Pesona Duda

Pesona Duda
14


__ADS_3

Beby langsung lari menghampiri mobil Saga yang akan pergi.


" Pak buka " Teriak Beby


Saga membuka kaca mobil dan menampakkan Sean yang sedang nagis sesugugkan.


" Ada apa " Tanya Saga dingin


" Aku....." Ucap Beby tejeda


" Aku apa " Ucap Saga datar


" Momy " Ucap Sean menatap Beby dengan mata yang penuh air


" Saya mau ikut,Sean pulang " Ucap Beby


" Apa kamu yakin " Tanya Saga


" Yakin Pak " Ucap Beby mengangguk


" Masuk " Ucap Saga


" Momy ikut Sean pulang " Tanya Sean


" Iya sayang,momy ikut Sean pulang kerumah " Ucap Beby


" Horeee momy ikut Sean pulang,Dady Sean ingin duduk sama Momy " Ucap Sean gembira mendengar kalau Beby akan ikut mereka pulang


" Iya " Ucap Saga


Beby langsung menggendong Sean dan duduk di belakang.Sean sangat nenag ia memeluk Beby sangat erat seakan-akan tidak mau melepaskan nya.


Di ambang pintu Zea tersenyum melihat sahabatnya.Zea harap Saga adalah jodoh Beby karena Zea lihat Saga orang yang baik meskipun baru pertama kali bertemu.Zea sudah bisa membedakan mana yang baik dan yang buruk.


Mobil Saga melaju dengan kecepatan sedang.Sepanjang jalan tidak ada obrolan dari mereka Sean yang sudah tertidur dipangkuan Beby sejak tadi.Karena Sean kelelahan menangis.


Setengah jam sudah,Beby sampai di kediaman Saga.Ini pertama kalinya Beby menginjakkan kaki di rumah Saga sekaligus atasnya.


Saga turun terlebih dahulu,dan membukakan pintu .Bukan untuk Beby melainkan untuk mengambil Sean yang tertidur.Saga membawa Sean ke dalam diikuti Beby dari belakang.


Beby sangat takjub melihat rumah Saga yang sangat mewah dan interior yang sangat indah.


Saga membawa Sean ke kamarnya.Beby tidak berani masuk dia hanya terdiam di pintu.Menunggu Saga meletakan Sean di kasur.


" Temenin Sean tidur,hari ini kamu menginap disini " Ucap Saga


" Tapi pak,Sean kan sudah tidur.Jadi aku bisa pulang " Ucap Beby


" Nanti kalau saat dia bangun tidak melihat mu dan menangis bagaimana " Tanya Saga menatap tajam ke arah Beby

__ADS_1


Beby yang ditatap Saga merasa sedikit takut,karena tatapannya sangat mengerikan bahkan buku kudu Beby berdiri


" Kan ada bapak " Ucap Beby menunduk


" Sean tidak akan diam menangis,kalau bukan sama kamu " Ucap Saga


" Apa yang kamu lakukan ke anak saya, sampai-sampai dia sangat suka kepadamu " Tanya Saga


" Saya tidak melakukan apa-apa pak " Ucap Beby jujur


Cihh desis Saga


" Masuk dan temanin Sean tidur " Ucap Saga meninggalkan Beby yang masih mematung di depan Pintu tanpa menunggu jawaban dari Beby


" Baik Pak " Ucap Beby


Beby masuk ke dalam tidak lupa ia menutup pintu rapat-rapat agar Saga tidak masuk.Beby membaringkan tubuhnya disamping Sean.


Sean langsung memeluk Beby.Beby yang dipeluk Sean tersenyum dan mengelus pipi gembul Sean.


" Momy " Guman Sean


" Momy disini sayang, tidur ya " Ucap Beby


Sean menganggukan kepalanya dan kembali tertidur.Beby yang sudah merasa ngantuk melanda ia pun tertidur di kamar Sean.


Pagi pun tiba,Beby terbangun dengan posisi dipeluk Sean yang masih memejamkan mata.Beby mengambil ponsel untuk mengecek jam berapa ini.


