Playboy Dan Siculun

Playboy Dan Siculun
Episode 15


__ADS_3

Saat melihat ke arah suara terdapat pria berdiri disitu,, pria yang pakaian berantakan rambut berwarna merah beraksesoris ia itu adalah Aldy.


“Lagi asyik ya,, kalau lagi asyik kami pergi dulu." Ucap Aldy Sentai sambil berdiri di depan Revan dan melihat Angel.


“iya lagi asyik kau nya mengganggu aja." Nada dingin Revan.


“uwau...ada pangeran es aura nya sangat dingin sedingin gunung es."ucap Ary.


“Apasih??ga usah ngelucu ini bukan acara komedi." Ketus Revan.


“Off anda baperan dong." Ledek Ilham.


“Aku masih ada hati itulah kenapa aku baperan."Revan melihat ada makanan yang di kasih Aldy tadi pagi masih banyak Revan langsung menghela nafas panjang.


“Nih untuk kau." Kata Revan sambil menaruk makanan dan tersenyum ke arah Angel.


“Mau kemana?." Tanya Angel.


“Mau pulang aja disini kan pemeran utama pria nya Uda datang,,seoarang figuran seperti aku kan ga bisa apa² kalau pemeran utama nya uda datang." Kata Revan sambil berjalan ke arah Aldy.


“Tetapkan untuk siapa sebenarnya hati mu itu,,jangan membuat seseorang nyaman tanpa ikatan." Kata Revan sambil menatap tajam Aldy dan menepuk pundak Aldy.


Aldy yang mendengar perkataan itu pun merasa bodoh amat dan tidak terlalu pempedulikan perkataan nya itu.


“Kenapa datang kesini lagi?." Ucap Angel keheranan kerna melihat Aldy datang kesini ada sedikit kesenangan yang timbul.


“Kerna waktu jam sekolah uda habis jadi kami pulang,, sebelum pulang ke rumah gua mau bertanya hari ini Lo uda bisa pulang belum." Aldy duduk di depan Angel.


“kata dokternya sih Uda bisa." Ucap Angel sambil memalingkan pandangannya.


“Kalau gitu gua ke administrasi dulu mengurus semua nya." Ucap Aldy sambil berjalan keluar kamar.


Aldy keluar kamar dan menuju administrasi,,saat mau membayar atau mengurus berkas²nya ternyata semua sudah di urus dan di bayar oleh Revan.


“Kenapa Revan membayar nya,,dia kira gua kagak ada uang ya." Ucap Aldy dalam hati.


“Baiklah kalau ada waktu kami berdua aku akan bayar semua nya." Ucap Aldy.


“Sepertinya terjadi sesuatu antara Revan dan Angel."dalam hati Aldy.


“Hubungan mereka berdua sebenarnya apa ya??kok bisa mereka sedekat ini."ucap Aldy.


“Padahal dari beberapa hari ini mereka kan jarang ketemu dan jarang berkomunikasi tapi kenapa Angel bisa dekat dengan Revan?."ucap Aldy dalam hati sambil berjalan ke kamar tempat Angel berada.


“Kalau di bilang teman sih ga mungkin kan??"ucap Aldy dalam hati.


“Kalau Revan cuman anggap Angel kawan kenapa mereka sangat dekat.kan Revan terkenal sebagai pangeran es yang dingin ke semua wanita tapi sangat lancar berbicara dengan Angel berarti mereka menjalani hubungan tersembunyi." Ucap Aldy dan langsung membuka pintu kamar Angel.

__ADS_1


“Gimana urusan administrasi?."tanya Ilham.


“Uda di bayar sama Revan."ucap Aldy sambil melirik Angel mata mereka berdua bertatapan dan Aldy langsung membuang muka.


“Kok dia yang bayar sih??."tanya Ary.


“Ya mana aku tau,,kau pikir aku mamak dia?tanya lah ke dia."ucap santay Aldy.


“Kan pikir aku kau pasti tau,,ga mungkin orang kek kau ga tau apa yang sebenarnya terjadi."ucap Ilham.


“Ya intinya aku kagak tau."singkat Aldy.


“Yauda santai lah ga usah ngegas."Ilham.


“Yang ngegas siapa kambeng."Aldy.


“Ada. Abang sana ngegas terus,,di tanya baik²dia emosian terus."ucap Ilham.


