Pesona Duda

Pesona Duda
04


__ADS_3

" Ketebalan itu,kamu seperti habis makan darah " Ucap temanya


Beby yang mendengar sindiran dari teman,ia tersenyum tipis dan melirik wanita yang disindir.Dan benar saya lipstik yang dia pakai terlalu berlebih,sudah warna merah terang dan tebel.


" Diam " Ucap wanita itu


Astaga tebel banget, seperti vampir yang habis ngisap darah.Kalau aku jadi cowok gak bakalan mau,sama cewek seperti dia bikin malu " Guman Beby dalam hati


Beby tidak habis pikir dengan wanita jaman sekarang berdandan yang sangat berlebihan,bahkan anak SMP sudah berani memakai mek up seperti orang dewasa.Bahkan wajah dan umur berbeda jauh,wajah seperti sudah dewasa tapi umur masih kecil itu karena mengunakan mek Up yang tidak sesuai umur.


Beby yang tidak tau soal merdadan seperti apa, peralatan untuk Mek up pun Beby tidak punya.Beby setiap hari tidak mengenak riasan yang menempel diwajahnya,wajah Beby sangat alami.Karena menurut Beby berias itu merepotkan,apa lagi membuang buang waktu saja.


Karena Beby tau untuk merias wajah butuh waktu lama,karena Zea sahabatnya setiap hari menggunakan riasan di wajahnya.Bahka kalau dia akan pergi keluar,Beby harus menunggu kurang lebih tiga puluh menit hanya menunggu Zea berias belom lagi memilih baju ah ribet.


Beby memang wanita yang berbeda dari yang lain,disaat wanita lain sibuk mempercantik diri sedang Beby hanya memikirkan masa depannya dan ia harus mencari uang sendiri.Dan Beby tidak memperdulikan penampilan nya,ia suka berpenampilan seadanya dari pada berpenampilan elit tapi ekonomi sulit bukan.


Beby yang sudah selesai membersihkan toilet itu,dan para wanita itu juga sudah pergi sejak sepuluh menit lalu.Beby kembali ke pantry untuk berkumpul dengan teman temannya,karena pekerjaan mereka sudah selesai jadi sekarang santai.


Jam sudah menunjukkan pukul lima itu tandanya jam kerja selesai,para karyawan berhamburan keluar dari gedung.Sedangkan Beby ia harus membersihkan ruangan kerja para karyawan,jelas pasti banyak sampah kertas berserakan dimana mana kalau sudah bersih baru Beby pulang.


Bruk....


" Aauuu" Ucap Beby yang sudah tersungkur di lantai

__ADS_1


" Kamu gapapa " Tanya Laki-laki itu


Beby yang berjalan tidak melihat ke depan,dan alhasil Beby menabrak punggung seseorang.Dan ia terjatuh karena cukup keras Beby menabrak punggung kokoh itu,salah Beby juga sih jalan tidak lihat kedapan.


" Gapapa ko,maaf aku tidak sengaja " Ucap Beby menunduk


" Hem " Ucap Laki-laki itu adalah Saga


Beby langsung pergi begitu saja,ia tidak menengok ke orang yang ia tabrak barusan.Saga juga tidak memperdulikan nay,Saga kembali berjalan ke parkiran begitupun dengan Beby yang akan mengambil motor.


Ting...


Suara ponsel Beby, menandakan ada pesan masuk


📩Oke " balas Beby


Beby menyakan motornya dan ia menuju ke tempat dimana Zea bekerja,Beby sering melakukan itu sebaliknya dengan Zea.Pokonya mereka selalu kompak,dan the best banget dah


" Beb,makan sate yuk dah lama kita gak makan sate " Ucap Zea


" Tapi aku belom gajian " Ucap Beby jujur


" Tenang saja,aku ada uang " Ucap Zea menunjukkan isi dompet nya dan ada beberapa lempar uang warna pink

__ADS_1


" Wih banyak banget uang mu,habis gajian " Tanya Beby


" Bukan,ini uang dari kakak ku " Ucap Zea


Ya Zea masih memiliki keluarga tapi Zea memilih untuk hidup mandiri,dan jauh dari keluarganya.Dan beberapa kali kakaknya akan mengunjungi Zea ditempat kerja,hanya sekedar mengobrol dan memberikan uang untuk kehidupan Zea.


" Wah enak banget,kamu dapet jatah uang dari kakak mu " Ucap Beby sedikit iri


" Kan uang ini,bukan aku saja yang menikmatinya.Tapi kamu juga " Ucap Zea


" Hehehe iya " Ucap Beby senyum Pepsodent


" Sudah yuk " Aja Zea


Mereka memutuskan untuk makan di warung sate,toh dirumah juga tidak ada makanan.Karena mereka berdua belom sempat untuk belanja, kebutuhan dapur mungkin habis ini mereka akan berbelanja


Zea memesan dua porsi sate dan es teh,tidak butuh waktu lama sate datang dengan aroma yang menusuk hidup.


" Wahh sepertinya enak " Ucap Zea melihat piring yang berisi sate


" Iya,aku makan dulu ah.Dah laper " Ucap Beby langsung melahap sate ke mulutnya


Mereka makan dengan sedikit mengobrol, setelah selesai makan Zea mengajak Beby untuk pergi ke supermarket untuk belanja kebutuhan dapur.Beby mengiyakan nya,karena di rumah tidak ada bahan yang bisa di masak.

__ADS_1


Sesampainya di supermarket Zea mengambil troli dan mulai mengelilinginya supermarket itu,Beby yang bertugas untuk mengambil bahan makanan dan Zea bagian mendorong.Karena soalnya bahan makanan Beby yang lebih tau,setiap Zea beli sayur atau buah pasti ada aja yang busuk kan jadi mumbazir.


__ADS_2