
Beby mengikuti Nana dari belakang,Beby melihat sekeliling lantai Lima sangat berbeda jauh dibandingkan lantai tiga.
Di lantai Lima suasana sangat megah dan tertata rapi,sedang di lantai tiga tidak semegah ini mungkin karena ini lantai paling atas dan ada Rungan CEO.
" Kerja sama seperti kamu di lantai tiga " Ucap Nana
" Jadi tida berbeda dengan lantai tiga " Tanya Beby
" Tidak,sama saja tugasnya" Ucap Nana
Beby mengangguk
Awal pertama Beby di lantai lima berjalan lancar lancar saja tidak ada kendala yang dialami Beby,orang yang di lantai lima juga sangat baik terhadap nya.
Bahkan ada yang seumuran dengan Beby bukan cuma satu tapi ada tiga,dan sekarang Beby berteman dengannya
Mungkin karena mereka seumuran jadi sangat mudah untuk saling dekat, obrolan mereka juga nyambung
Tak terasa hari awal Beby bekerja di lantai lima begitu cepat berlalu,dan hari sudah mulai sore pertanda waktunya untuk pulang.
Beby yang akan menuruni tangga,berhenti karena ada yang memanggil nya.
" Beby,kamu ngapain disitu " Tanya Nana
" Mau turun " Ucap Beby
" Turun, maksudnya kamu.Kamu turun menggunakan tangga gitu " Tanya Nana
" Iya,emang kenapa " Tanya Beby
" Ya ampun Beby,ini lantai lima.Ya kali kamu turun pakai tangga,yang ada kaki kamu jempor " Ucap Nana
" Aku udah terbiasa ko, menggunakan tangga " Ucap Beby membuat Nana terbelalak
" Kamu serius,jadi setiap hari kamu kelantai tiga menggunakan tangga " Tanya Nana memastikan
" Iya " Beby mengangguk
" Astaga Beby kamu tuh terlalu semangat atau gimana sih,udah sini naik lift aja bareng aku " Ucap Nana menarik Beby untuk masuk ke dalam Lift
__ADS_1
" Apa tida papa " Tanya Beby ragu
" Ya tida lah,emang kenapa.Toh semua karyawan diperbolehkan menggunakan lift ini,tapi tidak boleh dengan lift sebelah " Ucap Nana
" Emang kenapa dengan lift sebelah,apa rusak " Tanya Beby
" Bukan rusak,tapi itu lift khusus untuk CEO " Ucap Nana
" Aku baru tau,kalau CEO Lift nya beda " Ucap Beby
" Dariman saja kamu,baru tau tentang ini " Tanya Nana heran
" Dari lantai lima " Ucap Beby polos
" Astaga Beby,pusing aku lama-lama ngobrol sama kamu " Ucap Nana kesal
Mereka berdua sudah tiba dilantai satu,Beby dan Nana berpisah karena Nana yang menggunakan angkutan umum sedang Beby mengendari sepeda motor.
Saat baru saja keluar dari parkiran motor, tiba-tiba ada kucing melintas membuat Beby kaget.Dan motor Beby menabrak pilar,untung saja tidak terlalu keras jadi motor masih aman.
Hanya jantung Beby yang berdetak kencang karena kaget,Beby pun melanjutkan motornya.Dan kali ini Beby aman sampai rumah.
" Beb sudah pulang " Ucap Zea
" Iya, nungguin kamu " Ucap Zea
" Ya udah gih, berangkat nanti telat " Ucap Beby memberikan kunci motor
" Iya,aku berangkat dulu ya " Ucap Zea langsung mendengarai motor yang baru saja dibawa Beby
ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ
Hari sudah malam,dan entah kenapa tiba-tiba Beby ingin makan nasi goreng malam ini.Dan Beby memutuskan untuk membeli nasi goreng,yang tak jauh dari kontrakannya itu.
Beby sudah tiba di tempat nasi goreng langganan nya,dan ia memasan satu bungkus dan akan ia bawa pulang
Beby tidak terbiasa untuk makan di tempat,karena risih sebab di tempat nasi goreng ini sangat ramai pembeli.Jadi Beby memilih untuk di bungkus
" Momy" Ucap Sean yang melihat sosok Beby dari kejauhan
__ADS_1
Dan kebetulan Sean sedang melintas tepat di depan nasi goreng yang Beby beli,tapi saat Sean melihat Beby sudah ingin pergi kerana pesananya sudah selesai.
" Dady itu ada momy " Ucap Sean melihat ke luar jendela.
" Mana Son " Ucap Saga yang tak melihat sosok Momy jelas saja Saga kan belom pernah melihat Nya
" Itu disana,di pedagang itu " Ucap Sean
" Berhenti Pak " Ucap Saga ke supir untuk menghentikan mobil nya
" Mana tidak ada Son " Ucap Saga
Sean melihat kembali,tapi tidak menemukan sosok yang di panggil Momy itu.Seketika wajah Sean beruba masam
" Dady sih telat berhenti nya,jadi Momy dah pergi kan " Ucap Sean kesal
" Dady kan gak tau Son " Ucap Saga
" Katanya Dady bakalan jemput momy,tapi mana Dady bohong " Ucap Sean dengan mata yang sudah berkaca-kaca
" Dady masih sibuk sayang,jadi belom sempet menjemput momy " Ucap Saga berbohong
" Dady selalu sibuk,sampai gak mau menjemput momy buat Sean " Ucap Sean dengan tangisan yang sudah pecah
" Maafkan Dady sayang,Dady janji bakal jemput momy secepatnya" Ucap Saga yang sudah menarik Sean ke dalam pelukannya
" Dady gak bohong lagi kan dengan Sean " Ucap Sean mendongok untuk melihat ke arah Saga
" Tidak, Dady janji " Ucap Saga
" Oke Sean tunggu " Ucap Sean yang sudah tidak menangis lagi
Saga sudah sampai rumah,dan ia memilih untuk langsung ke kamarnya dan membaringkan tubuh ke ranjang big size
" Aku harus cari kemana wanita itu,bahkan aku tidak tau wajahnya " Ucap Saga memandang langit langit kamarnya
" Sean setiap hari terus, memanggil Momy " Ucap Saga
." Tapi aku harus menemukan wanita itu,gimana pun caranya demi Sean " Ucap Saga
__ADS_1
" Meskipun nantinya aku harus menikah wanita itu,ini semua demi Sean " Ucap Saga
Saga pun tertidur saat bergalut dengan pikirannya,yang terus memikirkan siapa sosok yang Sean sebut momy itu .