
“Bentar²Ya."kata Angel sambil membuka pintu.
“Lama amat sih tau ga gua berasa jadi gembel nungguin di depan rumah."ketus aldy sambil langsung masuk ke dalam kamar mandi setelah selesai melakukan aktivitas di kamar mandi aldy keluar.
“Makanan uda siap ya."kata aldy dengan santai nya.
“Iyaaa."senyum Angel.
“Yauda Aku makan dulu seperti biasa lo makan sisa²gua aja." Seru aldy dengan senyum menyindir nya.
**********
“Kau habis belajar ya??."kata aldy sambil melihat Angel yang mengemasi buku²nya itu.
“Iyaa."Jawab Angel yang masih mengemasi bukunya.
“Kau mah setiap di tanya selalu iya...iya...iya...dan iya...ga ada jawaban lain apa."kata Aldy sambil membuka ponsel dia dan membalas chat dari Tiara.
“Nanti kalau aku jawab lain kau nya marah." Guman Angel ternyata Aldy mendengar nya.
“Apa Kau bilang barusan?!!." Suara Aldy meninggi dan membentak Angel dengan kasar.
“Ga ada." Angel menunduk dan nadanya merendah.
“Belajar yang rajin kalau mau jadi pendamping hidup ku." Ucapan itu terceplosan dari mulut Aldy dan Aldy sendiri malu mendengar apa yang barusan dia ucapkan Angel mulai memerah dan Aldy juga mulai memerah.
Spontan Aldy langsung berkata.
“Bukan itu maksud Aku,, kalauKau belajar nanti lo bisa jadi pendampingi Aku sebagai pembantu."kata Aldy sambil membuang pandangan nya karena dia malu kalau Angel melihat pipi dia yang memerah itu.
“Iya²Aku paham kok."Angel tersenyum manis dan dia peka kalau Aldy masih mau menerima dia sebagai pendamping hidupnya setidaknya dia sudah di kasih lampu hijau.
“Aih seterah Kau ajalah Aku mau tidur."aldy langsung naik ke atas kasur dan menutup matanya.
“Aldy sudah tidur ya."kata Angel kerna sudah beberapa menit yang lalu Aldy menutup mata.
“Percayalah aku akan memperjuangkan kau sampai kau sendiri yang meminta ku berhenti berjuang." Kata Angel sambil tersenyum dan terus menatapi Aldy yang sedang terlelap itu.
Ternyata Aldy belum tertidur dia mendengar apa yang Angel ucapkan tadi dan itu membuat Aldy senang akan hal itu.
“Andai kau cantik dan kaya pasti aku akan hargai perjuangan kau itu."seru Aldy tersenyum dan mengusap pipi Angel dengan lembut.
“Kenapa ya nih anak bisa cinta sama Aku,,padahal Aku kan selalu jahat sama dia. Kok bisa gitu dia betah,,dan masih mencintai Aku."ucap Aldy sambil mencoba tertidur.
__ADS_1
“Sudahlah Uda malam juga coba nanti gua tanya kawan gua besok lah di sekolah,,Uda Aldy tolong pejam mata tidur."seru Aldy dan langsung bergegas untuk tidur.
“Aduh nih mata kenapa sih ga bisa tertidur."kata Aldy sambil memejamkan matanya.
Setelah beberapa menit dia mencoba tertidur akhirnya dia pun bisa tertidur.
***********
“Gimana Malam ini apa terjadi sesuatu di antara kalian berdua."goda Ilham yang tertawa meledek mereka berdua.
“Ga ada."singkat Aldy sambil melirik Angel dan dia langsung membuang pandangannya ke tempat lain.
“Ah masak Uda beberapa hari tinggal bersama kalian belum melakukan anu."seru Ilham yang masih menggoda mereka terus menerus.
“Melakukan apa hah."nada tinggi Aldy dengan sedikit candaan
“Hubungan intim." Kata Ilham singkat sambil melirik ke arah Angel dan Ilham tertawa.
“Hai gembel...kok Kau ga pernah pakai mek-up?? Apa Aldy ga ada beliin kau mek-up y??." Ledek Ilham tertawa seakan akan dia tidak bisa berhenti tertawa.
“Iya ga ada."senyum Angel dengan nada rendah.
