
“Kok di panggil pangeran Es sih??" tanya Angel.
“Kerna sifat dia itu loh kek es kutub." Seru Tina.
“Dingin banget gays." Seru Anggun.
“Tapi dia itu asik kok,, ga terlalu garing kalau sama dia." Senyum Angel.
“Eh iya. Ada gosip sih katanya Tiara masih pacaran sama aldy." Bisik anggun.
“Ga lah mereka tuh cuman kawan aja kan Aldy juga Uda pacaran sama gua ga mungkin pacaran sama Tiara." Seru Angel.
“Ehh gel menurut gau sih memang masih pacaran ga mungkin fokus ke Lo,, mulut²pria itu susah di percaya. Apalagi dia kan fakboy/playboy,, ga mungkin kan suka sama tipe kek kita ini." Kata Anggun.
“Nah...gua suka gaya Lo." Senyum Tina.
“Apasih kami Uda tinggal bareng loh pasti dia setia."seru Angel.
“Whatt!!" Teriak Tina.
“Lo gila ya??tinggal bareng?dia kan anak orang kaya kok tinggal di kost mu. Terus nanti yang biayakan makan siapa??untuk makan Lo sendiri aja susah."seru anggun.
“Hmm" respon Angel.
“Gini ya aku kasih tau sama mu jika pria itu cinta sama mu dia yang ngajak gua ke rumah dia,,dia kenalin Lo ke ortu dia."seru Tina.
“Udahlah ada waktunya kami juga baru²,, pasti Aldy cinta sama gua. Buktinya dia terima gua kan??"seru Angel.
“Ahhh Lo mau terlalu polos."seru Tina.
“Udalah tin...asal dia bahagia itu dah cukup."kata Anggun sambil tersenyum kecut.
“Eh pipi Lo kenapa gel."Tina mengusap pipi Angel yang merah.
“Ahhh...ini kerna di tampar tadi."kata Angel.
“Siapa yang nampar Lo?!!berani kali ya selama ada anggun disini ga ada yang boleh senggol teman Gua."kata Anggun sambil sedikit emosi.
“Aldy."Angel menunduk.
“Baru sehari pacaran aja udah berani mukul apalagi nanti?"Tina.
“Ehh... itu anak mintak di hantam.ayok kita ke tempat Aldy itu biar gua tampar dia sekali,, dia nampar Lo kenapa coba?"Anggun.
“Kerna gua kasih botol minum ke Revan.padahal dia kan Uda dapat dari Tiara tapi dia marah,, udahlah lagian salah aku."kata Angel tersenyum.
“Jadi maksud Lo dia cemburu ya??"tanya Anggun.
“Iyaaa...kek nya."Angel tersenyum.
“Udahlah mending obatin dulu"Tina.
__ADS_1
“Iya...paling utama kita obatin aja dulu habisnya merah banget,, dia pun kasar kali jadi pria."anggun.
“Harusnya mau secemburu apapun dia.dia ga boleh lah main fisik ke wanita,,kan masih bisa di bicarakan jangan langsung main tangan."Tina.
“Udahlah gpp kok."Angel tersenyum.
“Gpp lah palak otak kau,, gini ya mau sesalah apapun wanita tidak boleh seorang pria itu berkata kasar bahkan menampar nya."Anggun.
“Ingat,, kalian masih pacaran belum menikah.kalau pacaran aja udah berani mukul nanti nikah kek mana,, itu cowok yang mau kau pertahankan?"Tina.
“Uda gpp lah gays lagian ini ga terlalu sakit."senyum Angel.
“Yaudahlah seterah mu..."Tina.
Saat ini Angel dan teman²nya berada di kelas,, semua siswa siswi kelas menertawakan Angel bahkan berbicara yang buruk di depan Angel.
Hanya kerna Angel duluan yang menggunggapkan perasaan nya itu.
Sementara di tempat Aldy dan Revan.
“Eh Rev tumben kau minum minuman yang di kasih wanita?? biasanya kan langsung Lo buang kok ini Lo terima?"seru Rio.
“Entah gua pun ga tau."kata Revan sambil membaca buku.
“Btw tuh cewek siapa namanya??."Angga.
“Adek kelas kita kan??"Rio.
“Iya anak X IPS3,, namanya Angel." Kata Revan sambil sedikit merenung kemudian dia tersenyum kerna mengigat kejadian di lapangan tadi.
