
“Lagian ini hal yang wajar bagi wanita, ingat percantik dirimu buat orang yang dulu menertawakan mu sekarang menyesal akan hal itu,, ingat percantik dirimu Angel dan ludahi orang yang selama ini menghina mu," senyum Revan.
“Tapi ini terlalu berlebihan," ucap Angel.
“Berlebihan gimana, intinya pakai saja dan jangan buat aku menyesal ya," Revan mengelus rambut Angel.
“Oh iya, mulai besok kau bisa ikut les untuk perhukuman,supaya suatu saat nanti jika kau tau hukum maka kau bisa menuntut orang yang menurut mu salah," senyum Revan.
”Setidaknya kau ada bayangan kan nanti tamat sekolah bisa kerja di perusahaan aku sebagai pengacara perusahaan ku," senyum Revan.
“Anggap aja yang aku kasih itu sebagai hadiah lagian tenang aku membayar les itu bukan pakai uang orang tuaku tapi pakai uang ku dengan cara beberapa waktu nanti aku sibuk di perusahaan supaya bisa dapat uang dengan cara berkerja dengan orang tuaku," jelas Revan.
“Terimakasih," Angel yang begitu senang langsung memeluk Revan dan Revan pun tersenyum.
“Oh iya kita belum makan kan, ini juga sudah malam jadi kita makan di luar saja, tentang berbelanja tadi aku sudah mintak tolong Angga untuk menyuruh pelayan dia membantu membawakan barang itu ke vila dan sekaligus di susun disana dengan rapi," senyum Revan.
“Tapi bisa jadi pelayan itu mengambil barang nya," ucap Angel.
“Hahahahaha ... ga lah, itu pelayan Angga semuanya jujur serta ga mungkin melakukan hal itu kerna nyawa taruhannya," kata Revan.
“Oalah," respon Angel.
Mereka pun pergi ke restoran dan mereka makan malam di restoran itu bersama-sama.
**********
Sekarang mereka sudah berada di vila dan benar saja vila tersebut rapih dan bersih, serta barang²yang mereka beli sudah tersusun di dalam bahkan tidak ada yang hilang sama sekali.
Angel yang kecapekan itu langsung mandi dan berbaring di kasur.
Kemudian Revan mengetok pintu kamar Angel dan Revan memberikan Angel handphone untuk nya, kerna Angel tidak punya handphone layar sentuh seperti ini.
Angel pun terlihat begitu senang.
“Astaga, Revan terlalu banyak kejutan yang kau kasih untukku,"senyum Angel.
“Itu handphone nya silahkan dibuka, uda ada Nomor teman-temanmu juga disana, bahkan grup chat kita juga,jadi silahkan lihat kata mereka kerna kita libur selama seminggu teman-temanmu mengajak kita ke bioskop besok,"senyum Revan.
“Baiklah," kata Angel.
__ADS_1
“Oh ... Selamat malam dan selamat terlelap untuk mu," Revan pun tersenyum dan Angel juga Langsung menutup pintu.
***********
Pagi hari saat ini Angel bangun dan memainkan hp baru yang di beri Revan Tersebut.
Angel pun membuka isi grup chat mereka, dan kerna sekarang masih jam 5 pagi,Angel pun membaca buku dan majalah kecantikan serta mencoba memakai masker dan beberapa skincare yang Revan belikan itu.
Satu jam pun berlalu dan terlihat sekarang sudah menunjuk pukul 6 pagi, Angel pun langsung mencuci muka dan memasak mie saja biar simpel.
**********
Jam 7:00 Angel pun mau mencoba membangun Revan, tetapi saat sedang mau mengetok pintu kamar Revan, ternyata Revan sudah bangun duluan.
“Ada apa?" tanya Revan yang membuka pintu kamarnya dan sedikit kaget kerna Angel sudah berdiri di depan pintu kamarnya.
“Eh tidak ada ... niatnya sih mau membangunkan, tapi sepertinya kau sudah bangun terlebih dahulu," kata Angel sambil menatap Revan.
“Ya sudah ... aku mau mandi dulu dan habis itu mau mengerjakan pekerjaan kantor yang orang tuaku kasih semalam untuk dapat uang," kata Revan sambil menatap Angel.
Angel pun diam kerna tatapan Revan dan memang Revan itu pria yang tampan, jadi mau bagaimana pun Angel terpesona dengan ketampanan Revan.
