
Sean yang di ajak makan siang bersama Dady nya sangat gembira, pasalnya sudah lama mereka tidak makan diluar berduaan karena Saga sangat sibuk dengan pekerjaannya.Sampai semua kebutuh dan urusan Sean Bi Ima yang melakukannya,padahal sebelumnya tidak seperti itu
Kadang Saga membantu Sean mandi,menyuapi mengatar ke les bahkan menemani Sean bermain.Kerana ada pekerjaan yang sangat banyak jadi Saga sudah tidak melakukan itu lagi,Sean mengerti kalau Dady nya sibuk bekerja
Saga mengendong Sean keluar dari perusahaan,semua karyawan yang melihat Saga terpesona dengan duda anak satu ini.Saga sangat sayang dan perhatian dengan anaknya,terlihat dari prilaku Saga terhadap Sean.
Bahkan semua karyawan bermimpi ingin menjadi istri Duren itu,mereka tidak mempermasalahkan dengan setatus Saga.Menurutnya itu tidak penting bagi mereka,tentu saja Saga sangat kaya meskipun dia Duda parasamya seperti masih bujangan.
" Dady kita mau makan dimana " Tanya Sean di gendongan Saga
" Di Restoran kesukaan kamu " Ucap Saga menowel hidung mancung Sean
" Asikkk....aku akan memesan es krim " Teriak Sean kegirangan
" Iya,Kamu boleh memesan apa yang kamu suka Son " Ucap Saga
Dibalas anggukan Sean
Saga dan Sean sudah tiba di Restoran,Saga memilih ruangan VVIP karena ia tidak suka dengan keramaian.Tepatnya para wanita yang menatao dirinya,seperti singan betina lapar.
Pelayan datang dan memberikan menu ke Sean dan Saga.
" Mau makan apa Son " Tanya Saga
" Eeee,ini ini dan ini " Ucap Sean menunjukkan beberapa gambar di buku menu itu
" Untuk minumnya " Tanya Saga
" Jus jeruk,dan satu lagi " Ucap Sean
" Katakan " Ucap Saga
__ADS_1
" Aku Es krim ini " Ucap Sean
" Apa mau tampah lagi " Tanya Saga dijawab dengan gelengan kepala Sean
" Tidak Dady,ini sudah banyak " Ucap Sean
" Baik lah,mba steak dan americano ice " Ucap Saga
" Baik tuan,ditunggu sebentar" Ucap Pelayan dan pergi meninggalkan Saga
Tak berselang lama pelayan datang membawa pesanan Saga dan Sean,pelayan meletakan makanan itu dimeja dan setelah selesai ia pergi.
" Silakan di nikmati Tuan " Ucap Pelayan rama dan pergi dari ruangan VVIP
" Makan Son,kamu harus habiskan semuanya " Ucap Saga menatap anaknya
" Iya Dad " Ucap Sean
Setelah selesai makan Siang,Saga kembali ke perusahaan sedangkan Saga pulang bersama Bi Ima dan supir.Karena pekerjaan Saga masih banyak yang harus dia urus.
" Beby sudah makan siang belom " Tanya rekan kerja Beby
" Belom mbak " Ucap Beby
" Ya udah makan dulu gih,biar aku yang menyelesaikan" Ucap Mini
" Gak usah mbak,bentar lagi selesai ko " Ucap Beby
" Sudah menurut saja,bentar lagi jam istirahat selesai " Ucap Mini
" Ya udah kalu gitu mba,minta tolong ya mbak " Ucap Beby
__ADS_1
" Iya " Jawab Mini
Beby berjalan ke pantry untuk makan siang,ia makan siang sendiri karena rekanya sudah mulai bekerja lagi.Beby memang seperti itu,kalau pekerjaan belom selesai Beby tidak akan berhenti menutur Beby kalau sudah selesai kan santai dan tidak terburu-buru untuk melakukan nya.
Beby hanya butuh sepuluh menit untuk makan,dan ia kembali bekerja.Beby yang sekarang sedang membersihkannya toilet,dan ada beberapa karyawan wanita yang sedang berdandan dan mengobrol.
Beby hanya menjadi pendengar mereka,dan Beby tidak berani melihat ke arah mereka.Karena jabatan mereka jauh diatas Beby yang sekedar OB,ya meskipun mereka sama-sama karyawan di perusahaan ini tetap jasa Beby tidak PD.
" Kalian tau gak kalau pemilik perusahaan ini,itu orang ganteng banget " Ucap salah satu cewek
" Iya aku dengar,rumor yang tersebar.Katanya sih dia duda,tapi masih ganteng " Ucap yang lain
" Gak masalah kalau duda,yang penting ganteng dah tajir " Ucap wanita satunya
" Dasar matre " Ucap temanya
" Aku gak matre ya tapi realitas,zaman sekarang apa apa butuh uang " Ucap wanita itu
" Iya,tapi kalau gak ada cinta,dalam sebuah hubungan pasti hambar seperti sayur tanpa garam " Ucap teman
" Dih puitis banget sih lo " Ucap wanita itu
" Pingin lihat CEO kita, seganteng apa sih dia " Ucap Wanita itu sambil mengoles lipstik dibibir
" Ketebalan itu,kamu seperti habis makan darah " Ucap temanya
Beby yang mendengar sindiran dari teman,ia tersenyum tipis dan melirik wanita yang disindir.Dan benar saya lipstik yang dia pakai terlalu berlebih,sudah warna merah terang dan tebel.
" Diam " Ucap wanita itu
Astaga tembel banget, seperti vampir habis ngisap darah.Kalau aku jadi c*owok***k,gak bakalan mau sama wanita seperti itu bikin malu " Ucap Beby dalam hati
__ADS_1