“Cantik dong pastinya namanya cinta pertama yakan." Angga.
“Iyalah cantik ga mungkin ga cantik." Revan tersenyum.
“Aelah iyalah tuh." Ryo.
“Biasa yo kalau orang lagi jatuh cinta mah bagi dia tuh cewek paling cantik sedunia lah yang lain nya blur."ledek Angga.
“Nah itu pas,, kan kawan kita jarang jatuh cinta sekali jatuh cinta ya kek gini lah."ketawa Ryo.
“Jatuh cinta??ga lah ga mungkin gua jatuh cinta sama tuh cewek." Respon datar Revan.
“Aihh inilah kerna kau ga pernah jatuh cinta kan??jadi sekali jatuh cinta ga sadar." Angga.
“Sadari itu sebelum terlambat. Apapun keputusan Lo pasti kami dukung,,mau sejelek apapun wanita kalau Uda sayang mah beda." Jelas Ryo.
“Aelah Yalah Lo juga kapan jadian sama Ledi kasian dia Uda baper duluan."ledek Angga.
“Iya dia Uda baper Lo nya ga kasih kepastian."ketus Revan.
“Rasanya anjimmm banget yakan."ketawa Ryo.
__ADS_1
“Hohoho dasar buaya darat."ketawa Revan.
“Gua buaya kalian biawak yakan."tawa Ryo.
Mereka bertiga pun sibuk tertawa terbahak-bahak sedangkan Aldy hanya diam melihat tingkah mereka.
“Dy... Lo tadi kemana sih sama anak culun itu." Tanya Tiara
“Biasa mereka mau bercinta dulu yakan."tawa Ilham.
“Palak kau lah bercinta. nafsu tidak jijik iya,, iyuuu banget deh." Ketus Aldy.
“Dengar dy nolak boleh sok nolak jangan."
Respon Ary.
“Oh iya katanya Lo jadian sama Adek kelas ya??siapa namanya lupa gua." Tanya Tiara.
“Iyaa iya. Culun kan anak nya??terus selalu rengking terakhir kan dikelas??” Rina tertawa.
“Ah namanya Angel kan muka ga cantik buka dari keluarga kaya raya biasa Aldy kan numpang tinggal di sana kerna di usir ayah nya bisa ga dia tinggal di kalangan kurang mampu seperti Angel."jelas Ledi.
“Oalah itu alasannya."senyum Rani.
“Eee...Mak Mak rumpi kalian ya."tertawa Aldy.
“Kalau kalian mau cari informasi kek nya mudah kali ya di dapat."tertawa Ilham.
“Udahlah dy ga usah sok ketawa gitu²cewek Lo tapi." Respon Ary.
“Ga lah ya.cewek gua cuman Tiara aja,, iyakan sayang."kata Aldy sambil tersenyum.
“Udahlah nikah aja kalian,, Ngapain pacaran terus ga bosan apa."Ilham.
“Gua sih pengen nya nikah tapi Aldy nya ga mau yakan dy."senyum kecut Tiara.
“Aelah kalian nikah juga ortu kalian setuju kan Uda saling kenal Uda akrab malahan kan??"Angga.
“Bukan nya ga mau nikah sayang,, tapi kita masih perlu belajar.kerna nanti pas tamat SMA ini gua yang bakal lanjutkan perusahaan ayah gua,, ga mungkin pengurus perusahaan keluarga kami cuman tamatan SMP."jelas Aldy.
“Iyaa iya gua paham kok sayang."respon Tiara tersenyum.
“Lagian tampa nikah pun kita Uda ***** duluan kan. Ngapain nikah tampa nikah juga kita Uda bisa ngelakuin hal orang yang Uda nikah yakan sayang??" Tawa Aldy.
“Haiss"tertawa Rani.
“Hancurlah."tawa Ilham.
“oh iya dy Lo jangan nafsu ya sama Angel itu."gertak Rani.
“Gila aja Lo Rani,, ga mungkin nafsu lihat dia telanjang pun gua jijik muntah malahan bukan nya nafsu."jelas Aldy.
__ADS_1
“Jadi selama kalian ga jumpa gimana??."tanya Rani.
“Sekarang pun bisa iyakan sayang."kata Aldy sambil mencium bibir Tiara dan meremas payudara nya di depan teman²aldy dan teman sekelasnya,, Tiara hanya menerima ciuman dari Aldy dan sedikit mendesah.