Pesona Duda

Pesona Duda
31


__ADS_3

" Tidak apa-apa hanya bertanya,siapa tau kamu sudah tinggal disana kamu bisa dekat dengan Pak Saga " Ucap Zea menggoda Beby


" Jangan aneh-aneh Ze,mana mungkin aku mendekati Bos ku sendiri" Ucap Beby


" Memang kenapa,toh Pak Saga singgel kamu juga singgel " Ucap Zea


" Sudah sudah,kau matiin telfonnya lama lama kamu ngeselin" Ucap Beby yang mulai kesal dengan Zea dan langsung mematikan sambungan telfonya tanpa persetujuan dari Zea


Hampir satu jam Beby duduk di taman belakang,hari semakin malam angin berhembus mengenai rambut Beby yang tergerai.


Saga yang tadinya mau ambil minum,tapi melihat ada seseorang yang sedang duduk di taman belakang ia pun mengahampiri.Saat dilihat kalau yang duduk di taman belakang itu Beby,Saga tidak berani mendekat hanya melihatnya dari jauh.


Cahaya bulan menyinari Beby membuat kecantikan Beby bertambah,Saga yang melihat sesaat terpesona dengan kecantikan Beby.


" Cantik.." Guman Saga tidak menyadari apa yang dia ucapkan barusan


Beby yang merasa diperhatikan oleh seseorang,ia menengok ke belakang dan melihat Saga yang sedang melihat ke arahnya.Beby seketika langsung berdiri.


" Pak Saga,apa membutuhkan sesuatu" Tanya Beby


" Tidak,masuk diluar dingin " Ucap Saga


" Iya pak " Ucap Beby menunduk


Saga pun pergi ke dapur untuk mengambil minum yang sempat tertunda.Beby juga masuk ke dalam dan melewati Saga yang sedang mengambil minum.


Saat melewati dapur seketika Beby menghentikan langkah nya,karena suara Saga.


" Berhenti" Ucap Saga


Beby pun menghentikan langkah dan menghadap ke arah Saga.


" Iya Pak,ada apa " Ucap Beby


" Apa kamu sudah menikah " Tanya Saga


Pertanyaan apa itu, bagaimana Beby sudah menikah.Pacar saja tidak punya,Beby menautkan kedua alisnya ia bingung kenapa Pak Saga menyakan hal itu.


" Kenapa diam saja " Ucap Saga menatap ke arah Beby


" Belom pak " Ucap Beby menunduk


" Punya pacar " Tanya Saga lagi


" Ada apa dengan Pak Saga,kenapa menanyakan hal itu " Guman Beby

__ADS_1


" Saya tidak punya pacar Pak,saya tidak ada waktu untuk melakukan hal seperti itu " Ucap Beby


" Kenapa " Tanya Saga


" Karena saya hanya fokus bekerja,untuk kehidupan saya pak.Mungkin laki-laki tidak ada yang dengan saya Pak " Ucap Beby jujur


" Kenaoa tidak mau " Tanya Saga


" Karena saya miskin pak,saya tidak berpendidikan.Saya juga sebatang kara di Duni ini Pak " Ucap Beby dengan suara lemah


" Memang orang tua kamu kemana " Tanya Saga


" Eee,orang...tua...saya sudah.... meninggal Pak " Ucap Beby


Beby mengingat kedua orang tuanya yang sudah meninggal.Mengingat kebersamaan dengan kedua orang tuan saag masih hidup,canda tawa.


Beby seketika menangis entah lah setiap,Beby mengingat kenangan bersama kedua orang tuanya dia pasti sedih.


Kehidupan Beby sangat lah berat saat ditinggal kedua orang tuanya.Dia harus bertahan hidup dengan kerasanya dunia ini, Beby tidak mempunyai kerabat selain Zea sahabatnya.


Beby harus bekerja keras disaat umur Beby yang seharusnya masih bersekolah,bermain dan menikmati masa remaja nya.Tapi Beby harus mengubur masa remajanya untuk bekerja.


Saga yang melihat Beby menangis ia mendekat,dan menarik Beby ke dalam pelukannya.Entahlah kenapa Saga melakukan itu,yang jelas hati Saga sedikit nyeri saat melihat Beby menangis.


