Playboy Dan Siculun

Playboy Dan Siculun
Episode 13


__ADS_3

“Kalau menurut Aku sih gitu."Ucap Ilham santai sambil melihat respon apa yang akan Aldy berikan.


“Ya aku emang ga cinta sama dia,, tapi aku cuman mau ngerubah tuh anak biar dia tidak gampang ditindas lagi. dia juga sudah dewasa harusnya bisa bersifat tegas tapi apa dia terlalu bodoh terlalu mudah kasian,, dia tidak mau orang lain disakiti tapi dia sendiri sangat mudah untuk disakiti." Ucap Aldy yang kesal.


“Aku bukan peduli,, aku cuman mau lihat keadaan dia aja lagian bagi aku dia itu ga setara dengan aku." Ujar Aldy.


“Ya kalau gitu ga usah terlalu cepat Bawak mobilnya kan dia ga nya langsung mati."ucap Ilham sambil tersenyum karena dia tau pertanyaan dia sudah terjawab dan jawabannya adalah Aldy mencinta Angel.


“Ga mati apanya??kita kan ga tau dia di rumah sakit itu sendirian yang ada kasian dia siapa tau dia di bully disana sampai mati,, atau dia di racuni dokter nya." Ucap Aldy yang mulai meninggikan suaranya.


“Ya...kan gua cuman nanya ngapa kau ngegas bro."ujar Ilham sambil mengalihkan pandangannya.


“Uda² kalian jangan kelahi sekarang kita Uda sampai buruan masuk kan tadi Revan Uda kasih tau dia di rawat di kamar berapa." Ujar Ary.


Aldy dan teman²nya memasuki rumah sakit dan meminta seorang suster untuk mengantar mereka ke kamar Angel.


Sementara di dalam kamar Angel.


“Kek nya bener kata Anggun aku harus tarik ulur dalam hubungan kami,, mulai sekarang aku harus jaga jarak sama Aldy aku harus cuek sama dia,, dan aku harus bersikap biasa² saja kedua supaya aku bisa tau apakah Aldy mencintai aku??." Ucap Angel sambil menatap ke arah jendela dan melamun.


Saat ini Aldy sudah berada di depan kamar Angel,,ternyata Revan memesankan kamar VIP untuk Angel,, Aldy sedikit lega akan hal itu.


Aldy pun membuka pintu nya dan melihat Angel yang sedang terbaring menatap hampa jendela itu tatapannya kosong.


Aldy pun langsung masuk kedalam sana dan duduk di depan Angel,, Angel kaget dengan kedatangan Aldy dia kira Revan yang datang menemuinya.


Aldy langsung duduk di depan Angel dan memasang ekspresi biasa aja seakan² tidak peduli terhadap Angel.

__ADS_1


“Kenapa kau melarikan diri dari sana?."Ucap Aldy cuek.


“Aku bukan melarikan diri tapi aku di Bawak lari."balas singkat Angel sambil menatap Aldy.


“Terus.ku mau aja gitu di Bawak lari orang yang baru kau kenal??Ga mikir apa kau itu cewek asal ikut pria lain,, ga mikir apa pandangan orang terhadap kau." Ketus Aldy sambil tertawa.


“Apalagi mau aja di peluk² baru kenal sama pria itu jangan terlalu berlebih-lebihan seperti itu ya."ucap Aldy tersenyum licik.


“Setidaknya dia tidak tegaan seperti kau kan?!."ucap Angel sambil memalingkan muka dari Aldy.


“Maksud kau apa hah?."ujar Aldy.


“Maksud aku apa??kau itu pria kan?!.setau aku pria itu orang nya pekaan berarti kau harusnya paham dong apa maksud aku yakan."Ujar Angel.


“Ya tidak semua pria itu pekaan ada saatnya mereka tidak peka dan harus di jelaskan secara singkat padat dan jelas."Ujar Aldy menatap sinis Angel.


“Masak maksud aku aja kau ga paham sih?,, Jadi maksud aku itu adalah seburuk apapun dia di mata mu setidaknya dia tidak tegaan tidak suka emosian tidak suka main tangan terhadap wanita,, dan di mata ku dia tidak jahat." Ketus Angel.


“Sudahlah jika kau datang kesini cuman untuk berbicara omong kosong silakan pergi."Ujar Angel.


“Lagian aku datang bukan kerna aku khawatir sama kau tapi kerna aku di suruh Revan kok,,kalau bukan kerna di suruh revan. Mana mau aku bolos datang kesini nemuin kau capek²in lebih baik aku ketemu Tiara."Ucap Aldy tegas.


“Ya temui saja wanita pujaan hati mu itu tdak ada yang peduli pun."ujar Angel.


“Prempuan itu lucu ya dia bertingkah seakan²tidak peduli padahal dia sangat peduli. kagum aku sama wanita."Aldy tertawa.


“Pria itu curang ya mau nya di mengerti tapi tidak bisa mengerti." Ucap Angel sambil melirik Aldy.

__ADS_1


“Sudahlah aku kesini bukan untuk berdebat sama kau,, kalau tau malah perdebatan yang terjadi lebih baik aku kagak kesini yakan Wee." Ucap Aldy sambil berdiri dan membelakangi Angel.


“Siapa suruh kesini lagian aku berada disini kan semua kesalahan kau,,ga bisa mengerti dan ga bisa dengarin penjelasan dari orang dulu,, dasar egois."cibir Angel tertawa.


“Nanti kalau aku kagak kesini kau nangis." Ucap Aldy santai dan tertawa


“Udahlah skip aja bisa ga,,kalau mau pulang ya pulang aja ga ada yang maksain kau untuk tetap disini." Kata Angel.


“Kau uda makan belum." Ucap Aldy.


“Ga Lo lihat aku tadi mencoba untuk makan tapi kau nya mengganggu." Ucap Angel.


“Oh kalau gitu aku pergi dulu,, nih makanan untuk kau dari Revan. Dia bilang makanan disana pasti kurang,,dia ga bisa datang jadi dia nitipin gua ini doang jangan lupa dimakan!." Ucap Aldy sambil melangkah kaki dan menjauh dari sana.


“Mau langsung pulang?." Ucap Angel.


“Iya aku pulang dulu." Aldy langsung menutup pintu kamar nya dan berjalan menjauh Angel hanya bisa mendengarkan langkahan kaki Aldy yang mulai menjauh dan lama² tidak terdengar lagi.


“Dia kesini cuman untuk disuruh Revan doang??ga ada peduli ke aku gitu??ga ada nanyain sakit apa atau apalah,, sebenarnya dia anggap aku ini siapa dia sih." Keluh Angel sambil mengomel ngomel sendiri di dalam kamar pasien nya.


“Hahaha kenapa coba bisa seperti itu kau datang niat baik malah kau sok ga peduli sama dia,, kalau ada rasa bilang sebelum dia di ambil cowok lain nanti kejang²kau."ledek Ilham.


“Ga lah B aja kali,, masak iya orang ganteng kek aku nangis kerna wanita seperti itu??kan ga lucu lah Wee." Ucap Aldy sambil tertawa kecil.


“Kalau cinta bilang cinta,, kalau sayang bilang sayang. Ingat tak selama nya dia ada bersama mu jika dia di ambil pria lain Lo bisa apa?." Ucap Ilham.


“Bisa mewek dong ham." Ucap Ary tertawa

__ADS_1


“Ga lah B aja."singkat Aldy dengan nada kesal.


“Alah² sok B aja."Ary meledek.


__ADS_2