“Nyindir?"kata Aldy.


“Merasa ya bos?."tanya Ilham.


“Uda ga usah berdebat intinya si Angel hari ini Uda bisa pulang belum??."tutup point' Ary.


“Gua tadi tanya katanya Uda boleh semua nya Uda di urus Revan."singkat Aldy.


“Bisa jalan ga??"ucap Aldy.


“Bisa."kata Angel tersenyum.


“Baguslah kalau bisa,,Uda gede juga jangan kek bocil harus di gendong²terus²san." Ucap Aldy dan langsung berjalan keluar kamar.


Angel hanya tersenyum melihat hal itu dia tau setidaknya Aldy ada sedikit rasa peduli kepadanya.


Mereka pun keluar dari kamar itu dan menuju ke dalam mobil Ary.


Saat di dalam mobil Ary dan perjalan pulang ke rumah.


“kau sebenarnya ada hubungan apa sama Revan."ketus Aldy.


“Ga ada apa²kok."singkat Angel.


“Ga usah bohong. kau pikir gua anak kecil yang bisa di bohongi,,kalau kalian menjalani hubungan bilang aja lagian gua kagak cemburu lagian ngapain aku cemburu sama wanita kek kau. Ga nya cantek kau itu,,kalau kau itu Tiara barulah aku cemburu dan marah."ketus Aldy.


“Tapi mau di bandingkan kek mana pun kU itu mana bisa setara sama Tiara bahkan satu persen pun tidak bisa."singkat Aldy sambil tersenyum sinis.


“Kenapa kau suka sekali membandingkan aku dengan Tiara itu??aku tau dia sempurna sedangkan aku tidak."ucap Angel santai.

__ADS_1


“Kerna manusia kek kau itu harus di bandingkan terlebih dahulu supaya kau tau.kalau ga di bandingkan sampai kapan pun kau mah ga akan tau kan."ucap Aldy.


“Baguslah kalau kau sadar.kalau kau itu ga Sempurna."ucap Aldy sambil menatap sinis Angel.


“Stop!! berhenti berkata seperti itu!"ketus Angel.


“Semakin kau mencari yang sempurna maka semakin buruk yang akan kau dapati."ucap Angel.


“Uda berani ya berbicara seperti itu ke aku??baru di baikin bentar aja Uda merasa hebat??Uda merasa jagoan ya."ucap Aldy.


“Aku hanya menjawab saja emang salah??."ketus Angel.


“Ga bisa ya kalau aku bicara itu diam aja ga usah menjawab mulut mu itu."ucap Aldy.


“Nanti kalau aku kagak jawab kau sakit hati kan?"singkat Angel.


“Sekali lagi kau menjawab pulang nya kau harus jalan kaki paham?"ucap Aldy dengan nada sedikit naik.


“Ya turunin aja aku,, ga takut."ucap Angel sambil menatap sinis Aldy.


“Banyak kali gaya mu nanti nangis."ucap Aldy.


“Ga lah B aja kali."Angel.


“Lagian aku hanya bisa nangis kan?selain itu ga bisa ngapain lagi."ucap Angel sambil menghela nafas.


“Udahlah jelek bertingkah lagi,,kalau cantik bertingkah gpp ini muka kek apa pun."Aldy.


“Hentikan mobilnya sekarang."teriak Aldy.


Ary yang sedang menyetir mobil pun langsung berhenti dan menoleh ke arah Aldy dan Angel.


“Kalian berdebat terus kepala aku pusing!"Ilham menatap mereka berdua.


“Kenapa berhenti?"tanya Ary.


“Turun."ucap Aldy Tampa melirik Angel.


Dan Angel hanya diam membisu sambil menatap Aldy mata Angel mulai berkaca²melihat Setega ini Aldy memperlakukan nya.


“Kenapa diam hah??tadi bukanya kamu menantang saya."ucap Aldy dengan pedas nya.


“Tadi aku hanya bercanda aja."ucap Angel menunduk.


“Ga peduli aku nya,,mau kau bercanda atau serius intinya aku suruh kau turun sekarang juga."ketus Aldy.


“aku kan lagi sakit dan baru sembuh masak pulang jalan kaki."rengek Angel yang sedikit berkaca kaca.

__ADS_1


__ADS_2