
“Melakukan hal seperti apa maksud mu ini?" tanya Aldy sambil menghisap rokok.
“Berhenti bertingkah sok polos!" tegas Tina.
“Hal seperti apa?" tanya Aldy dengan senyuman sinisnya.
“Hal yang tadi kau lakukan untuk mengancam Tiara," ucap Tina dengan menatap pokus Aldy.
“Kenapa memang nya kalau aku mengancam Tiara? dia kan pacarku, aku berhak dong mengatur dia, dan kau kan bukan siapa-siapa Tiara terus kenapa berisik sekali mengganggu waktu istirahatku saja," senyum Aldy.
“Apa-apaan ini, aku melakukan hal ini bukan untuk Tiara tapi untuk sahabatku Angel, aku bertanya kepada mu ya apa tujuan mu melindungi Angel dari Tiara," tegas Tina dengan tatapan sinis.
“Tujuan ya? ... tujuan ... setelah aku pikir-pikir seperti nya tidak ada tujuan apapun," jawab Aldy dengan santai.
“Apa kau mencintai Angel?" tanya Tina keheranan dengan sifat Aldy yang secara tidak langsung membela Angel dari pada Tiara.
“Apa-apaan kata-kata ini lagi, harus ku jelasin berapa kali aku tidak mencintai dia, paham!" ketus Aldy.
“Bohong, kau sebenarnya mencintai dia tapi kau tidak mengakui hal itu, kau sebenarnya berniat melindungi Angel tapi kau tidak sadar akan hal itu, bahkan kau secara tidak langsung tampa kau sadari sendiri, kalau kau itu membela Angel bukan Tiara," ucap Tina.
“Hahaha ... apapun pendapatmu aku tidak peduli, tapi ingat untuk merahasiakan hal ini dari Angel, jika aku mengetahui kau membeberkan ini ke Angel maka aku akan membuat Tiara menindas Angel lebih dari sebuah bulyan," bisik Aldy.
“Kenapa kau tidak ingin Angel mengetahui hal seperti itu?," tanya Tina.
“Kau masih terlalu polos untuk berpikir, aku menyembunyikan nya supaya Angel membenciku, dia gadis yang baik dan polos, tapi dia terlalu lemah mangkanya aku mengajarinya untuk bersikap pendendam dan membalas semuanya, supaya di masa depan dia tidak menjadi bahan bulyan selama nya," ucap Aldy.
“Tapi---" perkataan Tina terputus oleh Aldy.
“Bye ... kau sudah cukup tau sampai sini saja, ingatlah untuk merahasiakan hal ini dari dirinya jika kau ingin dia selamat," kata Aldy sambil berjalan menjauh dari Tina.
Tina pun diam dan memilih untuk merahasiakan hal ini dan juga berusaha supaya Angel tidak membenci Aldy bahwa sebenarnya Aldy orang yang baik.
Saat ini semua orang di pulangkan cepat kerna ada kejadian mengerikan yang terjadi, semua kerna perbuatan Revan yang membunuh siswa itu mangkanya semua orang di pulangkan secepatnya sementara sekolah diliburkan selama seminggu.
Terlihat semua siswa pulang cepat, sementara Angel dan Anggun masih menunggu Tina yang belum kembali dari toilet itu.
Dan Aldy yang sedang sibuk melihat keadaan dan Aldy sudah tau itu perbuatan Revan yang membunuh siswa cowok itu dengan cara mengenaskan.
“Kok lama amat sih Tina nya ini, dan itu cowok kok bisa ya mati dengan mengenaskan seperti itu," ucap Anggun sambil memainkan hp nya yang menunggu balasan pesan dari Ryo.
Tak lama kemudian Tina pun kembali.
“Makasih gays, uda mau nungguin aku ya," ucap Tina.
“Iya-iyaa," seru Anggun dan Angel.
__ADS_1
“Hai girls," sapa Angga dan di belakangnya ada Revan serta Ryo.
“Ayo pulang," seru Revan sambil menggandeng tangan Angel.
“Aku pulang dulu ya," ucap Angel.
“Oke, untuk sementara tinggal aja di rumah Revan untuk menghindari Aldy yang kejam itu," seru Anggun.
Sedangkan Tina hanya senyum saja.
Mereka pun pergi pulang.
Di dalam mobil Revan di perjalanan menuju ke Vila.
“Oh iya ... kita hari ini bukannya harus ke minimarket bentar untuk berbelanja," ujar Revan.
“Kalau begitu kita pergi sekarang?" tanya Angel ke Revan.
“Sekarang lah biar sekalian," senyum Revan.
