Playboy Dan Siculun

Playboy Dan Siculun
Episode 14


__ADS_3

“Sok B aja padahal i'm feeling sad yakan bro." Ledek Ilham sambil tertawa.


“Feling sad feeling sad,, feeling good yang ada bro." Ucap Aldy tertawa.


“Uda bro biarkan teman kita mainkan drama pura² tidak mencintai lama² dia juga nyesel yakan." Ujar Ilham sambil tertawa.


“Nyesel??kau pikir aku bakal kek di lagu young Lex ya,, yang sekarang Lo nyesel kan kesel kan putusin gua." Ucap Aldy tertawa.


“Yap Lo akan merasakan seperti itu bro." Ilham tersenyum.


“Udalah jangan berdebat dulu sekarang kita kemana??." Ucap Ary dengan binggung kerna mereka bolos hanya kerna Aldy yang sangat panik saat itu.


“Ke sekolah lah mau nya kemana." Tegas Ilham sambil tertawa.


“Lo gila ya ke sekolah??Ngapain kesana.?"ucap Aldy dengan tegas.


“Ya jadi kemana."ujar Ilham kebingungan.


“Ya ke rumah Tiara ajalah." Ucap Aldy tersenyum.


“Ayoklah Gas kan apalagi." Ucap Ary tertawa.


“Iyalah Kau kan mau sibuk pacaran sama ayang beb mu."Ucap Ilham.


“Ayoklah." Seru Ary.


Mereka pun berjalan ke rumah Tiara dimana Tiara Ledy teman²nya cabut sekolah selalu kesana.


Sekitar 15 menit Aldy sampai di tempat Tiara dan teman nya.


“Oyy yang didalam tolong dong buka pintu nya." Ucap Ary sambil mengendor²pintu tersebut.


“Oyyy."seru Ary


“Ada orang didalam ga." Seru Ary.


“bentar." Ucap Tiara sambil menuju ke pintu rumah nya.


“Sayang." Kata Tiara sambil langsung memeluk Aldy.


“Iya sayang." Kata Aldy sambil tersenyum.


“Kamu kemana aja,, beberapa hari ini kok ga kesini tau ga sih hati aku itu sakit." Ucap Tiara dengan nada manja.


“Maaf sayang,,beberapa waktu ini aku sibuk di sekolah." Ucap Aldy tersenyum sambil mencium bibir Tiara dan ada sedikit pelumatan di antara mereka berdua.


“Aih lagi²seperti ini." Ucap Ary sambil tertawa.


“Woy jangan main terus nanti hamil anak orang ****** kau dy,,harus kau nikahi noh." Ucap Ary tertawa.


Aldy Dan Tiara pun berhenti ******* dan mereka berpelukan.


“Ga mungkin hamil kan pakai pengaman." Ucap Aldy tertawa.


“Pakai pengaman terus mana terasa enak nya." Ucap Ilham.


“kalau ga pake pengaman hamil anak orang aku buat nanti." Ketus Aldy.


“Kalau hamil ya tinggal nikah aja kalian apa susah nya." Ilham tertawa.


“Ga lah,, gua mana mau jadi Dedy muda dalam usia muda."ketawa Aldy.

__ADS_1


“Aelah mau enak nya aja."Ilham tersenyum nyindir.


“Bukan mau enak nya rezeki ga boleh di tolak ga gua kagak maksa kalau dia mau ya gas,, kalau ga mau juga gpp gua mah santai orang nya." Ucap Aldy.


“Kalau kebelet terus dia ga mau." Ucap Ary.


“Ya sewa L*nte dong,, selama ada uang di tangan apa pun bisa kita beli iya ga Wee." Ketus Aldy.


“Iyain aja yakan We." Ucap Ary.


“Udahlah kalian mau ngapain."rani


“Uda jangan berdebat dong kalian sebenarnya kesini mau ngapain coba,, jangan terlalu bising lah." Ucap Rani


“Ya mau main² lah masak orang kek kami ga boleh main kesini yakan bro." Ucap Ilham meledek.


“Kalau gua sih yang jelas mau ketemu bebeb aku dong." Ucap Ary melirik Ledy.


“Siapa bebeb mu hah?." Ucap Ledy meledek.


“Siapa ya bebeb ku?kalau ga salah nama dia Ledy deh." Ucap Ary tersenyum.


“Ahh...sayang dehh." Ucap Ledy sambil memeluk Ary.


“Disana pelukan disini pelukan ya aku nya gimana."ucap Rani.


“Kau mah jadi nyamuk aja." Ledek Ilham.