" Aku capek,aku lelah.Kenapa dunia ni sangat kejam,kenapa semua orang membenci ku,aku hanya ingin hidup dengan tenang.Aku tidak mempunyai siap-siap didunia ini,Aku lelah menghadapi ini semua sendirian " Hiks...hiks....hiks


" Kamu tidak sendirian,ada aku disini " Ucap Saga dengan lembut


" Pa,Bu.Beby kangen kenapa kalian hanya pergi bedua dan tidak membawa Beby bersama mu,Beby capek Bu "


" Pak apa aku tidak berhak bahagia,apa ada orang yang mau dengan ku " Tanya Beby ke Saga di sela tangis


" Kamu berhak bahagia,hanya saja belom waktunya " Ucap Saga


" Kapan,kenapa sangat lama.Aku sudah lelah Pak,ingin seperti orang orang yang mempunyai kebahagiaan dengan orang yang disayang " Tanya Beby


" Secepatnya" Ucap Saga


Entah sudah berapa menit Beby menangis di dalam pelukan Saga,sampai Saga tidak mendengar Isak tangis Beby lagi.


Saga melirik ke Beby dan ternyata Beby tertidur dipelukan Saga.Apa senyaman itu di pelukan Saga,sampai ia tertidur saat menangis.


Tanpa basa-basi Saga langsung mengangkat tubuh Beby tanpa membangunkan nya,Saga membawa Beby ke dalam kamar nya dengan tangan yang sedang menggendong Beby satu kaki untuk membuka pintu.


Saga melangkah ke ruangan Beby,dan meletakan Beby berlahan.Tidak lupa Saga menyelimuti tubuh Beby agar tidak kedinginan.

__ADS_1


Sesaat Saga memperhatikan wajah Beby yang sembam gara-gara tangisan tadi,tangan Saga terulur untuk menyentuh pipi mulus Beby.Yang punya pipi tidak merasa terganggu dengan sentuhan tangan Saga.


" Cantik,Aku janji akan menjaga mu seperti aku menjaga Sean " Ucap Saga berjanji dengan diri sendiri


Cup...


Saga mencium kening Beby sekilas.Mencari kesempatan dalam kesempitan Saga, bisa-bisanya dia mencium Beby dalam keadaan tertidur.


Disaat sudah puas memandangi Beby yang sedang tidur,Saga pun pergi dari kamar Beby membiarkan si punyan kamar tidur dengan nyenyak.


Pagi harinya.......


Beby bangun lebih dulu,saat bangun Beby bingung kenapa dia bisa dikamar.Seingat Beby semalam dia sedang duduk di taman belakang.


" Kenapa aku dikamar " Ucap Beby


" Semalem kan aku duduk ditamab belakang terus......" Beby tidak melanjutkan ucapannya dia mengingat kejadian semalam


" Astaga,apa yang ku lakukan.Pak Saga pas marah karena ulah ku semalam " Ucap Beby


" Kenapa kau sangat bodoh sekali Beby, bisa-bisanya kamu berani memeluk Pak Saga " Beby merutuki dirinya sendiri


" Apa Pak Saga,akan memecat ku " Pikiran Beby sudah ketakutan akan dipecat oleh Saga


" Tidak tidak,kau harus minta maaf ke Pak Saga.Beby " Ucap Beby


Beby turun dari ranjang,ia langsung bergegas menuju ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


Beby harus membantu Bi Ima dan membangunkan Sean untuk berangkat kerja,Beby juga harus minta maaf ke Saga atas kejadian semalam.


Di dalam kamar mandi Beby berusaha untuk mengumpulkan keberanian untuk menghadapi Saga.Beby juga merangkai kata-kata untuk minta maaf ke Saga.


" Pak saya minta maaf,semalam saya memeluk Pak Saga " Ucap Beby


" Tidak tidak seperti itu,sangat memalukan " Ucap Beby menjambak rambut


" Saya minta maaf Pak "Ucap Beby sambil memperhatikan diri di cermin


" Bukan seperti itu Beby,pasti Pak Saga bingung minta maaf apa " Ucap Beby


" Pak Saga,saya minta maaf ata kejadian semalam,ini baru benar kamu sangat pintar Beby " Ucap Beby memuji diri sendiri


Beby sudah selesai mandi dan berbicara sendiri,Beby memutuskan untuk pergi ke dapur untuk membantu Bi Ima menyiapkan sarapan.


Karena jam masih menunjukkan setengah enam,jadi Beby memilih untuk membantu Bi Ima.Beby akan membangunkan Sean jam setengah tujuh.

__ADS_1


__ADS_2