
Pak Joko melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.
" Sean,lain kali jangan gitu dengan Salsa " Ucap Beby menasehati Sean
" Memang kenapa Mom " Tanya Sean melihat ke arah Beby
" Nanti Salsa marah,terus gak mau temenan sama Sean lagi " Ucap Beby
" Gak mugkin Mom,Salsa itu teman baik Sean " Ucap Sean
" Mungkin saja,kalau Sean terus menjahili Salsa " Ucap Beby
" Soalnya kalau Salsa marah,lucu Mom.Tadi Momy lihat sendiri kan betapa lucunya Salsa saat cemberut " Ucap Sean dengan gamblang
" Iya tapi lain kali jangan gitu,kasihan Salsa " Ucap Beby
" Iya Mom " Ucap Sean
Setelah itu tidak ada obrolan lagi diantar Sean dan Beby, sesampainya dirumah Beby mengantar Sean masuk ke kamar untuk berganti pakaian biasa.
Karena Sean merasa kelelahan dia memilih untuk tidur siang,Beby menemani Sean tidur.Tapi tidak terasa Beby juga ikut tertidur disamping Sean.
Entah sudah berapa jam Beby tertidur di samping Sean.Sampai jam sudah menunjukkan pukul dua siang,mereka berdua melewatkan jam makan siang.
Beby langsung membangunkan Sean,karena Sean harus makan.Kalau tidak makan bisa-bisa sakit dan Beby kena Omelan Saga.
" Sean bangun,ini sudah siang " Ucap Beby menggoyangkan tubuh Sean
" Eehm " Sean mulet karena guncangan dari Beby
" Sean bangun " Ucap Beby lebih keras karena Sean belom saja bangun
" Apa sih Mom,Sean masih ngantuk " Ucap Sean setengah sadar
" Ini sudah jam dua,kamu belom makan siang " Ucap Beby
" Apaa,jam dua " Ucap Sean kaget dan langsung duduk
" Iya, makanya bangun " Ucap Beby
" Momy ko gak bangunin Sean sih,Sean kan ingin ke kantor Dady " Ucap Sean
" Maaf,momy tadi juga ketiduran di samping Sean " Ucap Beby
" Ya sudah,besok aja ke kantor Dady " Ucap Sean
__ADS_1
" Yuk turun,terus makan " Ucap Beby
" Iya Mom " Ucap Sean
Sean dan Beby turun ke bawa,untuk mekan siang.Tepatnya makan siang yang sudah terlalu kesiangan.
Bi Ima yang melihat Beby dan Sean baru turun,dia mengahampiri mereka.
" Sudah bangun " Tanya Bi Ima
" Bi Ima tau,kalau aku tidur " Tanya Beby
" Iya,tadi Bibi masuk ke kamar Den Sean ingin memanggil kalian untuk makan siang.Tapi kalian tidur,tadi Bibi keluar " Ucap Bi Ima
" Loh Bibi,ko gak bangunin aku sih " Ucap Beby
" Bibi gak tega, soalnya kamu tidur sangat pulas " Ucap Bi Ima
" Lain kali aku kau ketiduran,bangunin aja ya Bi.Aku gak enak sama yang lain " Ucap Beby merasa tak enak hati dengan pelayanan yang lainnya
" Tidak papa,kamu kan pengasuhnya Den Sean.Jadi kamu harus selalu bersama Den Sean " Ucap Bi Ima
" Tapi kan Bi..." Ucap Beby belom selesai sudah di potong oleh Bi Ima
" Iya Bi,Sean sudah lapar " Ucap Sean mengelus perutnya yang sudah keroncongan
Beby dan Sean menju ke meja makan,untuk makan siang.Sedangkan Bi Ima dia melihat interaksi Beby dan Sean dari kejauhan,tidak lupa Bi ima memotret mereka untuk kenangan kenangan.
Setelah selesai makan Sean mengajak Beby untuk menonton film kartun kesukaan Sean.Ya itu si kembar bktak,setiap hari Sean selalu menonton kartu itu.
Tidak lupa Beby membawa beberapa cemilan, buah-buahan dan minuman untuk mereka nonton.
