Playboy Dan Siculun

Playboy Dan Siculun
Episode 26


__ADS_3

Sementara Angel yang memakai celemek dan membuka kulkas untuk membuat makanan yang simpel saja.


Revan terus menatap Angel di meja makan sambil tersenyum saat ini Angel sedang membuat roti bakar yang memang mudah kerna ada alat nya.


Angel pun bertanya ke Revan.


“Revan, kau suka makan roti nya pakai selai apa?" tanya Angel.


“Kalau aku sih, suka nya selai coklat kalau campur selai alpokat nya," ucap Revan sambil tersenyum melihat Angel.


“Emang enak ya selai alpokat nya, aku sih suka nya coklat aja kalau di campur alpokat ga pernah rasain." Angel melihat ke arah Revan.


“Kalau gitu rasain aja." Revan berjalan mendekat ke Angel yang sedang mengoles selai alpokat itu kemudia Revan memeluk Angel dari belakang sambil berkata.


“Seperti nya kalau kita nikah pasti akan terjadi seperti ini."peluk Revan dari belakang yang membuat Angel sedikit kaget.


“Senior berkata apasih, lepas dong kan aku lagi bikin sarapan nanti senior telat ke sekolah," ucap Angel.


“Kau, ga ke sekolah?"tanya Revan.


“Gaa."


“Apa masih takut tentang rumor itu?"tanya Revan.


“Itu bukan rumor tapi fakta, jadi untuk sekarang aku mau pulang aja dulu ke rumah," ucap Angel.


“Ga usah pulang!"ketus Revan dan membuat Angel kaget.


“Eh ... maksud nya menginap saja dulu disini sampai keadaan membaik seperti nya hari ini di sekolah nanti Tiara datang dan akan membuat keributan," ucap Revan sambil duduk di meja makan.


“Benar kah ... Aku sedikit---" belum sempat Angel meneruskan perkataannya tiba-tiba Revan langsung memotong perkataan Angel.


“Ga usah takut ... aku, pasti akan menjaga mu dan membela mu, jadi tetaplah di vila ini setidaknya Tiara ga akan tau kau di sini, dan di vila ini nanti kita tinggal hanya berdua," jelas Revan.


Angel hanya menatap Revan saja sambil membawa roti nya ke meja makan.


“Tenang saja ... kita tinggal berdua tapi beda kamar, dan aku tidak akan melakukan hal apapun ke kau," jelas Revan sambil mengambil roti yang telah Angel buat.


“Baiklah, tapi harus kasih tau sama Tina dan Anggun ya, takut nya mereka nanti khawatir gitu," ucap Angel.


“Baiklah, untuk sementara tinggallah disini sampai keadaan sudah membaik," kata Revan sambil berdiri.

__ADS_1


“Aku permisi dulu ya mau ke sekolah, tunggulah sampai aku pulang, kelilingi aja vila ini sendirian disitu ada Tv kalau bosan," senyum Revan.


Revan pun langsung tersenyum dan hanya diam saja.


“Sampai jumpa," ucap Angel.


Mereka pun berpisah,, Angel yang tetap duduk diam di vila sedangkan Revan pun ke sekolah.


Saat ini Revan sedang mengendarai mobilnya dan saat sampai di depan sekolah nya, Revan melihat kalau Ledy sudah datang dan bergosip tentang Angel.


Berita tentang Angel yang memukul kepala Tiara dengan batu itu tersebar cepat dan ada potret Angel di majalah dinding sekolah.


Revan sang ketua OSIS itu kaget kerna melihat kalau cerita di majalah dinding sekolah itu kebanyakan rekayasa atau hoax yang membuat Angel malah di cap pesikopat dan sepanjang koridor jalan menuju kelas Revan mendengar banyak siswa yang menyebar gosip.


Salah satunya adalah Ledy yang sedang mengobrol dan obrolan mereka seperti ini.


“Eh ... Serius nih? Masak iya sih culun itu bersikap seperti itu?." tanya cewek 1.


“Iyaloh ... bahkan Tiara sendiri yang berkata kalau dia hampir di bunuh Angel untung saja saat itu aku lewat dan melihat kepala Tiara sudah berdarah saja." ucap Ledy.


“Buktinya gini aja coba mikir pakai logika .


.. kalau memang Angel ga berbuat seperti itu kenapa coba dia takut ke sekolah bahkan ini sudah 2 hari dia ga datang ke sekolah," ucap Ledy sambil bertawaka kecil.


“Terus," kata siswa lainnya.


“Terus kenapa coba Angel masih ngajak Aldy pacaran?itu sama aja kan seperti kalau Angel itu PHO, lagian hubungan Tiara sama Aldy juga udah di Restui orang tua mereka masing-masing," bisik Ledy kepada para siswa itu.


