Pesona Duda

Pesona Duda
08


__ADS_3

Waktu berjalan begitu sangat cepat,tak terasa Beby sudah dua bulan kerja di lantai lima.Dan Beby merasa nyaman,tidak ada kendala selama ini .


Seperti hari hari biasanya Beby membersihkan lantai lima entah itu nyapu ngepel bahkan memberaih toilet,Beby bisa di bilang pegawai rajin dan selalu tepat waktu.


Kadang Bany berangkat lebih awal dari yang lain,Beby memang suka on time.Menurut Beby waktu adalan uang baginya


Saat Beby sedang mengepel tiba-tiba ada anak kecil yang berlarian,dan terjatuh membuat dia menangis kencang.


Beby yang ketakutan ia mengampu anak kecil itu,dan menggendong untuk menenangkan nya.Ini juga kesalahan Beby yang tidak memberi tanda lantai licin.


Hiks...hiks...hiks..." Dady sakit " Sean menangis


" Astaga sayang,kamu gapapa " Ucap Beby mengangkat tubuh mungil Sean ke gendongannya


" Momy " Ucap Sean saat melihat Beby yang menggendong nya


" Kamu, ngapain disini " Tanya Beby


" Lagi nungguin Dady kerja mom " Ucap Sean tangisan sudah mereda saat melihat Beby


" Oh jadi Dady kamu kerja disini " Tanya Beby


" Iya mom,Momy kerja disini juga " Tanya Sean


" Iya momy kerja disini " Ucap Beby


Beby yang sudah tidak mempermasalahkan panggilan Sean kepadanya,toh Beby suka anak kecil ditambah Sean sangat menggemaskan.


" Maafkan Momy,membuat kamu jatuh " Ucap Beby


" Tidak masalah mom,Sean yang tidak hati-hati" Ucap Sean


" Lain kali jangan lari lari yah " Ucap Beby menasehati Sean


" Iya mom " Ucap Sean mengangguk


" Apa ada yang sakit " Tanya Beby


" Tidak ada mom,sakitnya udah hilang saat melihat momy " Ucap Sean


Entah siapa yang mengajari Sean berkata seperti itu, padahal umurnya masih kecil

__ADS_1


" Ah Sean bikin momy malu " Ucap Beby


" Hehehe,momy sedang bekerja " Tanya Sean


" Iya momy sedang mengepel " Ucap Beby


" Eee,ya sudah turunin aku mom.Sean akan tunggu momy disitu sampai momy selesai bekerja " Ucap Sean


" Apa Dady tidak mencari mu " Tanya Beby


" Tidak momy,Dady sedang sibuk.Sean sudah minta ijin untuk main ko,jadi momy tenang saja " Ucap Sean


" Baiklah" Ucap Beby


Beby melanjutkan pekerjaannya,Sean sangat menurut ia tidak menggangu Beby saat bekerja.Sean juga setia mengikuti kemanapun Beby pergi.


Bahkan Sean ingin membantu Beby,tapi Beby menolak nya.Ia takut akan dimarahi orang tuan Sean kalau melihat Sean dengan membantunya.


Sudah dua jam akhirnya pekerjaan Beby selesai,sekarang Beby dan Sean sedan ada di pantry bersama karyawan lainnya.


" Momy,Sean haus " Ucap Beby


" Kamu haus, sebentar momy ambilkan" Ucap Beby dengan cekatan mengambil minum untuk Sean


" Beby ini akan kamu, bukannya kamu belom menikah " Tanya Nana


" Bukan,dia anak orang " Ucap Beby


" Kamu culik dia " Ucap Nana kaget


" Astaga bukan itu maksudnya,mana mungkin aku menculik anak orang " Ucap Beby


" Terus apa,terus kenapa dia manggil kamu momy " Tanya Nana


" Aku juba gak tau siapa orangnya,dan aku juga gak tau kenapa dia manggil aku momy " Ucap Beby


" Kamu tidak risih dengan panggilan kamu " Tanya Nana


" Tidak,aku sudah terbiasa dipanggil momy dengannya " Ucap Beby


" Oh " Ucap Nana mengangguk

__ADS_1


" Nama kamu siapa sayang " Ucap Nana


" Nama aku Sean Tante " Ucap Sean


" Wah kamu manis sekali,pingin cubit pipinya boleh " Tanya Nana


" Minta ijin sama Momy dulu Tante " Ucap Sean


Nana melirik ke arah Beby,meminta persetujuan.Bahkan Sean sepertinya anak Beby sungguhan,kenapa harus minta ijin ke Beby.


" Boleh tapi jangan keras-keras,nanti dia kesakitan " Ucap Beby


" Tenang aja " Ucap Nana


" Momy sudah mengijinkan,tante untuk mencubit pipi kamu " Ucap Nana


" Silakan Tante " Ucap Sean menyerah pipi gembulnya


Nana mencubit gemas dengan bocah itu,kenapa bocah itu sangat Luca dan pintar sih.Tiba-tiba Sean teringat, kalau dia tidak diperbolehkan terlalu lama untuk bermain.


Sean meninta ijin pergi ke Beby, sebenarnya Sean tidak mau jauh dari Beby.Tapi Sean sudah janji kepada Dady,kalau dia harus menurut.


" Mom,Sean harus pergi " Ucap Sean dengan lemu


" Mau kenama " Tanya Beby


" Ke Dady,tadi Dady bilang aku tidak boleh pergi terlalu lama " Ucap Sean


" Ya sudah kalau,momy antar boleh " Tanya Beby


" Tidak usah mom,Sean bisa sendiri.Sean gak mau ganggu momy,yang lagi kerja " Ucap Sean


" Wah pintanya anak momy " Ucap Beby mengacak acak rambut Sean


" Momy jangan diacak-acak rambut Sean,jadi berantakan kan " Ucap Sean merajuk


" heheh maafkan Momy,sini momy rapikan " Ucap Beby merapikan rambut Sean sepertinya semula


" Ya sudah,Sean pergi dulu ya momy" Ucap Sean mencium bibi Beby


Beby yang di cium Sean secara tiba-tiba,ia membulatkan matanya.Tapi Beby merasa nyaman saat di cium Sean,apa mungkin Beby mualai sayang dengan Sean.

__ADS_1


Apa suatu saat nanti Beby beneran akan menjadi momy Sean sungguh,entah lah waktunya bisa menentukan


__ADS_2