“Kau jadi buaya nya yakan."Ucap Rani.


“Lah... Masak orang kek aku jadi buaya kan ga lucu." Ucap Ilham.


“Ya. kau kan emang buaya darat."ketus Rani.


“Ihh kok kalian kesini ga ngajak²Rio sih mau nya kan ada Rio biar aku bisa berduan sama dia."ucap Rani.


“Ngapain Rio kesini coba." Ucap Ilham.


“Ya untuk ketemu sama aku lah ya,,ga mungkin Rio kesini mau ketemu kau ga lucu kan." Ketus Rani.


“Lagian ngapain juga Rio mau jumpa kau??emang kau penting??kau emang siapa dia??." Ledek Ilham.


“Aku kan pacar nya." Ucap Rani tersenyum.


“Colon pacar,,bukan pacar." Ucap Ilham.


Mereka pun bersantai²disana dan tangan Aldy mulai memasuki baju milik Tiara dan Aldy mulai meremas remas p*y*dara punya Tiara dan semua nya melihat mereka.


Mereka tidak kaget lagi melihat hal itu kerna mereka sudah sering seperti itu,, selang beberapa lama Tiara pun berbicara.


“Btw kami naik ke kamar atas dulu ya mau tiduran tiduran aja." Ucap Tiara.


“Mau tiduran atau di tidurin." Ketawa Ary.


“Syut... Diam² jangan berisik nanti tetangg dengar bisa viral." Ucap Aldy sambil menarik tangan Tiara dan mereka pun masuk ke dalam kamar yang sama.


Mereka pun bercinta layaknya 21+,, hanya ada Tiara Aldy dan kamar yang bisa menyaksikan siaran langsung mereka.


Selang beberapa lama mereka pun selesai melakukan hal itu,, Aldy melihat jam dan sudah pukul 2 siang artinya sekolah sudah berakhir dan akhirnya Aldy.


Aldy melihat pukul 2 siang dan Aldy langsung berkata.

__ADS_1


“Gays kami pulang dulu ya." Ucap Aldy kepada Rani Ledy dan Tiara.


“Kok pulang??baru jam 2 pun." Nada manja Tiara.


“Mau melihat Adek kawan aku yang sakit." Ucap Aldy.


“Cuman melihat Adek kawan pun kan nanti sore bisa,, kalau ga sore malam." Ucap Tiara.


“Ga bisa." Ucap Aldy.


“Kenapa ga bisa."Tiara


“Kerna dia Adek kawan aku yang sangat ber arti bagi aku." Ucap Aldy sambil langsung berjalan keluar.


Aldy yang keluar pertama kali pun disusul oleh Ary dan Ilham.


“Mau ke tempat Angel." Ucap Ilham.


“Iya lah ga mungkin ke tempat lain." Ucap Aldy yang langsung masuk ke dalam mobil.


“Ga bisa nanti ya."ujar Ary.


“Ga bisa." Ketus Aldy.


Kedua sahabat Aldy pun langsung paham mereka langsung masuk ke dalam mobil dan tampa banyak bicara langsung melaju ke rumah sakit.


Saat Aldy dan sahabatnya sedang menuju rumah sakit,, Revan sudah terlebih dahulu kesana dan bertemu Angel.


Kreakk suara pintu kamar pasien punya Angel terbuka.


Angel melihat ke arah suara tersebut.


Angel melihat seseorang yang memakai pakaian sekolah dengan rapi dan badan tegap terlihat mata tajam seperti elang rambut hitam mengkilat dan aura yang memancarkan aura dingin yang mendalam.


“Eh Revan."ucap Angel tersenyum.


“Iyaa aku...mau nya siapa yang datang." Ucap Revan dan langsung duduk di depan Angel.


“Uda makan?." Tanya Revan.


“Uda dong."ucap Angel.


“Uda minum obat belum?."tanya Revan.


“Udalah,,Uda minum air nya ga di tanya masak makan doang nanti keselek." Ucap Angel.


“O...iya lupa,, btw Uda minum." Ucap Revan.


“Benurut mu."Angel melihat ke arah Revan.


“Sepertinya sih Uda." Ucap Revan.


“Kamu salah."ucap Angel.


“Yauda minum lah." Revan.


“anuin."Angel.


“Yauda sini." Kata Revan sambil mengambil dan memegangkan minuman untuk Angel.


Saat sedang posisi seperti itu tiba²Aldy muncul.

__ADS_1


Kreakk suara pintu terbuka dan sontak semua nya melihat ke arah suara.


Terdapat pria yang berpakaian berantakan dan tidak rapi.


__ADS_2