
Angel berhenti menangis dan mencoba memohon kepada Aldy untuk tidak mengurung nya di sekolahan tetapi keputusan pria itu sudah sangat bulat dan tidak bisa di ubah²lagi.
Mobil yang di kendarai mereka pun sudah sampai di sekolah dan Aldy menarik paksa tangan Angel masuk ke dalam ruang olahraga sekolah yang kunci nya di pegang oleh Aldy dan Revan.
Tubuh Angel di hempaskan di dalam ruangan itu dan Angel pun mulai menangis Aldy pun meninggalkan dia begitu saja.
“Aldy maafin gua."Kata Angel sambil mengendor²pintu nya yang sudah di kunci.
“Untuk sekarang bermalam lah disana oke,, besok pagi aku akan membuka kan pintunya."seru Aldy dan langsung berjalan menjauh dari ruangan tersebut.
Angel hanya bisa menangis dan mendengar suara langkah Aldy yang menjauh sampai sudah tidak terdengar lagi.
Angel menangis sampai pukul 17:01 ia mendengar langkah kaki yang berjalan melewati ruang olahraga ini dan Angel dengan suara yang serak memanggil orang nya.
“Siapapun yang disana tolong buka kan pintu nya."pinta Angel sambil mengendor²pintu tersebut.
Dan beruntung sekali yang melewati pintu itu adalah Revan,,Revan pun segera membuka pintu tersebut dan melihat Angel yang terlemas disana.
Revan langsung berlari kearah mereka dan memeluk tubuh Angel yang terlemas dan Revan sengera mengendong nya keluar dari ruangan itu dan mereka naik mobil Revan menuju ke rumah sakit.
Saat berada di rumah sakit dan selesai Angel di periksa dokternya pun berkata kepada Revan.
“Kamu pacar nya ya??,,ini pasien tersebut tidak sakit parah cuman kecapean saja banyak²istirahat aja ya bilang ke dia." Kata dokter tersebut.
“Makasih dokter." Kata Revan tersenyum.
Revan pun masuk ke dalam ruangan tempat Angel sedang berbaring dan berkata.
“Apakah masih pusing??."kata Revan sambil duduk di samping tempat tidur tersebut.
“Tidak lagi."senyum Angel.
“Kok kamu bisa bertemu dengan ku disana??."kata Angel.
“Itu kerna numpang toilet disana tadi lagi jalan²sih."seru Revan.
“Lo sendiri kok bisa terkunci disana?!siapa yang Uda kunci kau."ucap Revan sambil mengepalkan tangannya.
“Ga ada yang kunci tadi aku ga sengaja masuk ke dalam terus terkunci kan ruangan olahraga pintu nya kadang terkunci sendiri."ucap Angel.
“Tapi kan kita pulang nya sama kok bisa kau masuk ke ruang olahraga." Ucap Revan.
“Niat nya cuman mau ambil barang yang tertinggal jadi terkunci sih."ucap Angel sambil menunduk.
“Uda kalau masih belum siap untuk cerita gpp."ucap Revan sambil memeluk Angel.
__ADS_1
Pelukan Revan membuat Angel nyaman dan meneteskan air mata di dalam pelukan Revan.
“Uda terusin aja tangisan kau,,kalau mau nangis nangis aja kalau mau teriak²aja."ucap Revan sambil mengelus rambut Angel dan dia tidak mengusap air mata Angel.
Lelaki yang mau mengusap air mata perempuan yang ia sayangi dan berkata jangan menangis lagi adalah laki²yang baik,, tetapi lelaki yang mau merangkul dan membiarkan semua emosi di luapkan kepada dia adalah lelaki yang terbaik.
Sekitar 15 menit Angel menangis di pelukan Revan akhirnya dia berhenti menangis.
“Uda agak tenang??."ucap Revan sambil tersenyum.
“Uda."Kata Angel sambil tersenyum.
“Btw Uda makan belum??Kalau belum biar gua belikan makanan."Ucap Revan.
“Belum sih."ucap Angel gugup.
“Yauda kau tunggu disini ya aku mau beli makanan untuk kau."ucap Revan sambil mengelus rambut Angel.
“Iyaa."kata Angel sambil menutup matanya.
Revan pun pergi berbelanja makanan dan langsung kembali ke rumah sakit tempat Angel berada.
Revan membuka pintu kamar pasien nya dan melihat Angel yang sedang berbaring disana,, mata Revan tak pernah berhenti memandangi Angel.
Angel mengambil barang yang di kasih Revan,,itu adalah apel jeruk semangka anggur dan dua botol susu yang 2 liter.
“Maaf ya cuman bisa kasih segitu,, uang aku cuman bisa beli segitu habisnya belum pulang kerumah."ucap Revan sambil menggaruk kepalanya.
“Gpp btw makasih ya."kata Angel tersenyum
“Makasih ya."Ucap Angel sambil mengambil apelnya.
“Sini aku kupas." Kata Revan sambil mengupas buah²an nya.
