Playboy Dan Siculun

Playboy Dan Siculun
Episode 24


__ADS_3

Revan pun langsung mengerti tentang keadaan mereka sekarang dan Revan setujuh untuk menghampiri Aldy terlebih dahulu.


Mereka pun pergi mencari Aldy dan saat mereka jumpa dengan Aldy Revan langsung meninju Aldy karena Aldy berada di belakang taman sekolah dan disana sangat sepi.


Teman Aldy yang melihat Aldy di tinju itupun langsung bangkit dan berkata.


“Apa²an kau ini ya,,berani sekali."ketus Ary sambil menggempalkan tangannya.


Kemudian Aldy menyuruh Ary tenang dan berkata kalau dia tidak apa².


Aldy pun dengan tegas dan berdiri tegap berkata ke Revan bahwa apa mau nya.


“Hahahaha lucu sekali kau berkata apa mau ku?tentu saja aku mau berkata kau mencintai Angel atau tidak?jika kau tidak mencintai Angel maka lepaskanlah dan aku siap menerima dia."tegas Revan sambil tersenyum.


Aldy dan temannya itupun kaget dan tidak percaya apa yang barusan Revan katakan.


“Apakah kau tidak dengar apa yang barusan aku katakan??atau kau itu tuli."ketus Revan.


“Wah²tidak di sangka pangeran es yang dingin dan susah di dekati ini ternyata menaruh hati kepada Angel itu tapi sayang orang yang dia cintai mencintai aku."senyum manis Aldy.


“Berhenti berbicara omong kosong."ketus Revan.


“Hehehe ternyata kau bisa sangat anarkis dan bertingkah kasar seperti ini??coba ku tebak pasti alasannya kerna Angel."senyum Aldy dan mata Aldy berubah menjadi hitam pekat dan aura Aldy pun berubah menjadi gelap.


“Aku memang pendiam dan tidak peduli kepada sekitar tapi aku bisa lebih lasak anarkis ketika orang yang aku sayang kau buat menangis."senyum Revan dan matanya berubah menjadi merah dan aura darah dan bauk darah pun tercium.


“Tak salah lagi ternyata pangeran vampir itu adalah kau."ucap Ary dengan sinis.


“Umm...aroma darah mulai menyelimuti ku membuat ku berpikir berapa banyak nyawa yang telah kau bunuh."Ilham mencium sekitar.


“Tak ku sangka hari dimana kami berpapasan dengan sang vampir itu muncul."kata Aldy dengan tegas.


“Wah²legenda black vampir yang katanya sudah mati itu ternyata sudah ber rekniasi ya."ketawa Ryo yang tiba²terjun dari atas entah mana datangnya.


“Sudah cukup reunian nya."ketus Angga.


“Sekarang ke intinya saja siapa yang pertama kali membeberkan tentang masalah semalam??dan kenapa kau ada di sini Aldy??dan tidak menemani Angel yang pastinya syok itu dan berada di rumah."ucap Angga.


“Ya itu bukan urusan kalian kan??kenapa ga cari tau sendiri dan tanya langsung ke Angel."senyum Aldy.


“sudah selesaikan kalau begitu kami permisi dulu."


Aldy pun langsung pergi dan meninggalkan Revan dan teman²nya itu.


Revan pun mulai tenang dan di juga langsung kembali ke kelas nya.

__ADS_1


Mereka berkata kalau mereka akan ke tempat Angel ketika pulang sekolah nanti,,untuk melihat kondisi Angel.


Saat pulang sekolah pun Revan langsung keluar kelas dan ternyata Ryo mengajak Tina ke rumah Angel juga kerna Tina dan Anggun juga memang sedang mau ke rumah Angel.


Di tempat Tina dan Anggun.


“Huh Ryo masih tidak membalas pesan ku padahal udah berapa hari yang lalu aku mengirim pesan ke dia."ujar Anggun sambil menatap ponselnya terus.


“Kok gitu ya padahal dia selalu mengirim pesan ke aku setiap hari,, nanti aku suruh dia membalas pesan kau."ucap Tina tersenyum ke Anggun.


Penjelasan Tina barusan membuat Anggun terdiam dan berpikir bahwa ternyata selama ini Tina dan Ryo terus berkomunikasi.


Saat sampai di gerbang sekolah Anggun pun kebingungan kenapa coba Tina berhenti disana dan melihat sekitar serta sedikit dikir melihat isi pensel nya.


Anggun yang bingung tentang kelakuan Tina pun langsung bertanya kepada Tina.


“Tinaa."panggil Anggun sambil menggenggam tangannya.


“Hah??apa?."Tina menatap ke Anggun.


“Apa yang kau tunggu kita harus ke tempat Angel."ucap Anggun dengan tegas.