" Pasti Zea khawatir,kenapa bisa tidur disini sih Beby dasar bodoh " Ucap Beby merutuki dirinya


Sean membuka mata,karena ada pergerakan dari Beby


" Momy " Ucap Sean


" Aduh Sean kebangun gara-gara momy yah " Tanya Beby melihat ke arah Sean


" Tidak,semalam momy tidur disini bareng Sean * Tanya Sean dengan mata yang masih kantuk


" Iya,semalem momy menemani Sean tidur " Ucap Beby


" Makasih momy,undah nemenin Sean tidur " Ucap Sean


" Sama-sama sayang,sekarang mandi yuk dah pagi " Ucap Beby


" Mandi sama Momy " Tanya Sean antusias


" Iya " Ucap Beby


" Asikk mandi sama.momy " Ucap Sean girang

__ADS_1


Beby turun dari ranjang diikuti Sean.Beby masuk ke dalam kamar mandi menyiapkan air hangat untuk Sean.Setelah air siap Beby mualu memandikan Sean.


Setelah selesai mandi Beby juga mendandani Sean dengan rapih.Beby tidak mandi ia hanya mencuci muka karena ia tidak membawa baju ganti.


Beby dan Sean keluar dan turun ke bawa.Dimana ada Bi Ima yang sedang menyiapkan sarapan.


" Wah Den Sean sudah rapi " Ucap Bi Ima melihat tuan mudanya yang sudah rapi


" Iya bi,tadi dimandiin sana Momy " Ucap Sean


" Oh Iyah " Tanya Bi Ima


" Iya,semalem juga Sean tidur sama Momy Bi " Ucap Sean dengan raut wajah gembira


" Apa den Sean senang,ada momy " Tanya Bi Ima


" Senang sekali Bi,sekarang Sean punya momy " Ucap Sean


Jadi nanti di sekolah gak ada yang ngejek Sean lagi.Kan Sean sudah punya momy " Ucap Sean memeluk Beby


" Siapa yang ngejek kamu Son " Suara bariton siapa lagi kalau bukan Saga


Saga yang baru saja turun dan ia mendengar percakapan mereka dari awal.Apa lagi saat mendengar kalau anaknya di ejek seketika darah Saga naik.


Saga tidak rela ada yang mengejak atau menyakiti anaknya.Dia akan kelakuan apa saja untuk orang yang sudah menyakiti Putranya.


Saga mendek ke Sean dan berdiri tepat di samping Beby.


" Jawab pertanyaan Dady Son,siapa yang mengejak mu " Tanya Saga


" Temanya Sean Dad " Ucap Sean


" Siapa namanya " Tanya Saga


" Namanya Nino dan indara mereka sering mengejek Sean.Katanya Sean gak punya momy dan mereka gak mau berteman sama Sean Dad " Ucap Sean menunduk


Beby yang mendengar penuturan Sean hatinya sakit.Bagaimana bisa anak sekecil Sean mendapatkan perkataan yang sangat menyakitkan ini.


" Jangan sedih Son,Dady akan kasih mereka hukuman " Ucap Saga


Sean mengangguk saja


" Sean kan punya momy Beby,jadi jangan sedih lagi yah " Ucap Beby mengelus pipi gembul Sean


" Sean gak sedih ko mom,akan ada momy " Ucap Sean


Saga yang melihat interaksi Sean dan Beby merasa ada kehangatan di hatinya.Bahkan Saga tersenyum tipis.Sepertinya hati Saga mulai terbuka untuk Beby.


Bi Ima yang melihat Tuan nya tersenyum yang pertama kalinya,setelah kehilangan mantan istrinya.Bi Ima merasa senang dan berharap Tuan nya akan mendapatkan kebahagiaan.

__ADS_1


Ditambahkan lagi melihat pemandangan yang indah ini.Mereka seperti keluarga kecil yang bahagia.


Mungkin kedatangan Beby akan membuat ayah dan anak itu merasakan kebahagiaan.Akan membuat hari hari mereka berdua penuh dengan warna.


__ADS_2