Pesona Duda

Pesona Duda
33


__ADS_3

Lagi lagi Beby dibuat kaget dengan perkataan Saga.Beby tidak hambis pikir dengan pikiran Saga.Yang namanya pernikahan itu sangat sakral tidak bisa untuk main main.


Dengan entengnya Saga mengucapkan nikah,apa dia tidak tau kalau Beby masih Ting Ting belom ada pengalaman apapun.


Bagaimana mana nasib Beby saat menikah dengan Saga.Apa dia akan bahagia atau tidak,itu tergantung keputusan Beby nanti.


Saga terus memperhatikan Beby dengan sangat intens, sedangkan yang diperhatikan bengong entah apa yang Beby pikiran sekarang.


Sean yang sudah terlalu lama menunggu Beby di dalam mobil ia tidak sabar lagi, akhirnya Sean memutuskan untuk masuk kedalam ruang mencari Beby.


Karena jam terus berputar,Sean tidak mau terlambat ke sekolah pasti Salsa sudah menunggu nya.


Sean naik ke atas karena saat Sean ke kamar Beby tidak ada siapa siapa,jadi Sean berinisiatif ke atas siapa tau Momy Beby ada dikamar nya.


Saat Sean sudah sampai di atas,ia melihat Dady nya dengan Beby,ia langsung memanggil Beby.


" Momy buruan ini udah siang,nanti Sean terlambat " Teriak Sean


Beby langsung tersadar dari lamunannya dan melepaskan tangannya dari tangan Saga,ia berjalan menghampiri Sean untuk menghindarkan pertanyaan Saga.


" Ah iya,yuk berangkat sekarang " Ucap Beby mengambil tangan Sean untuk turun


Saga hanya melihat Beby pergi dengan anaknya,ia pun turun juga setelah Beby cukup jauh di depan.


Beby langsung masuk ke dalam mobil,dan Pak Joko mengantar Sean dan Beby ke sekolah.Sebelom pergi ke sekolah Sean meminta Pak Joko untuk berhenti di Indomaret untuk membeli lolipop untuk Salsa.


" Pak Joko,berhenti di Indomaret yah " Ucap Sean


" Iya Den " Jawab pak Joko


Pak Joko berhenti tepat di depan Indomaret dekat sekolahan nya Sean.


" Yuk Momy antar " Ucap Beby


" Okey Mom " Ucap Sean


Sean turun dengan Beby dengan mengandeng tangannya.Setelah masuk kedalam Sean langsung menuju rak yang ada lolipop,Sean mengambil dua lolipop untuk Salsa.


" Sudah Mom " Ucap Sean


" Sudah ini saja " Tanya Beby


" Iya ini saja,Mom " Ucap Sean


Beby pun membayar lolipop itu di kasir,Beby diberikan kartu ATM oleh Saga.Katanya untuk jaga jaga siapa tau saat Sean meminta sesuatu,jadi tidak perlu menggunakan uang pribadi Beby.


Setelah selesai urusan membayar Beby dan Sean kembali ke dalam Mobil,dan melanjutkan ke sekolah.


Baru saja Sean turun dari mobil,sudah dihadang oleh Salsa yang sudah menunggu sejak tapi.Salsa berkaca pinggang hadapan Sean dengan bibi menggembung tanda ia marah.


" Salsa,ngapain disini " Tanya Sean


" Kenapa lama sekali,mana lolipop ku " Ucap Salsa dengan nada marah


" Kamu marah sama aku " Tanya Sean

__ADS_1


" Tidak usah tanya,mana lolipop ku " Ucap Salsa menghentakan kedua kakinya


" Iya iya,sabar " Ucap Sean mengambil lolipop yang ia letakan di dalam tas nya


Salsa langsung menyambar lolipop itu dari tangan Sean,dan langsung pergi begitu saja tidak memperdulikan Sean yang kebingungan.


" Mom,apa Salsa marah sama Sean " Tanya Sean ke Beby


" Sepertinya iya,mungkin Salsa sudah menunggu Sean terlalu lama " Ucap Beby melihat ke arah punggung Salsa


" Ini gara-gara Momy " Ucap Sean


" Ko gara-gara Momy sih " Ucap Beby


" Iya,karena momy kelamaan ngobrol dengan Dady,Sean ngambek sama Momy " Ucap Sean kesal dan menyusul Salsa meninggalkan Beby sendirian


" Sean tunggu momy " Teriak Beby


Tapi Sean tidak memperdulikan Beby,yang memanggil namanya.Sean terus mengejar Salsa yang sudah hampir masuk ke dalam kelas.


Beby berhenti mengejar Sean,saat Sean sudah masuk kelas.Beby duduk dengan ibu ibu yang lainnya


Sean sudah duduk di kursi nya,ia sedang berusaha membujuk Salsa agar tidak marah denganya lagi.