“Astaga Angel, sadar kau itu pacar nya Aldy jangan berpikir untuk pindah ke lain hati dong," kata Angel dalam hati.
Angel pun sedikit salting dan pipinya langsung merah merona.
“Ti---tidak kok," ucap Angel sambil memberikan Revan lewat.
Revan pun pergi mandi, sementara Angel memakan sarapannya sambil membaca beberapa majalah kecantikan.
“Ternyata jadi orang cantik itu ribet ya, harus perawatan ini dengan teratur harus itu dan diet supaya punya lekuk tubuh yang indah dan harus memperhatikan banyak hal lah," gerutu Angel yang mulai serius membaca majalah kecantikan.
Kemudian perhatian dia beralih saat melihat Revan yang berjalan keluar dalam keadaan selesai mandi dan Angel pun jadi tidak fokus.
“Astaga, aku kasih Revan mie ini dululah habisnya nasi baru dimasak," ucap Angel sambil membawa mie Revan tadi dan berniat mengantarkan nya ke kamar Revan langsung.
Saat ini Angel berjalan membawa mienya untuk ke kemar Revan dan Angel mengetok pintu kamar Revan, Revan pun langsung membukan pintu sambil rambut Revan yang basah dan sedang mencoba mengeringkan rambutnya.
“Eh ini aku bawain sarapan," Angel memasuki kamarnya dan menaruh mie di atas meja.
__ADS_1
Angel yang masuk ke kamar Revan pun terkejut keheranan melihat berbagai poster mesum di kamar tersebut dan melihat ada poster wanita yang menampakan payudara nya bahkan telanjang.
“Astaga ... Revan kau begitu mesum," kata Angel spontan karena kaget melihat poster besar yang ada di sekeliling dinding kamar Revan.
“Ini bukan posterku, ini kan kamar teman-teman ku kalau menginap disini mereka suka tidur disini dan menghias kamar ini dengan poster beginian," jelas Revan supaya Angel tidak salah paham dan menandainya kalau dia itu mesum.
“Oh iya juga ... lagian kan kamar aku yang sekarang baru kamar Revan," Angel pun langsung paham dan Revan menghela nafas kerna Angel percaya kepadanya.
“Oh iya ... Lagi mencoba mengeringkan rambut kan?, sini aku bantu," seru Angel sambil tersenyum.
Revan pun membiarkan Angel mengeringkan rambutnya, sedangkan dia memakan sarapannya.
Saat selesai sarapan,Revan pun berkata.
“Bosan ya?" tanya Revan.
“Ga juga sih," senyum Angel.
“Ambil majalah kecantikanmu dan membacalah di kamar sini, aku juga lagi membereskan pekerjaan kantor, supaya ada tamabahan pemasukan kita untuk nanti siang nonton film bareng mereka," jelas Revan.
“Eh ... boleh nih?" tanya Angel.
“Tentu saja," respon Revan sambil mengerjakan pekerjaan dia.
Angel pun kembali ke kamar dia dan mengambil majalah dan mereka menghabiskan pekerjaan mereka dengan bersama sama.
Sekitar jam 10 pagi Revan berkata ke Angel.
“Hai." Revan memukul pelan pipi Angel yang asyik membaca sambil baring di kasur Revan itu.
“Hah," respon Angel.
“Di rumah ini ada kolam berenang, gimana kalau kita berenang, biarpun bukan kolam yang besar seperti waterpark atau kolam berenang yang memang jadi tempat wisata," seru Revan sambil ikut baring di samping Angel.
“Baiklah, ayok kita ke kolam berenang disini dan bersenang senang sedikit sebelum nanti siang kita ke bioskop." Angel pun menutup majalahnya dan merapikan majalahnya dan dia langsung menaruh majalahnya ke kamar dia.
Angel yang selesai melakukan aktivitas dia pun langsung menuju ke kamar Revan.
“Ayok kita kesana," kata Angel dengan baju kaos dan celana pendek selutut.
__ADS_1
Mereka pun ke kolam berenang yang ada di vila tersebut, disana Angel sedikit memainkan airnya sebelum akhirnya dia masuk ke dalam kolam berenang tersebut.
“Apa yang di tunggu, kolam berenang nya sering di bersihkan oleh orang suruhan Angga kok tenang saja, lihat airnya pun jernih, bahkan tidak terlalu dalam cuman 120 cm kok," ucap Revan.