Pesona Duda

Pesona Duda
25


__ADS_3

Tapi Saga tidak berniat untuk masuk,dia hanya akan melihat bagaimana reaksinya anaknya saat melihat Beby.


Saga yang melihat senyuman dari wajah anaknya merasa bahagia, selama satu Minggu ini Sean selalu berwajah muram karena tidak bisa bertemu dengan Beby.


Tapi kali ini hari hari Sean penuh warna karena kehadiran Beby,yang dianggap sebagai Momy nya.


Dan tanpa disadari oleh Saga ia mengulas senyuman,tapi hanya setipis tisu.Dan hanya Allah yang melihat senyuman setipis tisu itu.


Saga pun pergi dari sana,kalau berlama lama bisa-bisa Saga ketahuan.Kalau dia sedang mengintip mereka berdua.


" Sayang kamu sedang apa,tadi " Tanya Beby


" Sedang main robot-robotan Mom,Momy mau main juga " Tanya Sean


" Boleh " Ucap Beby


" Asikk " Teriak Sean gembira


Sean mengandeng tangan Beby untuk menuju ke ranjangnya.Kini Beby dan Sean sedang bermain robot-robotan sangat asik mereka bermain sampai tidak menyadari kalau jam sudah hampir menujukan pukul sembilan.


Beby pun langsung menyuruh Sean untuk tidur,karena ini sudah waktunya Sean untuk tidur.


Sebelum tidur Beby menyuruh Sean untuk mencuci kaki dan gosok gigi terlebih dahulu.


Beby membantu Sean bersih bersih sebelum tidur.Setelah selesai Beby menidurkan Sean.


Sean meringkuk di pelukan Beby.Beby menepuk nepuk pantat Sean agar bocah itu segara tidur,cukup lama Beby menidurkan Sean akhirnya bocah itu terlelap.


Beby perlahan melepaskan pelukan Sean dengan sangat hati-hati agar Sean tidak bangun.Beby pun memutuskan untuk turun ke bawa mencari Bi Ima.


Beby akan bertanya dimakan kamar Beby,selama tinggal di rumah ini.


Beby melihat Bi Ima di dapur sedang mencuci piring,Beby pun menghampiri Bi Ima.


" Bi " Ucap Beby


" Eh Beby,ada apa " Tanya Bi Ima


" Eee,kamar aku dimana ya Bib" Tanya Beby


" Oh kamar kamu,disana " Ucap Bi Ima menujukan kamar yang menghadap ke lantai dua


" Makasih ya Bi,aku mau meletakan tas ku dulu " Ucap Beby


" Iya,apa kamu sudah makan " Tanya Bi Ima

__ADS_1


" Belum Bi,tadi gak sempet untuk makan " Ucap Beby jujur karena dia tidak sempat untuk makam karena terburu pak Joko sudah menjemputnya


" Ya sudah, setelah meletakkan tas mu.Kamu langsung makan yah,dimeja masih ada makanya ko " Ucap Bi Ima


" Iya Bi " Ucap Beby


Beby menuju kamar yang akan ia tempati selama disini.Saat Beby masuk ia terjengang dengan kamar ini, bagaimana tidak kamar yang akan ditempati Beby sangat bagus dan luas.


Itu bukan seperti kamar pembantu atau pengasuh,ini seperti kamar pribadi.Ya meskipun kamarnya tidak sebesar kamar Sean,tapi dengan ukuran segini termasuk luas apalagi kamar mandinya didalam.


" Apa bener ini kamar ku,kenapa sangat besar sekali " Ucap Beby bertanya denga dirinya


" Aoa kamar Bi ima,juga seperti ini " Tanya Beby lagi


Kamar Bi Ima tidak seluas milik Beby.Kamar Bi Ima itu kamar pembantu dengan ukuran sedang.


Saga sengaja memberikan kamar itu untuk Beby,karena untuk berjaga-jaga siapa tau Sean ingin tidur di kamar Beby.


Tidak mungkin akan Saga akan mengijinkan anak nya untuk,tidur dikamar pembangtu.Dengan ukuran kranjang yang sempit.


Setelah meletakkan tas nya,Beby keluar menuju ke dapur.Cacing di perut Beby sudah pada demo ingin makan sesuatu.