“Tapi kan Aldy nya juga salah kerna dia mau Nerima Angel," ketus siswa 1.


“Ih ... Aldy nya tuh ga salah yang salah Angel nya gimana coba Aldy nya mau orang Angel nya udah merangkak ke kasur Aldy dan mengancam Aldy kalau Aldy ga mau pacaran sama dia, dia akan menyebar rumor kalau Aldy yang memperkosa dia," kata Ledy.


“Terus kok bisa Tiara sampai luka parah di buat Angel awal cerita nya gimana sih," ujar siswa 2.


“Iss ... gimana sih?kan aku udah jelasin kalau awalnya Tiara itu lagi ga enak badan, kemudian dia datang ke rumah Angel untuk bertanya apakah Aldy ada di rumah Angel dan mungkin saja Angel nya ga suka dan ada dendam sama Tiara," jelas Ledy.


“Mangkanya Angel memanfaatkan kondisi dimana Tiara yang lagi demam itu untuk memukulnya dan di bantu dengan kondisi suasana yang hanya ada mereka berdua," cerita Ledy.


“Dan kalian tau kan Tiara itu anak terakhir perusahaan ... jadi orang tua Tiara yang lagi kerja di kantor itu panik dan berhenti bekerja kerna Tiara terluka."


“Kasian ga sih Tiara di pukul pas lagi demam nya,, kan kalau ada dendam jangan lah di pukul pakai batu sampai kepala Tiara berdarah banyak gitu lagian kan Tiara baik ga pernah buly dia bahkan ga pernah kan kalian nampak kalau Tiara itu pernah pukul Angel," ucap Ledy.

__ADS_1


“Lagian yaa Tiara itu---" perkataan Ledy di potong oleh Revan.


“Oh benarkah? terus kalian semua percaya apa yang di katakan sama dia."Revan menunjuk Ledy.


Semua siswa yang di koridor pun diam.


“Dengar ya aku kasih tau sama kalian semua, jangan mau percaya sama gosip yang di sebarkan oleh wanita satu ini dia hanya membual dan berbicara omong kosong, lagian kalian tidak melihat secara langsung kan?berarti kalian tidak berhak berbicara kan Angel yang tidak baik di belakang dia dong." Revan langsung menggenggam kepala Ledy dan langsung mendorong tubuh Ledy dengan keras.


Ledy pun kesakitan, sementara itu Revan hanya pergi meninggalkan tempat kejadian itu.


Dan saat Revan memasuki kelas dia di sambut hangat oleh teman-temannya.


“Gimana semalam Angel nya?"tanya Ryo.


“Iya ... untuk sekarang mah dia aman²aja, kerna dia tinggal di vila aku," jelas Revan.


“Wah parah ... pasti ga minta izin ke mama kau ya? nanti kalau mamak mu itu tau bisa bahaya tau ga!"ketus Angga.


“Kan kalau mamakku tau baru bahaya kalau mamakku ga tau berarti ga bahaya kan?intinya gini selama mamakku ga tau kita aman," kata Revan.


“Kecuali di salah satu dari kalian yang kasih tau mamak ku itu baru bahaya," kata Revan.


“Jadi nanti Kau pulang dulu lah ke rumah minta izin nginap di vila tersebut?"tanya Ryo.


“Iya sebenarnya sih memang begitu,"


“Oh ... Iya nanti istirahat kita ke ruang OSIS ya ada masalah!" ketus Revan.


“Tentang di majalah dinding kan yang isinya kebanyakan hoax doang," ucap Ryo.


“Ya seperti itulah." Revan tersenyum kepada sahabatnya itu.


*****


“Eh pelajaran pertama ini Aldy ga masuk ke kelas ya?dia cabut, kerna aku nampak ada tas dia di atas mejanya."Ryo melihat ke meja Aldy.


“Sudahlah biarkan saja mereka itu ... lagian ga berguna juga kan ngurusin hidup mereka." Revan tersenyum sinis.


“Eh ini kan uda istirahat, kita ga ke ruang OSIS ya," ucap Ryo.


“Yauda ayok buruan ke ruang OSIS." Revan langsung berjalan keluar kelas menuju ke ruang OSIS.

__ADS_1


Saat sampai di ruang OSIS Revan melihat klub penyiar berita ada di sana, kemudia Revan pun masuk dan menepuk pundak anggota OSIS yang terlihat sibuk itu.


“Sedang ngapain nih?" Revan menepuk pundak salah satu anggota OSIS dan tersenyum.


__ADS_2