Beby juga menikmati kartun itu,karena tidak bisa dipungkiri Beby juga suak dengan kartun si kembar botak itu.Ya meskipun beneran sudah tidak pantas diamana usia Beby sudah 21thn,tidak masalah bukan.
Jam terus berputar selayaknya,tidak terasa jam sudah menunjukkan pukul 17:00 WIB.Beby dan Sean masih asik menonton film kartun,cemilan yang di bawa Beby juga sudah habis tanpa sisa.
Suara mesin mobil terdengar di halaman depan rumah,tapi Beby dan Sean tidak mendengar suara mesin mobil.Mereka masih asik nonton,Bi Ima yang mendengar suara mobil Tuan nya ia langsung membukakan pintu untuk Saga.
Dari ruangan keluarga terdengar suara tawa Beby dan Sean bersautan,Saga mengerutkan kening mendengar gelak tawa mereka berdua.
Saga berjalan ke arah ke ruangan keluarga,Beby tidak menyadari kedatangan Saga yang sudah berdiri di belakang mereka.
" Hahaha lihat Mom,itu sangat lucu " Ucap Sean menujuk ke larah Tv dengan tawanya
" Hahaha iya,si fizi berisin samapi mengeluarkan ingus.Apa Sean pernah seperti itu " Tanya Beby di selata tawanya
__ADS_1
" Tidak " Ucap Sean
" Oh iya,ah momy ingin melihat Sean seperti Fizi " Ucap Beby
Beby tidak menyadari kalau dia, memanggil dirinya dengan sebutan Momy seperti Sean
" Momy...." Ucap Sean
" Ehem " Dehem Sag
Beby yang mendengar langsung mendongak kelapa ke atas,betapa terkejutnya dia melihat wajah Saga disana.
Duk!
Beby reflek berdiri dan membuat kepalanya mengenai wajah Saga.Seketika hidung Saga mengeluarkan airran merah dari hidung nya.
Beby menutup mulutnya yang menganga dengan kedua tangan,dia telah melakukan kesalah yang sangat besar.
Astaga apa yang kamu lakukan Beby,pak Saga pasti marah benar dan kamu akan di pecat.Tidak tidak ini tidak boleh terjadi " Ucao Beby dalam hati
Saga menyentuh hidung yang terasa sakit,karena terkena benturan keras kepala Beby.
" Astaga,Pak Saga aku minta maaf " Ucap Beby kaget
Beby langsung berlari ke samping Saga,dan menyentuh tangan Saga yang masih berada di hidung.
" Ikut Saya pak " Ucap Beby menarik tangan Saga
Beby tidak sadar apa yang dia lakukan,Saga yang ditarik tangan oleh Beby.Hanya bisa diam membeku tidak ada perlawanan dari Saga.
Entah kenapa sentuhan tangan Beby terasa hangat,apa mungki karena Saga sudah terlalu lam tidak disentuh oleh perempuan semenjak kematian mantan istrinya.
Beby membawa Saga ke dapur,dia akan mengobati Saga di sana.Karena di dapur ada kotak P3K,sedang Bi Ima dan Sean hanya melihat Beby menarik tangan Saga.
Beby menarik kursi dan mendudukkan Saga di sana,Saga hanya menuruti apa yang Beby lakukan kepadanya tidak ada perlawanan sama sekali.
" Tunggu sini,saya akan mengambil P3K " Ucap Beby langsung pergi mengambil kotak P3K,Saga juga tidak menjawab perkataan Beby
Beby yang sudah membawa kotak P3K di tangannya,dia langsung menarik kursi berhadap dengan Saga.
Beby mengambil kapas untuk membersihkan darah yang keluar dari hidung mancung Saga.Beby mendekat ke Saga ia memulai membersihkan darah itu.
Beby tidak menyadari betapa dekatnya posisi mereka bedua ,apa lagi wajah Beby tepat berada di depan Saga.
Tapi karena tinggi badan Saga dan Beby terpaut sangat jauh,Beby mendongokan wajahn untuk menjaungkau hidung Saga.Saga yang menyadari dia menundukkan kepalanya agar Beby lebih mudah untuk menjangkau hidupnya,Saga juga tida sadar apa yang dia lakukan itu reflek dari tubuhnya.
__ADS_1