Revan mengupas beberapa buah dan membuka botol susunya mereka asik berbicara.
Tiba² terdengar suara telpon dari hp android milik Revan dan Revan segera berbicara dari orang yang di telpon itu tak selang 5 menit Revan pun berkata.
“Gel... kau bisa kan aku tinggal dulu,, mamak aku Uda ngamuk²nyuruh pulang nih."kata Aldy tersenyum.
“Iya gpp."ucap Angel sambil memakan apel.
“Gua rasa ga enak nih kerna ga bisa jagain kau sampe pagi." Ucap Revan sambil menggaruk kepalanya.
“Uda gpp kasian mamak mu pergi aja."Ucap Angel.
__ADS_1
Setelah perdebatan terjadi antara Angel dan Revan akhirnya Revan terpaksa pergi.
**********
“Dyy...itu anak mati ga sih kau kunci disana ga makan seharian."kata Ilham.
“Ga lah,, dia kalau mau jadi wanita gua harus kuat dan tangguh aku sengaja mengetes dia supaya ada rasa benci dia kepada aku. Biar dia jadi wanita yang tangguh,, mungkin cara aku salah tapi gua ingin dia jadi wanita tangguh kerna wanita yang aku cintai harus tangguh."kata Aldy sambil membawa makanan satu kantong untuk Angel yang terkunci di ruangan semalam,,tapi Angel sudah di pindahkan ke rumah sakit oleh Revan.
Kreakk....saat Aldy membuka pintu ruang olahraga tidak ada Angel didalam nya Aldy terkejut dan langsung menuju ke dalam kelas Angel dengan berlari.
Ary dan Ilham pun mengikuti Aldy berlari,, kemudian Aldy berkata kepada Tina dan Anggun tentang Angel tapi kedua sahabatnya itu tidak tau apa yang terjadi.
Saat itu juga Aldy langsung ke ruangan di tempat CCTV,, Aldy menyelinap masuk dan mencari dan ternyata di rekaman CCTV tersebut dia melihat Revan yang membawa pergi Angel Aldy pun terbakar cemburu dan mengepalkan tangannya dia langsung berlari mencari Revan dengan panik nya.
Ilham dan Ary pun paham akan keadaan langsung mencari Revan.
Saat bertemu dengan Revan Aldy bertanya apa apa terjadi semalam dan Revan menjelaskan nya,, Aldy kaget
Aldy yang mendengar penjelasan dari Revan pun badan nya bergemetar tampa pikir panjang Aldy langsung berlari menuju ke rumah sakit dimana Angel dirawat.
Aldy bahkan rela bolos sekolah demi Angel,, sejujurnya dia mencintai Angel niat dia hanya untuk mengubah Angel menjadi kepribadian yang tangguh supaya jika suatu hari nanti dia tidak berjodoh lagi dengan Aldy maka Aldy tidak akan pusing lagi kerna Angel akan menjadi wanita tangguhnya.
“Ary buruan kenceng dikit dong Bawak mobil nya ini juga mobil balap kan."ketus Aldy sambil mengepalkan tangannya.
“Sabar Napa dy bukan nya apa kita pakai baju sekolah nanti bahaya."ucap Ary.
“Trobos aee lah."ucap Aldy santai.
Ary mengendarai mobilnya dengan kecepatan penuh kerna Aldy terlihat sangat panik mendengar kalau Angel masuk rumah sakit,, padahal cuman sakit biasa aja kok bisa membuat Aldy yang banyak di kelilingi wanita cantik kaya dan yang lainya bisa peduli terhadap gadis biasa seperti Angel.
“Baru kali ini Aldy peduli terhadap wanita,, biasanya dia tidak sampai seperti ini. Apakah Aldy sudah mulai mencintai Angel?? Tapi sejak kapan??."ucap Ilham dalam hati sambil melihat Aldy dan dia menggelengkan kepalanya sambil sedikit bingguung.
“Nih orang sudah sering jatuh cinta tapi kenapa saat dia jatuh cinta sama Angel tingkah laku dia beda ya?."ucap Ary dalam hati sambil menatap Aldy yang dari tadi tidak sabaran ingin bertemu Angel.
“Coba aku tes ah."ucap Ilham dalam hati.
“Dy..."ucap Ilham dan Aldy menoleh ke arah Ilham.
“Kenapa."ucap Aldy singkat.
“Dia cuman kelelahan kan ga sakit parah juga,, lagian kan kau ga ada rasa kan sama Angel."ucap Ilham santai.
“Iyalah mana mungkin aku jatuh cinta sama wanita menyebalkan seperti dia,, wanita lemah yang mudah di tindas,,wanita yang tidak bisa tegas sedetik pun,,wanita yang mampu membuat ku mengerti pentingnya suatu hubungan."Ucap Aldy tersenyum.
“Kalau ga ada perasaan ga usah terlalu di pikirkan lah,, kan kau cuman manfaatin dia doang"Ucap Ilham.
__ADS_1