Beby mengambil nasi dan lauk yang ada dimeja kecil didapur.Beby tidak makan di meja makan utama,ia makan di kitchen set karena kebetulan dapur itu sangat luar.


Setelah selesai makan Beby langsung mencuci piringnya,karena kaya Bi Ima dapur itu harus terus rapi dan tidak boleh ada piring atau alat masak yang kotor.


Beby harus tidur besok dai juga harus bangun pagi,untuk menandikan Sean.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Pagi harinya Beby sudah bangun dan dia sudah rapih.Beby mengenakan baju sederhana dengan kulot berwarna coklat dipadukan dengan kaos polos berwarna cream, rambut panjang dikucir kuda.


Dengan berpenampilan seperti itu membuat Beby lebih terlihat dewasa.Padahal ia baru berusia 21thn.


Beby keluar dan bertemu dengan Bi Ima yang sedang beberes di ruangan tengah.Bi Ima pun tersenyum terhadap Beby.


" Selamat pagi Bi " Ucap Beby senyum


" Pagi juga Beby,wah masih pagi begini kamu sudah terlihat cantik " Puji Bi Ima penampilan Beby


" Ah Bi Ima bisa saja,aku mau ke kamar Sean dulu Bi " Ucap Beby pamit ke Bi Ima untuk ke kamar Sean


" Iya " Jawab singkat Bi Ima


Beby menaiki tangga menuju ke kamar Sean,kamar Sean bersebalahan dengan kamar Saga yang ada di lantai dua.

__ADS_1


Beby perlahan membuka kamar Sean,dan benar saja bocah itu masih meringkuk di bawah selimut tebal itu.


Beby tersenyum melihat Sean tertidur sangat pulas,bahkan tidak bangun saat Beby membuka pintu.


Beby berjalan mengarah ke jendel dan ia membuka tirai agar sinar matahari masuk kedalam kamar.Begitu silau dan membuat Sean terbangun.


" Momy " Ucap Sean dengan suara khas bangun tidur tapi Sean masih dalam posisi dibawa selimut


" Pagi Sean,bangun yuk sudah pagi nih " Ucap Beby berjalan menghampiri Sean


" Memang ini jam berapa Mom " Tanya Sean


" Setengah tujuh,Sean sekolah jam delapan kan " Tanya Beby yang sudah duduk ditepi ranjang


" Iya,tapi kenapa momy bangunin Sean jam segini.Biasanya Dady bangunin Sean di jam tujuh " Ucap Sean Protes


" Itu dulu,mulai sekarang Sean harus bangun lebih awal.Karena momy yang mengurus Sean,jadi Sean harus menuruti apa yang Momy katakan " Ucap Beby


" Baik mom " Ucap Sean dengan patuh


" Momy siapakan air hangat dulu untuk mu,baru nanti mandi " Ucap Beby


" Iya Mom " Ucap Sean


Beby menuju ke kamar mandi Sean,dan ia menyiapkan air hangat untuk Sena mandi.


lima menit kemudia,Beby keluar dan menghampiri Sean yang sudah duduk di tepi ranjang.


" Yuk mandi,airnya sudah siap " Ucap Momy


" Gendong mom " Ucap Sean merentangkan tangan untuk minta digendong


" Ya ampun Sean, ternyata kau sangat manja " Ucap Beby mencubit gemas hidung Sean


" Hehehe,cuma sama Momy Sean manja,kalau sama Dady tidak " Ucap Sean jujur


" Kenapa " Tanya Beby


" Karena Dady akan marah kalau Sean bersikap manja,kata Dady anak cowok tidak boleh manja dan lemah.Kata Dady Sean harus kuat " Ucap Sean mengatakan apa yang Saga katakan padanya


" Benar kata Dady Saga,Sean harus kuat dan pemberani.Biar nanti kalau Sean sudah besar bisa jagain Dady " Ucap Beby


" Dan Momy juga " Timpal Sean


Beby yang mendengarnyapun tersenyum.Kenapa dia harus dijagain Sean padahal dia bukan siapa-siapanya.

__ADS_1


Beby mulai memandikan Sean dengan sangat telaten.Baby juga memakai kan Sean baju bahkan Sean memilih baju sendiri.Sean memilih baju dengan warna yang sama seperti Beby.


Beby tidak mempermasalahkan nya,toh itu cuma sekedar warna baju yang sama.


__ADS_2