“Itu tadi ada minimarket ayo berbalik kesana," ujar Angel.
“Kita ke minimarket yang ada di dalam mall aja, kan disana lebih lengkap kalau mau berbelanja," seru Revan.
“Kan cuman membeli beberapa makanan kenapa harus ke mall juga Rev, lagian mending kita hemat itu kan uang mu, jadi setidaknya tabung juga jangan boros," saran Angel.
Mereka pun memutuskan untuk ke minimarket yang ada di dalam mall besar itu, dan mereka pun memilih milih bahan makanan mereka.
Beberapa orang berpikir mereka sepasang kekasih kerna keakraban mereka itu.
“Revan sepertinya seguni sudah cukup untuk 3 hari persiapan nya," ucap Angel.
“Oh iya ya," ucap Revan yang melihat keranjang belanja mereka.
“Kalau kita malam ini kita makan dimana?" tanya Revan.
“Bagaimana kalau kita makan di luar," ajak Revan.
“Iya juga ya, seperti nya menyenangkan," ucap Angel sambil tersenyum.
Mereka pun membayar belanja mereka, dan yang membawa belanjaan itu Revan,Revan pun berhenti di tokoh baju pakaian wanita.
“Kenapa?" tanya Angel.
“Kau kan selalu memakai pakaian lama aku, gimana sekarang aku belikan kau baju wanita," kata Revan.
__ADS_1
“Ga usah, kita langsung pulang saja," ucap Angel.
“Uda gpp jangan berpikir ini berlebihan lagian kau itu wanita pasti membutuhkan ini.
“Gimana kita kesini dulu,"ajak Revan sambil menitipkan belajaan dia di tempat penitipan barang di tokoh itu.
Mereka pun masuk dan disana Revan pergi ke tokoh pakaian tidur wanita.
“Permisi saya akan membantu anda untuk mencari dan memilih pakaian tidur yang cocok dan berkualitas," sambut ramah wanita itu.
“Baiklah," jawab Revan.
Revan pun mengambil baju tidur 5 pasang untuk Angel dan dibantu oleh pelayan disana.
“Kalian sepasang kekasih anak SMA ya kerna di lihat dari pakaian kalian," ucap pelayan tersebut.
“Ga, kami cuman teman dekat doang,"senyum Angel.
“Oalah, kirain kalian sepasang kekasih habisnya begitu akrab," jawab pelayan tersebut.
“Oh iya sini pakaian nya saya yang pegang dan mau saya bantu cari pakaian yang lain?" tanya pelayan tersebut.
“Tidak usah kami hanya akan membeli ini saja habis ini pulang," tolak Angel.
“Apakah disini juga ada baju kaos atau switer untuk jalan gitu," ucap Revan kepada pelayan tersebut.
“Apasih Revan baju disini sangat mahal, dan lagian ngapain harus beli lagi ini aja Uda cukup kok untuk ku," bisik Angel.
“Sudah kau itu wanita jadi butuh pakaian tidak mungkin memakai baju pria terus," jawab Revan sambil menggandeng tangan Angel.
Revan juga mengambil mulai dari switer, kaos, gaun, rok, celana jeank, dan sebagainya.
Ada banyak sekali pakaian yang Revan beli dan saat mau membayar nya mengunakan kartu ATM dia,, dia mengingat kalau Angel juga harus membeli pakaian dalam.
“Oh iya apakah ada pakaian dalam wanita disini,"kata Revan sambil memerah.
Pelayan disana pun Kaget dengan perkataan Revan, Angel pun memerah.
Dan semua pakaian wanita di beli Revan disana kerna Revan membeli banyak pakaian dia mendapat kan bonus.
Setelah itu Revan juga mengajak Angel untuk membeli perlengkapan perawatan muka dan badan dia.
Disana juga Revan memborong beberapa jenis merek ternama perawatan untuk Angel serta mendapatkan buku yang isinya cara pemakaian dan manfaat nya,, ada banyak skincare yang di beli revan serta bedak Liptin pelembab muka, dan beberapa mek-up lainnya.
“Revan sudah selesai kan??ini sudah malam dan banyak sekali kau menghabiskan uang untuk ini, bagaimana jika orang tua mu tau akan hal ini,"seru Angel.
__ADS_1
“Tidak ... mereka ga akan tau kerna ini ATM khusus dari uang jajanku dan tidak terhubung ke rekening orang tuaku, singkatnya sih ini uang aku sendiri dan ATM ini rahasia," kata Revan.
“Mangkanya tak perlu takut akan hal ini, dan lagi kau itu wanita pasti butuh hal seperti ini,"