyuapi Sean makan dan Juga momy akan memandikan Sean setiap hari " Ucap Beby dengan senyuman tulusnya
" Horeeee,Sean senang sekali momy akan terus sama Sean.Sean sayang momy " Ucap Sean memeluk Beby dengan erat.Beby membalas pelukan Sean
Sejak tadi interaksi mereka berdua dilihat oleh Saga.Sebenarnya saat Beby pergi dari ruangan kerjanya,Saga mengikuti Beby ke kamar Sean.
Tapi Saga tidak berniat untuk masuk,dia hanya akan melihat bagaimana reaksinya anaknya saat melihat Beby.
Saga yang melihat senyuman dari wajah anaknya merasa bahagia, selama satu Minggu ini Sean selalu berwajah muram karena tidak bisa bertemu dengan Beby.
Tapi kali ini hari hari Sean penuh warna karena kehadiran Beby,yang dianggap sebagai Momy nya.
__ADS_1
Dan tanpa disadari oleh Saga ia mengulas senyuman,tapi hanya setipis tisu.Dan hanya Allah yang melihat senyuman setipis tisu itu.
Saga pun pergi dari sana,kalau berlama lama bisa-bisa Saga ketahuan.Kalau dia sedang mengintip mereka berdua.