Pesona Duda

Pesona Duda
06


__ADS_3

Saga masih mencintai almarhum istri itu,karena dia adalah wanita yang pertama masuk ke dalam hatinya.Saga belom bisa melupakan istrinya,ya meskipun sudah empat tahun meninggalnya tapi rasa cinta Saga masih sama seperti dulu.


Mungkin karena Saga belom menemukan wanita pengantin istrinya,semoga saja Saga akan mau membuka hati untuk wanita lain.Mau sampai kapan Saga akan membentang hatinya itu,mau sampai kapan Saga sendiri dia butuh teman hidup untuk menua bersama kelak.Sean juga butuh sosok Ibu,dia butuh belaian dan kasih sayang seorang ibu meskipun Saga memberikan nya tapi berbeda dengan kasih sayang seorang ibu.


" Son bangun,sudah siang " Ucap Saga


" Iya Dady " Ucap Sean yang sudah membuka matanya


" Yuk Dady bantu mandi " Ucap Saga


" Iya Dad " Ucap Sean


Pagi ini Sean dimandikan oleh Saga,sudah lama Saga tidak memandikan Sean.Setela selesai mandi tidak lupa Saga memakainkan baju untuk Sean,mereka turun kebawa untuk sarapan.Di meja makan sudah penuh makanan,untuk pagi ini.


Setelah selesai makan,Saga berpamitan ke Sean untuk berangkat kerja.Seperti biasa Sean ditinggal dengan Bi Ima,Sean juga menurut dia sangat patuh apa yang Saga katakan.


Saga sudah sampai di kantor,dan ia memulai memimpin untuk meeting pagi hari ini.Meeting berlangsung selama dua jam lebih,karena banyak yang Saga sampaikan beberapa hal.


Beby yang sedang menyapu tiba-tiba ia dipanggil oleh HRD untuk keruangan nya,Beby yang bingung kenapa dia dipanggil apa dia akan dipecat.Tapi Beby rasa dia tidak melakukan kesalahan,terus kenapa dia panggil HRD.


" Beby,kamu disuruh ke ruangan HRD " Ucap Rekan kerjanya


" Saya mbak " Tanya Beby


" Iya,buruan sana " Ucap Teman kerja


" Ada apa ya mbak " Tanya Beby


" Gak tau " Jawab singkat


" Ya udah aku pergi dulu ya mbak " Ucap Beby


" Ada apa yah,apa aku mau dipencet.Tapi aku tidak melakukan kesalan" Ucap Beby lirih


Sepanjang jalan menuju ke ruangan HRD,Beby terus berpikir kerasa ada apa kenapa dia dipanggil.Beby narik nafas panjang,sebelum ia membuka pintu ruang HRD setelah sudah cukup mengumpulkan keberanian Beby masuk ke dalam.


" Permisi pak " Ucap Beby


" Masuk,ada yang akan aku sampaikan" Ucap HRD

__ADS_1


" Iya Pak, sebenarnya ada apa yah pak " Tanya Beby


" Apa aku mau dipecat Pak,tapi salah aku apa pak dan aku rasa aku tidak melakukan kesalahan " Ucap Beby tanpa henti


Padahal HRD itu belom mengatakan tujuan Beby dipanggil,tapi kenapa Beby sudah mengatakan kalau dia akan dipecat.Padahal tujuan Beby dipanggil ia akan memindahkan Beby ke kedung lima,bukan nya akan di pecat.


" Siapa yang mau memecatmu " Tanya HRD


" Jadi saya tidak dipecat Pak " Tanya Beby


" Tidak,saya memanggil mu karena ada sesuatu hal " Ucap HRD


" Apa itu pak " Tanya Beby


" Kamu akan saya pindah kan,ke lantai lima " Ucap HRD


" Kenapa saya dipindahkan pak " Tanya Beby


" Karena disan butu kamu " Ucap HRD


" Oh gitu ya pak,kalau gitu kapan saya pindah pak " Tanya Beby


" Tahun depan " Ucap HRD


" Ya ampun Beby,ya sekarang ngapain nunggu tahun depan " Ucap HRD geram dengan Beby


" Tapi tadi..." Ucap Beby belom selesai sudah disela


" Sudah sana pergi,dan mulai sekarang kamu bekerja dilantai lima " Ucap HRD


" Baik pak " Ucap Beby dan pergi


Beby berjalan ke pantry dengan langkah gontai,entah kenapa hati Beby sangat berat meninggalkan lantai tiga.


Mungkin karena Beby sudah merasa nyaman dengan suasana di lantai tiga,rekan kerjanya juga sangat baik terhadap Beby.


Dan saat sudah merasa nyaman,Beby harus meninggalkan nya sunggu sakit hati ini.Belom lagi harus beradaptasi dengan orang di lantai Lima,ya semoga saja disana Beby bisa merasa apanyang dia rasakan di lantai tiga.


" Kamu kenapa Beb,ko lesu banget " Tanya Mini

__ADS_1


" Iya betul,tidak seperti biasanya" Rekan lainnya


" Aku dipindahkan,ke lantai lima " Ucap Beby meletakan kepalanya di meja dengan wajah lesu


" Ko bisa sih " Tanya Mini


" Gak tau,katanya di lantai lima butuh aku " Ucap Beby


" Ya sudah terima aja,toh masi satu perusahaan" Ucap Mini


" Tapi aku disana gak punya teman " Ucap Beby


" Nanti juga punya,kalau kamu kesepian datang aja kesini " Ucap Mini


" Ahh pasti aku bakalan kangen sama kalian "


" Kenapa harus aku,yang di pindahkan " Ucap Beby


" Sudah gak usah ngeluh,mungkin ini yang terbaik buat kamu.Dah gih siap-siap " Ucap Mini


" Iya " Ucap Beby bangkit dan ia mengambil tasnya


Setelah mengambil barang miliknya,


Beby menuju ke lantai lima menggunakan anak tangga.


Padahal ada lift toh semua orang bisa menaiki lift terkecuali OB dan staf lainnya,tapi Beby selalu memilih menggunakan tanga.Karena Beby tidak mau ada yang merasa tak nyaman,atas kehadiran di lift


" Kamu OB pindahan dari lantai tiga ya " Tanya gadis muda mungkin seumuran dengan Beby


" Iya " Ucap Beby


" Perkenalkan aku Nana,aku juga seorang OB disini " Ucap Nana


" Ah iya,aku Beby " Ucap Beby memperkenalkan diri


" Yuk ku antar kamu ke belakang" Ucap Nana


" Iya " Jawab Beby

__ADS_1


Beby mengikuti Nana dari belakang,Beby melihat sekeliling lantai Lima sangat berbeda jauh dibandingkan lantai tiga.


Di lantai Lima suasana sangat megah dan tertata rapi,sedang di lantai tiga tidak semegah ini mungkin karena ini lantai paling atas dan ada Rungan CEO.


__ADS_2