
" Pak Saga,saya minta maaf atas kejadian semalam,,,ini baru benar kamu sangat pintar Beby " Ucap Beby memuji diri sendiri
Beby sudah selesai mandi dan berbicara sendiri,Beby memutuskan untuk pergi ke dapur untuk membantu Bi Ima menyiapkan sarapan.
Karena jam masih menunjukkan setengah enam,jadi Beby memilih untuk membantu Bi Ima.Beby akan membangunkan Sean jam setengah tujuh.
" Mbak sudah bangun " Ucap Bi Imah
" Iya Bi,Beby bantu yah " Ucap Beby
" Iya Mbak " Ucap Bi Imah
Beby membantu Bi Imah menyiapkan sarapan,Beby hanya membantu memotong bahan masakan saja karena tidak diperbolehkan Bi Imah untuk masak.
Saat jam sudah menunjukkan pukul setengah tujuh,Beby segera menuju ke kamar Sean untuk membangunkan karena hari ini dia harus sekolah.
" Bi, Beby bangunin Sean dulu yah " Ucap Beby pamit
" Oh iya,Beby " Ucap Bi Imah
Beby menaiki tangga dan menuju ke kamar Sean,benar saja Sean masih meringkuk di bawah selimut tebalnya itu.
Beby berjalan ke cenjela untuk membuka tirai,agar cahaya masuk.Beby pun mendekat ke ranjang Sean
" Sean bangun,sudah pagi " Ucap Putri menepuk pipi gembul Sean
" Ehm bentar lagi Mom " Ucap Sean
" Sekarang,ini sudah siang nanti kamu terlambat.Bukanya kamu harus membelikan Lolipop untuk Salsa " Ucap Beby mengingatkan janji yang Sean ucapakan ke Salsa
" Sean lupa,kamu belom beli lolipop" Ucap Sean langsung berdiri
" Mandi yuk,nanti belinya saat di jalan aja " Ucap Beby
" Iya Mom " Ucap Sean turun dari atas ranjang dan menuju ke kamar mandi
20 menit kemudian Sean sudah rapih mengenakan baju seragam,Sean turun dengan Beby sambil bergandengan tangan.
Baru saja Beby mendaratkan bokong nya,Saga datang seketika Beby menundukkan kepalanya.Ia malu menatap Saga karena kejadian semalam
Saga yang cuek ia tidak memperhatikan Beby,ia langsung duduk di tempatnya.
Beby mengambilkan nasi untuk Sean dan dirinya saja,Beby tidak mengambilkan untuk Saga.Biar Bi Imah saja yang mengambilkan,toh Bi Ima sedang berdiri tak jauh dari Saga.
" Mom,ko Dady gak diambilkan juga " Ucap Sean
" Eee,biar Bi Imah saja yang mengambilkan nya " Ucap Beby gugup
" Nona saja yang mengambilkan,untuk Tuan Saga " Ucap Bi Imah
Beby menatap ke arah Bi Imah,yang ditatap mengulas senyum.Menandakan Beby harus melakukan nya.
" Kenapa Bi Imah,menyuruh ku.Aoa dia tidak tau kalau aku sedang menghindari nya " Batin Beby
Beby melamun sesaat,dan disadarkan oleh Sean.
" Mom,Ayuk ambilkan buat Dady.Nanti Sean terlambat " Ucap Sean mengundang lengan Beby
" Aaahh iya,saya ambilkan " Ucap Beby
__ADS_1
Mau tidak mau Beby harus melakukannya.
" Apa cukup Pak " Tanya Beby menujukan piring ke arah Saga
" Hem " Jawab Saga
" Ee,mau lauk apa Pak " Tanya Beby ragu ragu
" Sama dengan mu " Ucap Saga
" Haaa "
" Ambilkan,yang sama dengan mu " Saga mengulangi perkataan dengan suara lebih keras
" Ba...baik Pak " Ucap Beby gugup
Beby pun mengisi lauk ke dalam piring Saga,sama persis yang ia ambil untuk dirinya.Beby menyerahkan piring itu ke Saga dengan menunduk
Setengah drama ambil nasi dan lauk,mereka bertiga makan bersama.Setelah selesai makan Saga langsung naik ke atas untuk mengambil tas kerjanya
Beby memanfaatkan kesempatan itu untuk meminta maaf ke Saga atas kejadian semalam,Beby menyuruh Sean untuk menunggunya di dalam mobil.