“Eh aku lupa kasih tau kau ya,, tadi senior Ryo berkata kalau mereka juga mau melihat keadaan Angel jadi senior Ryo mengajak kita ikut dia."jelas Tina sambil tersenyum.


“Ternyata mereka sedekat ini ya?sampai Ryo duluan memberi info ke Tina sedangkan aku dapat kabar dia pun tidak."ucap Anggun dalam hati sambil menatap sahabatnya.


“Ku pikir Ryo hanya dekat dengan ku tetapi ada yang lebih dekat dengan nya yaitu sahabat ku sendiri."Anggun menghela nafas dan kemudian Ryo datang menghampiri Tina.


“Hai...sudah lama ya menunggu tadi kami lagi ambil mobil Angga sebentar."ucap Ryo kepada Tina.


“Eh tidak kok."jawab Tina sambil tersenyum.


“Kalau begitu ayok masuk."ajak Ryo.


Anggun dan Tina pun masuk ke dalam mobil nya.


Saat di dalam mobil selama perjalan menuju ke rumah Angel Anggun melihat Tina dan Ryo yang sedang asyik mengobrol dan mereka mendiamkan Anggun.


Anggun pun yang hanya melihat mereka dari dekat kemudian di ajak Revan untuk berbicara.


“Ngapain ngelamun?."ucap Revan sambil menatap Anggun.


“Eh senior."Kaget Anggun.


“Jangan melamun terus,,kita sudah hampir sampai."ucap Revan.

__ADS_1


“Eh gimana Senior bisa tau rumah Angel didekat sini."ucap Anggun dan melihat keluar jendela.


“Aku sih sebenarnya tidak tau dimana rumah Angel kerna Angel kan orangnya ga mau terbuka ke aku."senyum Revan.


“Jadi kok bisa tau."kata Anggun.


“Kerna Angga pernah mengantarkan Angel pulang waktu itu jadi dia tau rumah Angel."jelas Revan yang membuat Anggun hanya tertawa.


Saat sampai dirumahnya Angel Tina pun langsung mengetuk pintu rumah Angel tapi tidak ada jawaban.


Revan pun melihat ke sekitar dan Revan masih bisa mencium bauk darahnya Tiara semalam.


Revan pun mengeluarkan sedikit kekuatan dia untuk mencium bau darah tersebut dari mencium bauk darah tersebut dia bisa tau kapan dan bagaimana kejadian sebenarnya semalam.


Teman Revan yang melihat hal itu hanya mengalihkan pandangan Tina dan Anggun supaya tidak melirik ke arah Revan.


“Angel."ucap Tina sambil masih mengendor pintu nya.


Angel pun mengintip dari lubang kecil yang ada di pintu dan melihat kalau itu Revan,Ryo,Angga,Tina,Anggun yang datang menemui Angel.


Angel pun langsung berdiri dan merapikan rambut dan badannya itu sambil membuka pintunya.


Dan Angel langsung menyuruh mereka semua masuk ke dalam rumah tersebut.


“Kenapa kau ga ke sekolah??apa kerna kau takut jadi bahan bulyan dan tentang gosip itu."ucap Tina sambil memeluk Angel.


“Kau membuat kami khawatir tau ga."Ucap Anggun.


“Sudah aku sekarang sudah tidak apa²kok."senyum Angel.


Dan Angel pun menjelaskan kejadian semalam.


“Kalau gitu keadaan kau juga harus di periksa dong,kalau begitu ayok ikut aku kita ke rumah sakit."ucap Revan sambil menggenggam tangan Angel.


“Hah iya kalau gitu Revan membawak Angel ke rumah sakit dan semua nya sudah di kasih penjelasan oleh Angel berarti kita langsung pulang saja dan untuk Angel jangan terlalu banyak pikiran oke."Angga mengelus rambut Angel sambil tersenyum.


******


Angel pun di bawah Revan ke rumah sakit saat sudah selesai di periksa Angel pun di antar Revan pulang tetapi di tengah²perjalan pulang Revan malah menghentikan mobilnya dan duduk diam di dalam mobil tanpa melakukan apa pun dan tampa berbicara apapun selama 5 menit.


Kemudian Revan langsung berdiri dan dia duduk di atas Angel,,Angel pun sedikit kaget dan disana Revan mendekatkan bibirnya dan bibir Angel.


Kemudian Angel mengunakan tangan untuk menjauhkan bibir Revan,,dan Revan yang sedang duduk di pangkuan Angel pun langsung merangkul Angel dengan kuat sementara itu Angel mencoba menolak pelukan Revan yang sekarang sudah melebihi batas.


“Senior minggir."kata Angel tetapi Revan hanya diam saja.

__ADS_1


__ADS_2