" Salsa,maafin aku tadi momy ngobrol dengan Dady sangat lama.Jadi aku datangannya terlambat " Ucap Sean menggoyangkan kursi Salsa dari belakang


" Eee,iya aku maafin.Karena kamu sudah memberikan aku lolipop " Ucap Salsa sambil menjilati lolipop itu


" Jadi kamu tidak marah lagi " Tanya Sean


Setelah Sean meminta maaf ke Salsa, belajar dimulai karena guru sudah sampai.Selama belajaran dimulai Sean selalu memperhatikan dan sesekali mengajak Salsa ngobrol


Sungguh manis sekali tingkah dua bocah kecil itu.Teman Sean hanya Salsa seorang,karena hanya Salsa yang mau berteman dengannya.


Jadi Sean sangat perhatian dengan Salsa,tapi sesekali ia usil dengan nya.Salsa sering terkena usilan dari Sean, padahal Salsa sudah sering dikerjain Sean tapi tetap saja kena.


Sampai jam pelajaran selesai dan waktunya untuk pulang,Sean dan Salsa keluar beriringan.Sean menghampiri Beby yang dengan mengobrol dengan ibunya Salsa.


" Momy " Ucap Sean


" Sudah selesai" Tanya Beby


" Sudah Mom,Hai tante " Sapa Sean ke ibunya Salsa


" Hai juga Sean,kamu sangat tampan " Ucap Bu Sani orang tuan Salsa


" Makasih Tante " Ucap Sean senyum tulus


" Sean tub gak tampan tau Bu " Ucap Salsa membenarkan ucapan Ibunya


" Sean tampan Ko,Sal " Ucap Bu Sani


" Nggak tampan Bu " Ucap Salsa


" Salsa memang seperti itu Tan,tidak mau mengaku kalau Sean tampan " Ucap Sean mengedipkan mata ke arah Salsa

__ADS_1


" Ia apaan sih,yuk Bu pulang " Ucap Salsa menarik tangan Bu Sani untuk pergi


" Momy nya,Sean saya pulang dulu " Ucap Bu Sani pamit dengan Beby


" Iya Bu,hati-hati " Ucap Beby


" Yuk kita pulang,Pak Joko sudah nungguin " Ucap Beby mengandeng tangan Sean


" Oke Mom " Ucap Sean


Beby dan Sean pulang dengan Pak Joko,saat di pertengahan jalan Sean teringat kalau besok adalah ulang tahun Salsa.


Sean berpikir sangat keras akan memberikan kado apa untuk Salsa besok,karena tidak menemukan jawaban akhirnya Sean betanya Ke Momy Beby.


" Mom " Ucap Sean


" Iya ada apa " Ucap Beby


" Eee,besok ulang tahunnya Salsa.Sean binggung mau ngasih apa, menurut momy apa " Tanya Sean melihat ke arah Beby untuk mencari jawaban


" Eee,Salsa sukanya apa " Tanya Beby


" Banyak Mom,Salsa suka lolipop,Coklat,Boneka, sama suka menggambar " Ucap Sean


" Bentar Momy,pikir dulu " Ucap Beby diam sejenak untuk berpikir


" Giman Mom," Tanya Sean


" Gimana kita belikan,Boneka sama kasih lukisan wajahnya Salsa " Ucap Beby


" Boleh,tapi aku gak punya fotonya Salsa Mom " Ucap Sean jujur


" Kalau itu gampang,nanti momy yang cari " Ucap Beby


" Cari dimana Mom " Tanya Sean


" Minta sama,ibunya Salsa " Ucap Beby


" Caranya Mom,apa kita kerumah Salsa " Ucap Sean


" Tidak perlus,Momy punya no hp ibunya Salsa.Nanti minta aja ke Ibunya Salsa " Ucap Beby


" Wah ide bagus,Momy memang is the best" Ucap Sean memeluk Beby


" Siapa dulu " Ucap Beby


" Momy nya Sean " Ucap Sean membuat Beby dan Sean tertawa bersama


Pak Joko yang melihat nya ikut tersenyum bahagia,ia baru pertama kali melihat Den Sean tertawa lepas seperti ini.


Tidak lupa Joko mengabadikannya momen saat Sean dan Beby tertawa menggunakan ponselnya,dan Joko mengirimkan ke Saga.


" Semoga Den Sean, selalu bagian terus dengan nona Beby " Ucap Joko dalam hati


Beby menyuruh Joko untuk pergi ke toko Boneka,untuk membelikan boneka buat Salsa.Sepanjang jalan Bebey terus memperhatikan ke arah jalanan,ia sedang mencari pelukis jalanan.

__ADS_1


__ADS_2