“Wah parah Lo dy...cewek sendiri ga kau beliin Mek-up,, tiba Tiara aja baru kau belikan."ledek Ilham yang sengaja mau melihat respon mereka.
“Ya ga kek gitu juga kali kan bisa kau kasih tuh wajah dia beberapa bedak dan lipstik yakan."ledek Ilham dan menatap Angel.
“Mau di balut mek-up setebal apapun tuh muka ga akan berubah tetap sama,,kalau muka jelek mau gimanain tetap jelek ga akan berubah." Seru Aldy tertawa menghina.
Angel yang mendengar hal itu menghela nafasnya,,dan perasaan sakit hati mulai ia rasakan,, dia menahan air matanya supaya tidak jatuh kerna jika dia menangis di depan mereka yang ada di ketawain dan makin di hina saja.
Selang beberapa menit di perjalanan menuju sekolah Angel di turunkan di tempat biasa,,dan Angel pun harus berjalan kaki untuk menuju ke sekolah.
***********
Saat sampai di depan kelas mereka.
“Huuh....aku capekk." Keluh Angel sambil langsung mengadu ke teman²nya.
“Kok bisa?." Tanya Tina keheranan kerna baru sampai sekolah Angel langsung mengeluh.
“Capek layani sikap dia ke aku Loh Wee." Keluh Angel dengan manjah nya.
“Yang sabar bro mungkin kita harus ada tarik ulur nih."ujar Anggun yang mulai belajar ngebucin.
__ADS_1
“Tarik ulur gimana sih?." Angel tidak paham kerna dia sama sekali belum pernah pacaran dan ini pertama kalinya jadi perlu bimbingan.
“Kek gini misalnya hari ini kau peduli sama dia,,coba mulai besok jauhi dia bersikap agak dingin sok ga peduli sok ga pengen tau tentang dia gitu." Saran Anggun dengan menaikkan alisnya dan tersenyum licik.
“Engga loh yang aku tanya sekarang tarik ulur itu apaan?." Angel masih tidak peka dan masih bertanya tanya.
“Tarik ulur dalam suatu hubungan itu Berpotensi untuk meningkatkan rasa penasaran orang itu terhadap pasangannya dan supaya kita tau Aldy mencintai kau atau tidak." Jelas Anggun dengan rinci tapi singkat.
“Tapi...bisa juga membuat pasangannya menurun rasa suka atau cinta nya,, bisa di bilang dia malah lepas Lo." Jelas Tina dengan nada datar.
“Nah itu dia,, coba aja tarik ulur tapi kalau dia malah menjauh berarti anda harus banyak²bersabar oke."Anggun tertawa kecil.
“Emang biasanya orang melakukan tarik ulur itu kenapa?." Tanya Angel dengan keheranan.
“Karena...ingin Mencari perhatian mu dan untuk melihat reaksi mu,, menurut ku sih itu aja." Jelas Anggun tersenyum licik.
“Jadi Aku harus tarik ulur nih ya??" Tanya Angel tersenyum.
“Iyalah,, lakuin aja apa yang aku suruh dan pasti kau bisa dapatin dia...mungkin." jelas Anggun sambil tertawa.
“Oke gua mulai tarik ulur Mulai Kapan nih.??" Tanya Angel semangat.
“Hari ini bisa??."seru Anggun dengan bersemangat 45.
“Kalau hari ini sih kek nya ga bisa."kata Angel sambil memikir².
“Ayolah harus yakin dong."seru Anggun yang memang menasaran akan respon Aldy nanti.
“Gua takut nya ga berhasil."nada rendah Angel yang mulai ragu akan rencananya ini.
“Uda percaya diri aja intinya kita Uda berjuang,, mau di hargai atau ga itu seterah dia." Anggun tersenyum dan mangasih Angel kepercayaan.
“Mulai besok aja gimana??."senyum Angel yang mulai percaya rencana ini akan berhasil.
“Ya itu sih seterah Lo,, kan ini hubungan Lo juga."seru Tina dengan nada datar.
“oke mulai besok sampe berapa lama??"tanya Angel yang bersemangat.
“Sampe kau Uda tau jawabannya."kata Anggun sambil tersenyum.
“Oke Kapten."seru Angel bersemangat.
Tak lama setelah mereka bercerita pun bel berbunyi dan guru mata pelajaran pun mulai memasuki kelas.
__ADS_1