" Sean tunggu di dalam mobil dulu yah,Momy ada urusan sebentar" Ucap Beby
" Iya Mom " Jawab Sean patuh
Saat Sean sudah menjauh,Beby naik ke atas menuju ke kamar Saga.Tapi Beby hanya berdiri didepan pintu kamar Saga,ia harus mengumpulkan keberanian untuk mengetuk pintu
" Aku sangat gugup" Ucap Beby
" Gimana kalau nanti Pak Saga marah,dan memecat saya " Ucap Beby negatif
Saga megang tangan Beby yang masih melayang di udara,Beby sadar tangannya dipegang Saga ia langsung menarik tangan nya dan mundur satu langkah.
" Ada apa " Tanya Saga
" Eee....Saya.... " Ucap Beby gugup
" Apa " Ucap Saga
" Sa....ya..minta ma...maaf Pak " Ucap Beby gagap
" Apa kamu gagap " Tanya Saga
Beby mengelengkan kepala
" Saya tidak ada waktu,untuk meladenimu " Ucap Saga dan berjalan meninggalkan Beby
Beby langsung memegang tangan Saga,entah keberanian dari mana Beby melakukan hal itu.
" Tunggu " Ucap Beby
Saga melihat tanganya yang di pegang Beby dan berbalik badan ke arah Beby.
" Apa " Tanya Saga
" Saya minta maaf Pak,atas kejadian semalam " Ucap Beby menunduk tapi tangannya masih memegang tangan Saga
" Memang semalam kenapa " Tanya Saga pura pura tidak ingat
__ADS_1
" Semalam saya.....me...meluk Pak Saga,dan " Ucap Beby berhenti
" Dan apa " Ucap Saga
" Dan aku ketiduran... dipelukan Pak Saga " Ucap Beby menunduk
" Terus " Ucapa Saga masih dengan wajah datar
" Terus saya minta maaf Pak,tolong saya jangan dipecat Pak " Ucap Beby
Saga mengerutkan dahinya,kenapa ia harus memecat Beby hanya masalah itu.
Selintas Saga mempunyai ide cemerlang.
" Kamu harus tanggung jawab " Ucap Saga
" Tanggung jawab apa Pak " Tanya Beby
" Kau harus menjadi Momy nya,Sean sungguhan " Ucap Saga
Entah apa yang dipikirkan oleh Saga,kenapa dia bisa mempunyai ide gila itu.Apa Saga tidak sadar apa yang ia ucapkan barusan.
Beby yang mendengar perkataan Saga,seketika ia menatap Saga dengan mata berkua sempurna.
" Apaaa " Ucap Beby kaget
" Kau pasti tau,apa zang ku maksud" Ucap Saga
" Ta...pi Pak,kenapa aku harus tanggung jawab dengan itu " Ucap Beby tak percaya dengan ucapan Saga
" Apa kamu mau aku pecat " Ancam Saga
" Tidak pak tidak " Ucap Beby mengelengkan kepala dengan cepat
" Kalau gitu kamu harus tanggung jawab " Ucap Saga
" Apa tidak ada yang lain,selain itu Pak " Tanya Beby
" Tidak" Ucap Saga
" Tapi kita gak terlalu dekat Pak.Kenapa aku harus jadi MomY nya Sean sungguhan" Tanya Beby
" Apa perlu " Ucap Saga
" Tentu saja sangat perlu Pak.Setidaknya kita saling kenal dulu,di antara saya sama Pak Saga kan tidak rasa cinta atau Sayang " Ucap Beby jujur
" Bagaimana Saya,harus jadi Momy nya Sean " Ucap Beby
" Kalau gitu mulai sekarang,kamu jadi pacar aku " Ucap Saga
" Apaaaaa,Pak Saga gak usah bercanda deh.Saya masih kaget dengan perkataan Pak Saga tadi,kenapa sekarang saya harus jadi pacar Pak Saga " Ucap Beb protes
" Baiklah kalau kamu tidak mau pacaran, langsung nikah saja " Ucap Saga dengan seenak jidatnya saja,apa lagi ekspresi wajahnya biasa biasa saja tidak ada perubahan sama sekali
Lagi lagi Beby dibuat kaget dengan perkataan Saga.Beby tidak hambis pikir dengan pikiran Saga.Yang namanya pernikahan itu sangat sakral tidak bisa untuk main main.
Dengan entengnya Saga mengucapkan nikah,apa dia tidak tau kalau Beby masih Ting Ting belom ada pengalaman apapun.
Bagaimana mana nasib Beby saat menikah dengan Saga.Apa dia akan bahagia atau tidak,itu tergantung keputusan Beby nanti.
__ADS_1
Saga terus memperhatikan Beby dengan sangat intens, sedangkan yang diperhatikan bengong entah apa yang Beby pikiran sekarang.