Playboy Dan Siculun

Playboy Dan Siculun
Episode 10


__ADS_3

Gays kita flashback ke Aldy dan teman²nya ya.


“Aldy...Lo ga ada niat gitu mau jalani hubungan serius sama Angel??."tanya Ary yang mencoba mengasih tau Aldy jalan yang benar.


“Ga tau deh."kata Aldy sambil memijat kepalanya dan dia pun bimbang akan hal itu.


“Aduh...semalam Aku kurang tidur tau ga??." Seru Aldy sambil menghempaskan kepalanya ke meja dia dan dia merengek kepada teman²nya itu.


“Kenapa??"Ilham yang mulai khawatir akan kesehatan Aldy itu.


“Ga tau kenapa semalam aku pengen nyentuh tuh cewek."gumam Aldy dan didengar oleh sahabatnya itu.


“What Kau mau nyentuh tuh siAngel??"kaget Ary dan langsung berteriak sehingga membuat perhatian siswa semua bertuju pada 3 cogans itu.


“Apaan nih. Aku kagak salah dengar kan kalau Kau tertarik sama Angel,, sejak kapan nih."kaget Ilham sambil bertanya tanya dan mulai meledek Aldy kerna Ilham sangat suka membuat Aldy jengkel.


“Apasih Alay lah kek cewek." Nada dingin dan membuang pandangannya ke tempat lain dan sama sekali tidak melirik sahabatnya itu.


“Tanda² Benih cinta mulai Muncul seperti inilah."ujar Ilham tersenyum dan melirik Aldy.


“Gawat gays gawat teman kita darurat cinta harus segera di sadari."kata Ilham dengan nada menggoda dan penepuk pundak Aldy.


“Benar sekali ham."kata Ary sambil mengangguk-angguk kan kepalanya dan melirik Ilham dengan kode bahwa dia setuju pendapat Aldy.


“Apasih kalian berdua ini,, ga mungkin aku cinta sama dia mungkin semalam kerna aku udah lama ga coba wanita baru mangkanya seperti itu." Dengan nada dingin Aldy mencoba memikirkan hal lainnya.


“Malam ini aku mau cari wanita lah untuk di ajak bersenang² kasian Adek aku Uda lama ga main sama mainan baru yakan dek."kata Aldy sambil mengelus K*nt*l nya dan tersenyum membuat kawan nya itu jijik.


“Cinta bilang bos." Goda Ilham yang masih mengganggu Aldy dari tadi.


“Cinta²Palak Otak kau cinta,, makan tuh cinta aku Uda kenyang makan nasi." Seru Aldy tertawa.


“Sudahlah bro sahabat kita tidak mau berkata dengan jujur kalau dia sedang berbunga Bungan ingin rasanya menerkam angsa buruk rupa itu tapi dia nya ga punya nyali."ledek Ary dan mulai percaya bahwa Aldy ga akan jujur akan perasaan nya itu.


“Wah²bener jau ry sahabat kita ini mana punya nyali,,k*nt*l aja yang di besarin nyali nya ciutt sebesar satu butir nasi." Respon Ilham tertawa keras.


“hahahaha,, bener sekali bro aku suka gaya Lo."kata Ary sambil tos dengan Ilham dan melirik Aldy.


“Apasih kalian berdua ini sehari aja ga ghibah ga bisa ya??." Kata Aldy sambil menatap sinis sahabatnya itu.

__ADS_1


“Ga bisa bro. ini sifat kita,, iyakan bro."kata Ary sambil mengangkat satu alisnya ke Ilham.


“Kaum ghibah melebihi emak² itulah kita." Seru Ilham tertawa terbahak-bahak.


“Ga lah,, Aku ga termasuk ya."kata Aldy sambil tertawa.


“Iya Kau ga masuk tapi...kau itu anggota nya iyakan Wee."Tertawa Ary.


“hahaha lucu sekali."ketawa mengejek Aldy yang mulai merah itu.


“Uda ga usah banyak drama intinya gini. Kapan kau terkam tuh angsa buruk rupah??."kata Ilham sambil memainkan alisnya.


“Nanti tunggu gua minat sama dia."ucap Aldy singkat dengan nada dingin.


***********


Saat pulang sekolah.


“Astaga temani Aku ke perpustakaan yokk Aku lupa mau pulangkan nih buku,, kalau besok Uda kena denda takutnya."seru Angel yang mulai panik kerna dia lupa mengembalikan buku yang dia pinjam.


“Ya kau sih Bukanya dari tadi pas istirahat sekarang mah waktunya pulang."kata lesu Anggun yang dari tadi Uda seperti di cabut nyawa nya itu.


Sambil tersenyum.


“Wah cogans yang sangat tampan mempesona...Baju yang sangat Rapi suara yang keimutan,, benar²tipe pria idaman aku."Kata Anggun sambil fokus memperhatikan Rio dengan mata yang berbinar binar.


“Btw Rio ayo ke perpustakaan."Kata pria di belakang Rio yang sedang berjalan menuju mereka tak lain adalah Revan dan Angga.


“Eh selamat siang senior Revan."kata Angel tersenyum manis.


“Siang."Revan kaget dan langsung memerah.


“What Uda berapa hari ga jumpa akhirnya jumpa juga dan dia ingat dengan Aku,,dan dia duluan yang negur astaga."kata Revan dalam hati dan baper sendiri.


“Eh kalian belum kenal sama kawan aku ya??,,ini kawan satu kelas aku dan kawan OSIS juga."kata Revan sambil memperkenalkan nama mereka.


“Oh ternyata pria imut²ini bernama Rio astaga wajah nya sangat imut dan mulus seperti pantat bayi,, imut²seperti ini sering di jumpai di novel dan komik doang biasanya Fiks gua harus bisa dapatin dia."Kata Anggun dalam hati dengan mata berbinar-binar.


“Eh senior Revan mau ke perpustakaan kan??gimana kalau Senior pergi berdua aja sama Angel sekalian dia mau pulangkan buku pinjamannya,, biar kami tunggu di depan gerbang aja ya."kata Anggun sambil melirik Rio,, Rio pun peka dan di balas Rio dengan senyuman.

__ADS_1


“Omg senyuman nya itu loh bikin orang meleleh."kata Anggun dalam hati sambil sedikit salting.


“Ayo Angel kita pergi mereka tunggu disini aja." Kata Revan sambil tersenyum.


“Yes... akhirnya ada juga kesempatan aku untuk dapat berbicara dengan Angel walau cuman sebentar."dalam hati Revan dengan penuh semangat.


“Yauda Aku pergi pulangkan buku ini sama Revan dulu ya."Kata Angel tersenyum.


“Oh iya kalau jumpa Aldy terus dia nanyain bilang ke dia kalau aku lagi pergi pulangkan buku sebentar." Kata Angel tersenyum.


“okee."respon Tina tersenyum bahagia.


Saat di perjalanan mengembalikan buku.


“Angel Aku pengen nanya nih."kata Revan.


“Hah nanya apa nih??."senyum Angel.


“Tadi waktu Kau bicara sama sahabat Kau maksudnya apa ya?." tanya Revan yang sengaja bembuka pembicaraan.


“Kerna Aldy pacar Aku,,jadi aku harus kasih tau dong ke dia. Kan takut nya dia nyariin,,kalau dia cemas itu ngeri loh."kata Angel tersenyum manis.


“What?!!Pacaran sejak kapan??." tanya Revan keheranan dan ada sedikit sakit hati.


“Baru²ini sih mungkin satu Minggu."seru Angel sambil menghela nafas.


“Kau beneran cinta sama dia??oh yang katanya Adek kelas nembak Aldy dengan cara maksa itu kau ."ucap Revan spontan kerna kaget nya


“Iya aku yang nembak,,iyalah kerna cinta.kalau bukan kerna cinta mana mau gua nembak dia,,intinya atas dasar cinta lah." Ucap Angel dan mulai malu.


“Aku harap kau menjawab tidak tapi ternyata yang aku impikan bertolak belakang,,ga mungkin aku perjuangkan pacar orang."dalam hati Revan dan ekspresi nya mulai sedih.


“Kay tau ga,, Aldy itu sudah punya Tiara dan semua siswa tau akan hal itu mereka kenal dari kecil. Ortu mereka juga menyetujui hubungan mereka,,bisa di bilang jika kau muncul di kehidupan Aldy kau hanya jadi pelampiasan." Seru Revan untuk menyadari tindakan Angel yang bodoh itu.


“Menurut ku juga selama seminggu ini kalian tidak seperti sepasang kekasih kok aku melihat Aldy tidak peduli kepada mu,, dia lebih peduli ke Tiara di bandingkan Lo dan gua juga ga tau akan hal itu. Atau bisa di bilang Aldy untuk Sekarang belum mencintai mu,, jadi kau masih mau bersama dengan nya??."kata Revan tersenyum dengan nada tegas.


“Eh."kaget Angel.


“Iya Aku tau kok mungkin dia belum cinta sama gua ortu dia juga berkata seperti itu kok,, tapi Aku sangat yakin dia cinta kok sama Aku biarpun tidak terlalu dalam."kata Angel menghela nafas panjang.

__ADS_1


__ADS_2